“Para bhikkhu, ada tiga jenis orang ini terdapat di dunia. Apakah tiga ini? Orang yang seperti garis yang digoreskan di batu, orang yang seperti garis yang digoreskan di tanah, dan orang yang seperti garis yang digoreskan di air.

(1) “Dan apakah jenis orang yang seperti garis yang digoreskan di batu? Di sini, seseorang sering menjadi marah, dan kemarahannya itu berlangsung lama. Seperti halnya garis yang digoreskan di batu tidak akan cepat terhapus oleh angin dan air melainkan bertahan untuk waktu yang lama, demikian pula, seseorang sering menjadi marah, dan kemarahannya itu berlangsung lama. Ini disebut orang yang seperti garis yang digoreskan di batu.

(2) “Dan apakah jenis orang yang seperti garis yang digoreskan di tanah? Di sini, seseorang sering menjadi marah, tetapi kemarahannya tidak berlangsung lama. Seperti halnya garis yang digoreskan di tanah yang dengan cepat terhapus oleh angin dan air dan tidak bertahan untuk waktu yang lama, demikian pula, seseorang sering menjadi marah, tetapi kemarahannya tidak berlangsung lama. Ini disebut orang yang seperti garis yang digoreskan di tanah.

(3) “Dan apakah jenis orang yang seperti garis yang digoreskan di air? Di sini, seseorang, bahkan ketika orang lain berbicara kasar [284] dan tajam, dengan cara yang tidak menyenangkan, ia akan tetap bersahabat [pada lawannya], bergaul [dengannya], dan menyapa[nya]. Seperti halnya garis yang digoreskan di air yang dengan cepat lenyap dan tidak bertahan lama, demikian pula, seseorang, bahkan ketika orang lain berbicara kasar dan tajam, dengan cara yang tidak menyenangkan, ia akan tetap bersahabat [pada lawannya], bergaul [dengannya], dan menyapa[nya]. Ini disebut orang yang seperti garis yang digoreskan di air.

“Ini, para bhikkhu, adalah ketiga jenis orang itu yang terdapat di dunia.”