1

“Para bhikkhu, ada tiga tugas mendesak seorang petani.2 Apakah tiga ini? (1) Pertama, petani itu dengan cepat namun menyeluruh membajak lahan dan dengan cepat namun menyeluruh menggaruknya. (2) Berikutnya, ia dengan cepat menanam benih-benih. (3) Dan kemudian ia dengan cepat [240] mengairi dan mengeringkan lahan. Ini adalah ketiga tugas mendesak seorang petani.

“Petani ini tidak memiliki kekuatan batin atau kekuatan spiritual [yang dengannya ia dapat memerintahkan]: ‘Semoga tanamanku mulai tumbuh hari ini! Semoga tanamanku menjadi tinggi besok! Semoga tanamanku berbuah lusa!’ Tetapi, dengan perubahan musim, akan tiba waktunya ketika tanaman itu tumbuh, tinggi, dan berbuah.

“Demikian pula, para bhikkhu, ada tiga tugas mendesak seorang bhikkhu. Apakah tiga ini? (1) Menjalankan latihan dalam perilaku bermoral yang lebih tinggi, (2) menjalankan latihan dalam pikiran yang lebih tinggi, dan (3) menjalankan latihan dalam kebijaksanaan yang lebih tinggi. Ini adalah ketiga tugas mendesak seorang bhikkhu.

“Bhikkhu ini tidak memiliki kekuatan batin atau kekuatan spiritual [yang dengannya ia dapat memerintahkan]: ‘Semoga pikiranku terbebaskan dari noda-noda melalui ketidak-melekatan hari ini, atau besok, atau lusa!’ Sebaliknya, sewaktu bhikkhu ini berlatih dalam perilaku bermoral yang lebih tinggi, pikiran yang lebih tinggi, dan kebijaksanaan yang lebih tinggi, akan tiba waktunya ketika pikirannya terbebaskan dari noda-noda melalui ketidak-melekatan.

“Oleh karena itu, para bhikkhu, kalian harus berlatih sebagai berikut: ‘Kami harus memiliki keinginan kuat untuk menjalankan latihan dalam perilaku bermoral yang lebih tinggi, latihan dalam pikiran yang lebih tinggi, dan latihan dalam kebijaksanaan yang lebih tinggi.’ Demikianlah kalian harus berlatih.”


Catatan Kaki
  1. Versi cetakan dari Ce tidak menuliskan syair uddāna untuk bab ini, maka saya menggunakan syair dalam versi elektronik Ce sebagai judul sutta.
  2. Accāyikāni. Saya menerjemahkan sesuai dengan kemasan dalam Mp-ṭ: sīghaṃ pavattabbāni, “untuk dikerjakan dengan cepat.”