easter-japanese

“Para bhikkhu, melalui manifestasi seorang Tathāgata, seorang Arahant, seorang Yang Tercerahkan Sempurna, maka empat hal menakjubkan dan mengagumkan terjadi. Apakah empat ini?

(1) “Orang-orang bersenang-senang dalam kemelekatan,1 menikmati kesenangan di dalam kemelekatan, bergembira di dalam kemelekatan. Tetapi ketika seorang Tathāgata mengajarkan Dhamma tentang ketidak-melekatan,2 orang-orang ingin mendengar, dan mereka menyimak dan mengarahkan pikiran mereka untuk memahaminya. Ini adalah hal menakjubkan dan mengagumkan pertama yang terjadi melalui manifestasi seorang Tathāgata, seorang Arahant, seorang Yang Tercerahkan Sempurna.

(2) “Orang-orang bersenang-senang dalam keangkuhan, menikmati kesenangan di dalam keangkuhan, bergembira di dalam keangkuhan. [132] Tetapi ketika seorang Tathāgata mengajarkan Dhamma untuk melenyapkan keangkuhan, orang-orang ingin mendengar, dan mereka menyimak dan mengarahkan pikiran mereka untuk memahaminya. Ini adalah hal menakjubkan dan mengagumkan ke dua yang terjadi melalui manifestasi seorang Tathāgata, seorang Arahant, seorang Yang Tercerahkan Sempurna.

(3) “Orang-orang bersenang-senang dalam hal-hal yang menggairahkan,3 menikmati kesenangan di dalam hal-hal yang menggairahkan, bergembira di dalam hal-hal yang menggairahkan. Tetapi ketika seorang Tathāgata mengajarkan Dhamma yang menuntun menuju kedamaian, orang-orang ingin mendengar, dan mereka menyimak dan mengarahkan pikiran mereka untuk memahaminya. Ini adalah hal menakjubkan dan mengagumkan ke tiga yang terjadi melalui manifestasi seorang Tathāgata, seorang Arahant, seorang Yang Tercerahkan Sempurna.

(4) “Orang-orang tenggelam dalam ketidak-tahuan, menjadi seperti sebutir telur, sepenuhnya terbungkus.4 Tetapi ketika seorang Tathāgata mengajarkan Dhamma untuk melenyapkan ketidak-tahuan, orang-orang ingin mendengar, dan mereka menyimak dan mengarahkan pikiran mereka untuk memahaminya. Ini adalah hal menakjubkan dan mengagumkan ke empat yang terjadi melalui manifestasi seorang Tathāgata, seorang Arahant, seorang Yang Tercerahkan Sempurna.

“Ini, para bhikkhu, adalah keempat hal menakjubkan dan mengagumkan itu yang terjadi melalui manifestasi seorang Tathāgata, seorang Arahant, seorang Yang Tercerahkan Sempurna.”


Catatan Kaki
  1. Ālaya. Mp menjelaskan hal ini secara sempit sebagai kelima objek kenikmatan indria, atau secara lebih luas, sebagai keseluruhan lingkaran saṃsāra. ↩︎

  2. Anālaye dhamme. Mp: “Dhamma mulia yang melawan kemelekatan, berdasarkan pada berakhirnya lingkaran.” ↩︎

  3. Anupasama. Lit., “tanpa kedamaian.” ↩︎

  4. Avijjāgatā, bhikkhave, pajā aṇḍabhūtā pariyonaddhā. Ini adalah tulisan pada Ce dan Be, tetapi Ee menuliskan andhabhūta, “menjadi buta.” Yang belakangan, pada awalnya, tampak lebih asli, tetapi perumpamaan ayam pada 8:11, IV 176,15-16 mendukung aṇḍabhūtā, “menjadi sebutir telur.” Mp juga menerima tulisan ini dengan kemasannya, “terbungkus oleh cangkang ketidak-tahuan, telah menjadi seperti sebutir telur” (avijjaṇḍakosena pariyonaddhattā aṇḍaṃ viya bhūtā ti aṇḍabhūtā). ↩︎