easter-japanese

Perumah tangga Anāthapiṇḍika mendatangi Sang Bhagavā … Kemudian Sang Bhagavā berkata kepadanya:

“Perumah tangga, seorang siswa mulia yang memiliki empat kualitas mempraktikkan jalan benar umat awam, jalan yang membawa pencapaian kemasyhuran dan mengarah menuju surga. Apakah empat ini?

“Di sini, perumah tangga, seorang siswa mulia melayani Saṅgha para bhikkhu dengan jubah; ia melayani Saṅgha para bhikkhu dengan makanan; ia melayani Saṅgha para bhikkhu dengan tempat tinggal; melayani Saṅgha para bhikkhu dengan obat-obatan dan perlengkapan bagi yang sakit.1

“Perumah tangga, seorang siswa mulia yang memiliki empat kualitas ini mempraktikkan jalan benar umat awam, jalan yang membawa pencapaian kemasyhuran dan mengarah menuju surga.”

Ketika para bijaksana mempraktikkan jalan yang benar bagi umat awam, mereka melayani para bhikkhu bermoral yang berperilaku lurus dengan jubah, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan:

kepada mereka siang dan malam jasa selalu meningkat; setelah melakukan perbuatan-perbuatan baik, mereka berlanjut menuju alam surga.


Catatan Kaki
  1. Ee agak menyesatkan di sini. Pertama, Ee memotong secara keliru, dan kemudian menambahkan paccupaṭṭhito hoti di akhir. Pemotongan dalam Ce dan Be menunjukkan bahwa objek tidak langsung (benda yang diberikan) didahului oleh paccupaṭṭhito, dan keduanya tidak mencantumkan paccupaṭṭhito hoti di akhir. Dengan demikian dalam Ce dan Be tidak ada frasa terpisah yang menunjukkan bahwa umat awam itu hanya sekedar melayani Saṅgha tanpa menyebutkan barang yang sedang dipersembahkan. ↩︎