Ada sebuah kutipan dari GKRay Indriyah, putri Raja keraton Surakarta, yang saya baca dari harian Kompas. Putri yang pandai menari itu berkata bahwa bodoh itu tidak apa-apa tetapi jangan sampai menjadi bodoh.

Sepanjang usia kita, jika kita bersedia mengingat dan merenungkan kembali, kita akan temukan betapa banyak tindakan-tindakan bodoh yang pernah kita lakukan. Sebagai manusia, semua itu sangat wajar dan manusiawi. Tetapi menjadi tidak wajar bila kebodohan itu terus berulang, karena itu berarti kita gagal memetik hikmah dari kebodohan kita dan terjatuh ke dalam jurang menjadi bodoh.

Saya merenung dan mengingat, dan saya pun temukan betapa banyak tindakan bodoh yang pernah saya lakukan di masa lalu. Dengan memakai kacamata masa kini, tak jarang saya dibuat terheran-heran bagaimana bisa saya pernah melakukan kebodohan yang menggelikan seperti itu.

Bagaimanapun, saya bersyukur bahwa, sejauh yang saya ingat, saya dapat memetik banyak pelajaran dari kebodohan-kebodohan itu. Dan kini di usia yang lebih tua saya berharap untuk tidak lagi membawa-bawa ketololan itu di sepanjang sisa hayat saya. Hingga kelak tatkala saatnya tiba, saya dapat pergi meninggalkan dunia ini tanpa disarati oleh beban-beban kebodohan.

Bodoh tidaklah masalah, tetapi menjadi bodoh, tidak belajar dari kebodohan itulah yang benar-benar masalah.

Chuang 09.08.07