Kehidupan kita dimulai di dalam lingkungan keluarga. Kita besar dan dididik di dalam keluarga kita.

Kita tumbuh dari kecil dalam lingkungan keluarga. Orang tua mengajar bagaimana kita harus bertindak. Orang tua juga yang membesarkan kita dengan pendidikan dan etika. Jika kita melihat seorang anak kecil sering mengucapkan kata-kata kasar, apakah kita sadar bahwa anak tersebut tumbuh di lingkungan keluarga, sehingga terkadang kita malah menyalahkan anak tersebut, padahal yang seharusnya disalahkan adalah pendidikan dalam keluarganya?

Sering kali kita menyalahkan anak kecil yang berbuat salah, padahal bukankah anak kecil belajar dan mencontoh tindakan atau perilaku dari orang dewasa?

Pendidikan keluarga sangat penting namun seringkali dianggap tidak penting. Etika yang benar harus diajarkan kepada anak semenjak kecil, sehingga ketika seorang anak menjadi dewasa, ia akan berperilaku baik. Tentu saja perilaku orang tua juga harus baik dan benar sebagai contoh untuk anaknya. Jikalau semenjak kecil seorang anak diajarkan dengan baik dan benar maka keluarga tersebut akan harmonis. Dan seandainya setiap keluarga mengajarkan nilai-nilai etika yang benar maka semua manusia akan hidup berdampingan dan damai.

Nilai-nilai etika dan pendidikan yang benar dalam ajaran Buddha adalah Pancasila Buddhis, kasih sayang dan kesadaran (Pengertian benar terhadap segala sesuatu) serta tidak lupa selalu berintropeksi diri.

Hendaknya kita menyadari dengan jelas bahwa setiap tindakan yang kita lakukan dipengaruhi oleh kebiasaan kecil kita dalam keluarga. Oleh sebab itu kita perlu memperhatikan pola pendidikan dalam keluarga kita. Pola pendidikan dalam keluarga harus berdasarkan nilai-nilai etika yang benar. Kita perlu menerapkan ajaran Buddha sebagai sebuah pendidikan terutama dimulai dari lingkungan keluarga.