• Aṅgīrasa, yang berarti beraneka warna, menarik.
  • Bhagavā berarti Yang Mulia, Yang Terberkahi. Digunakan oleh Sang Buddha sebagai epitet untuk merujuk dirinya.
  • Tathāgata, yang berarti “Yang Datang Demikian” atau “Yang Pergi Demikian,” epitet yang sering kali digunakan Sang Buddha untuk merujuk pada diriNya; kadang-kadang digunakan untuk secara umum merujuk pada seseorang yang telah mencapai pencapaian tertinggi.

Paccekabuddha adalah orang yang mencapai Penerangan tanpa bergantung pada Buddha yang mencapai Penerangan Sempurna (Sammā Sambuddha), tetapi tidak seperti seorang Buddha yang mencapai Penerangan Sempurna, Paccekabuddha tidak mendirikan sāsana, suatu “pengajaran” religius. Mereka dikatakan muncul hanya pada masa tidak ada pengajaran Buddha di dunia.