[Seluruhnya seperti pada 3:96, dengan hanya perbedaan dalam faktor (3) berikut ini:]

“Dan bagaimanakah seorang bhikkhu memiliki kecepatan? Di sini, dengan kehancuran sepenuhnya kelima belenggu yang lebih rendah, seorang bhikkhu menjadi seorang yang terlahir spontan, pasti mencapai nibbāna di sana tanpa kembali dari alam itu. Dengan cara inilah seorang bhikkhu memiliki kecepatan.

“Dengan memiliki ketiga kualitas ini, seorang bhikkhu adalah … lahan jasa yang tidak taranya bagi dunia.”