easter-japanese

“Para bhikkhu, ada empat pemurnian persembahan1 ini. Apakah empat ini? (1) Ada persembahan yang dimurnikan oleh si pemberi tetapi bukan oleh si penerima; (2) ada persembahan yang dimurnikan oleh si penerima tetapi bukan oleh si pemberi; (3) ada persembahan yang tidak dimurnikan apakah oleh si pemberi maupun oleh melalui si penerima; (4) ada persembahan yang dimurnikan oleh si pemberi dan si penerima. [81]

(1) “Dan bagaimanakah, para bhikkhu, persembahan yang dimurnikan oleh si pemberi tetapi bukan oleh si penerima? Di sini, si pemberi adalah bermoral dan berkarakter baik, tetapi si penerima tidak bermoral dan berkarakter buruk. Adalah dengan cara ini suatu persembahan dimurnikan oleh si pemberi tetapi bukan oleh si penerima.

(2) “Dan bagaimanakah persembahan yang dimurnikan oleh si penerima tetapi bukan oleh si pemberi? Di sini, si pemberi adalah tidak bermoral dan berkarakter buruk, tetapi si penerima bermoral dan berkarakter baik. Adalah dengan cara ini suatu persembahan yang dimurnikan oleh si penerima tetapi bukan oleh si pemberi.

(3) “Dan bagaimanakah persembahan yang tidak dimurnikan apakah oleh si pemberi maupun oleh si penerima? Di sini, si pemberi adalah tidak bermoral dan berkarakter buruk, dan si penerima juga tidak bermoral dan berkarakter buruk. Adalah dengan cara ini suatu persembahan yang tidak dimurnikan apakah oleh si pemberi maupun oleh si penerima.

(4) “Dan bagaimanakah persembahan yang dimurnikan oleh si pemberi dan si penerima? Di sini, si pemberi adalah bermoral dan berkarakter baik, dan si penerima juga bermoral dan berkarakter baik. Adalah dengan cara ini suatu persembahan yang dimurnikan oleh si pemberi dan si penerima.

“Ini adalah keempat pemurnian persembahan itu.”


Catatan Kaki
  1. Juga terdapat pada MN 142.9-13, III 256-57. ↩︎