easter-japanese

[Pembukaan sama seperti 10:67, hingga:] [126]

Kemudian Yang Mulia Sāriputta berkata kepada para bhikkhu: “Teman-teman, para bhikkhu!”

“Teman!” para bhikkhu itu menjawab. Yang Mulia Sāriputta berkata sebagai berikut:

“Teman-teman, pada seseorang (1) yang tidak memiliki keyakinan dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat, (2) yang tidak memiliki rasa malu … (3) yang tidak memiliki rasa takut … (4) yang tidak memiliki kegigihan … (5) yang tidak memiliki kebijaksanaan … (6) yang tidak menyimak … (7) yang tidak mengingat Dhamma … (8) yang tidak memeriksa makna … (9) yang tidak berlatih sesuai Dhamma … (10) yang tidak tekun dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat, apakah siang atau malam menjelang, hanya kemerosotan dan bukan kemajuan dalam kualitas-kualitas bermanfaat yang menantinya. Seperti halnya, selama dwi-mingguan gelap, apakah siang atau malam menjelang, rembulan hanya merosot dalam hal keindahan, kebulatan, dan kecerahan, dalam hal diameter dan kelilingnya, demikian pula, pada seseorang yang tidak memiliki keyakinan … pada seorang yang tidak tekun dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat, apakah siang atau malam menjelang, hanya kemerosotan dan bukan kemajuan dalam kualitas-kualitas bermanfaat yang menantinya.

“Teman-teman, pada seseorang (1) yang memiliki keyakinan dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat, (2) yang memiliki rasa malu … (3) yang memiliki rasa takut … (4) yang memiliki kegigihan … (5) yang memiliki kebijaksanaan … (6) yang menyimak … (7) yang mengingat Dhamma … (8) yang memeriksa makna … (9) yang berlatih sesuai Dhamma … (10) yang tekun dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat, apakah siang atau malam menjelang, hanya kemajuan dan bukan kemerosotan dalam kualitas-kualitas bermanfaat yang menantinya. Seperti halnya, [127] selama dwi-mingguan terang, apakah siang atau malam menjelang, rembulan hanya meningkat dalam hal keindahan, kebulatan, dan kecerahan, dalam hal diameter dan kelilingnya, demikian pula, pada seseorang yang memiliki keyakinan … ketekunan dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat, apakah siang atau malam menjelang, hanya kemajuan dan bukan kemerosotan dalam kualitas-kualitas bermanfaat yang menantinya.”

Kemudian Sang Bhagavā bangkit dan berkata kepada Yang Mulia Sāriputta: “Bagus, bagus, Sāriputta! Sāriputta, pada seorang yang tidak memiliki keyakinan dalam [melatih] kualitas-kualitas bermanfaat … [di sini Sang Buddha mengulangi keseluruhan khotbah dari Sāriputta:] [128] … apakah siang atau malam menjelang, hanya kemajuan dan bukan kemerosotan dalam kualitas-kualitas bermanfaat yang menantinya.”