Hari ini di sebuah majalah saya baca cerita mengenai seorang terapis yang punya metode unik untuk menyembuhkan pelbagai macam penyakit para pasiennya. Yang membuat saya tertarik bukan soal sang terapis dan ilmunya itu, tapi soal komentarnya saat ditanyakan wartawan majalah tersebut mengenai kiat-kiat jitu untuk tetap sehat sejahtera sepanjang umur.

Yang kesatu dan sudah klise, rajin-rajin olahraga dan jaga makan. Nah yang kedua dan yang membuat saya tertarik: harus gembira terus setiap hari. Karena kalau kita gembira, tubuh kita biasanya akan bekerja dengan tenang, rilek alias tidak terburu-buru (yang bisa bikin darah tinggi atau sakit jantung dsb..dsb)

Mungkin soal kegembiraan sebagai penjaga kesehatan itu juga sudah agak klise atau umum diketahui orang, tetapi bagi saya, ini menjadi penegasan kembali dari keyakinan lama dan prinsip hidup yang selama ini saya coba jalani dengan sungguh-sungguh. Bahwa kalau kita dapat selalu merasa bahagia minimallah gembira setiap hari, maka dijamin kita akan diganjar dengan kesehatan yang prima, dan pada giliran kesehatan yang prima itu pun mengundang rejeki buat kita. Dan akhirnya kita jadi sehat sejahtera seterusnya.

Selain soal kesehatan dan kesejahteraan itu, saya juga melihat dan mengalami sendiri bagaimana kegembiraan itu bisa membuat kita lebih tahan menghadapi stress, orang-orang sulit dan peristiwa-peristiwa atau pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan yang kita alami setiap hari. Pendek kata, dengan berusaha untuk selalu gembira setiap hari, kita akan lebih tahan menghadapi satu kenyataan tak terbantahkan dalam kehidupan ini: PENDERITAAN.

Saya mengamati, dalam keadaan gembira (apalagi sungguh-sungguh bahagia) lantas saya menerima omelan atau kata-kata kurang menyenangkan dari orang-orang di sekitar saya, alih-alih menjadi marah, sakit hati dan lalu membalas dendam, reaksi saya justru tenang-tenang saja tanpa sedikit pun perasaan sakit di dada saya. Kalaupun saya harus mengatakan sesuatu, biasanya perkataan saya bukanlah kata-kata kasar sebagai balasan, tetapi karena pikiran saya sedang dalam keadaan gembira, maka kata-kata saya pun juga adalah kata-kata yang gembira dan riang: kata-kata yang penuh humor atau yang bersifat menenangkan.

Asyik sekali, kan?

Makanya, saya selalu berusaha untuk merasa gembira (dan syukur-syukur bisa bahagia) setiap hari. Caranya? Dengan mencari hal-hal yang bisa bikin saya gembira, dengan selalu berusaha memunyai alasan untuk bergembira setiap hari.

Tentang hal ini, menurut saya, kalau kita semua mau membuka mata hati dan pikiran kita, kita tak kan kekurangan alasan untuk merasa gembira (dan syukur-syukur bahagia) setiap hari.

Memang iya dan saya setuju kalau setiap pagi kita baca koran, yang kita lihat kebanyakan adalah horor dari macam-macam teroris, baik teroris tukang ngebom, tukang culik, tukang bunuh diri, tukang menghisap darah dan sebar kuman (khusus yang ini lagi ngetop berat sekarang) dan tukang-tukang teror lainnya yang semuanya seram-seram bikin mual.

Tetapi yang namanya koran itu memang sedari dulu sukanya dengan yang serba wah, serba sensasi, yang pendek kata kalau anjing gigit orang bukan berita tapi orang gigit anjing itu baru berita. Dan di saat kapitalis berkuasa di mana-mana seperti sekarang ini, bukankah yang namanya media massa pun ada di genggaman mereka, dan karena itu wajib hukumnya menuruti aturan main a la kapitalis?

Jadi, menurut saya, biarlah koran-koran dan segala tivi itu berlomba-lomba menyajikan sensasi murahan. Kita yang tidak suka masih punya pilihan untuk menjadikan koran-koran itu sebagai bungkus martabak, atau pindah saluran tivi atau sekalian sewa VCD saja dan tonton film-film bagus nan inspiratif.

Lihatlah langit yang biru bersaput awan lembayung ketika senja, ciumlah aroma tanah basah dan dedaunan yang tersiram hujan setelah sepanjang hari tadi cuaca sangat panas. Dan bila pagi tiba, sedang saya menggosok gigi di wastafel, ada kicauan burung yang tertangkap oleh teling saya yang lumayan tumpul ini, membuat saya merasa sangat gembira hingga seluruh bagian tubuh ingin ikut bernyanyi bersama mereka.

Atau mendengarkan tawa renyah seorang bayi yang tergelitik oleh bundanya?

Atau suara nyaring anak-anak yang sedang bermain di halaman?

Atau ketika hari sangat panas tiba-tiba angin bertiup lembut ditubuhmu yang berkeringat, mengirim rasa sejuk yang nyaman ke seluruh jaringan sarafmu.

Temukanlah kegembiraan setiap hari, dan kita kan menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari.

Chuang 090304