easter-japanese

“Para bhikkhu, ada empat pernyataan yang terunggul ini. Apakah empat ini?

(1) “Yang terunggul di antara mereka yang memiliki tubuh adalah Rāhu, raja para asura.1 (2) Yang terunggul di antara mereka yang menikmati kenikmatan indria adalah Raja Mandhātā.2 (3) Yang terunggul di antara mereka yang mengerahkan kekuasaan adalah Māra Si jahat. (4) Di dunia ini bersama dengan para deva, Māra, dan Brahmā, di antara populasi ini dengan para petapa dan brahmana, para deva dan manusia, Sang Tathāgata, Sang Arahant, Yang Tercerahkan Sempurna dinyatakan sebagai yang terunggul. Ini adalah empat pernyataan dari mereka yang terunggul.”

Rāhu adalah yang terunggul di antara mereka yang memiliki tubuh, Mandhātā adalah yang terunggul di antara mereka yang menikmati kenikmatan indria; Māra adalah yang terunggul di antara para penguasa, gemerlap dengan kekuasaan dan keagungan.

Di dunia ini bersama dengan para deva di atas, di sekeliling, dan di bawah, sejauh mana dunia ini membentang, Sang Buddha dinyatakan sebagai yang terunggul.


Catatan Kaki
  1. Rāhu adalah pemimpin asura yang menangkap matahari dan rembulan, jelas merepresentasikan gerhana matahari dan bulan. Baca SN 2:9-10, I 50-51. ↩︎

  2. Seorang raja masa awal, keturunan Mahāsammata, putra Uposatha, dan leluhur orang Sakya (baca DPPN). Mp: “Ia dilahirkan di antara manusia ketika umur kehidupan tidak terhingga dan menikmati kenikmatan indria manusiawi untuk waktu yang lama, membuat hujan emas di mana pun ia menginginkan. Di alam deva, selama umur kehidupan tiga puluh enam Indra, ia menikmati kenikmatan indria yang sangat baik.” ↩︎