easter-japanese

“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas, seorang bhikkhu senior tidak disukai dan tidak disenangi oleh teman-temannya para bhikkhu, dan tidak dihormati serta tidak dihargai oleh mereka. Apakah lima ini? Ia adalah seorang pengatur siasat, seorang penyanjung, seorang pemberi isyarat, seorang yang meremehkan, dan seorang yang mengejar perolehan dengan perolehan.1 Dengan memiliki kelima kualitas ini … serta tidak dihargai oleh mereka. [112]

“Para bhikkhu, dengan memiliki lima kualitas [lainnya], seorang bhikkhu senior disukai dan disenangi oleh teman-temannya para bhikkhu, dan dihormati serta dihargai oleh mereka. Apakah lima ini? Ia bukanlah seorang pengatur siasat, bukan seorang penyanjung, bukan seorang pemberi isyarat, bukan seorang yang meremehkan, dan bukan seorang yang mengejar perolehan dengan perolehan. Dengan memiliki kelima kualitas ini … serta dihargai oleh mereka.”


Catatan Kaki
  1. Kuhako ca hoti, lapako ca, nemittiko ca, nippesīko ca, lābhena ca lābhaṃ nijigīsitā. Ini adalah bentuk-bentuk penghidupan salah, dibahas secara lengkap dalam Vibh 352-53 (Be §§861-65); dijelaskan dalam Vism 23-30, Ppn 1.61-82. ↩︎