easter-japanese

“Para bhikkhu, ada empat cara ini di mana ketagihan muncul pada seorang bhikkhu. Apakah empat ini? Ketagihan muncul pada seorang bhikkhu karena jubah, makanan, tempat tinggal, atau demi kehidupan di sini atau di tempat lain.1 Ini adalah keempat cara itu di mana ketagihan muncul pada seorang bhikkhu.”

Dengan ketagihan sebagai pendamping seseorang mengembara sepanjang waktu yang lama ini. Pergi dari satu kondisi ke kondisi lainnya, ia tidak mengatasi saṃsāra.

Setelah mengetahui bahaya ini – bahwa ketagihan adalah asal-mula penderitaan – dengan terbebas dari ketagihan, hampa dari genggaman, seorang bhikkhu harus mengembara dengan penuh perhatian.


Catatan Kaki
  1. Itthabhāvaññathābhāvaṃ. Mp: “Kehidupan di sini” adalah penjelmaan ini (ayaṃ attabhāvo); “kehidupan di tempat lain” adalah kehidupan mendatang (anāgatattabhāvo). ↩︎