Hidup ini seperti sebuah film, kata tokoh tak bernama pada bagian awal film “Perhap Love”. Dan setiap orang adalah tokoh utama dalam filmnya masing-masing.

Tetapi, terkadang seseorang merasa bahwa dirinya adalah tokoh utama dalam film orang lain, sementara dalam kenyataannya dia bukanlah apa-apa. Atau yang lebih tragis lagi, perannya sudah diganti atau dihilangkan sementara dia sendiri tidak menyadarinya.

Seorang bayi menjadi tokoh utama dalam film sang ibu yang mengasihinya. Tetapi tidak ada jaminan bahwa 20 tahun mendatang, apakah sang ibu masih hadir sebagai tokoh penting dalam film si anak?

Hidup adalah seperti sebuah film. Untuk dapat menjalankannya dengan bahagia, kita harus pandai-pandai melapangkan hati, tidak melekati peran kita dan selalu siap untuk menerima segala kemungkinan. Karena hidup, seperti juga sebuah film, adalah aliran perubahan yang terus menerus dari satu adegan ke adegan lain, dari satu peran ke peran berikutnya sampai kita tahu dan sadar akan kesejatian kita.

Chuang 070607