Mitta 22

Apa kabar teman-teman?

Jumpa lagi dengan Mitta yang selalu setia dengan teman-teman semua. Mitta kali ini menyajikan komik-komik yang menarik, sederhana, dan mengandung pesan-pesan moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Komik-komik yang disajikan kali ini juga dapat menambah pengetahuan kita tentang Dhamma. Mari kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari ya.

Semoga edisi Mitta kali ini dapat menambah pengetahuan teman-teman semua dalam mempelajari Ajaran Buddha dan pengetahuan baru yang lainnya.

Selamat membaca dan sampai jumpa di edisi mendatang.

eZine
download PDF (5.5 MB)

Membangkitkan Hati yang Baik

Membangkitkan Hati yang Baik
Awakening a Kind Heart
Sangye Khadro

Semua orang menghargai kebaikan. Sebuah senyuman, beberapa patah kata yang bersahabat, tindakan sekecil apa pun yang menunjukkan kepedulian saat kita merasa gundah atau sedih, sebuah tawaran untuk membantu—sikap baik seperti itu bisa membuat hidup kita menjadi lebih menyenangkan dan meringankan kesedihan dalam hati. Merasakan bahwa ada seseorang yang peduli pada saya memenuhi sebuah hasrat mendalam yang kita semua miliki. Demikian pula ketika kita menghargai orang lain yang berbuat baik kepada kita, orang itu bersyukur apabila kita berbuat baik kepada mereka. Oleh karena itu, sangatlah penting belajar menjadi orang yang baik, karena hal itu akan membuat hubungan dan interaksi kita dengan orang lain menjadi lebih menyenangkan dan bebas masalah.

Tapi, tidaklah selalu mudah untuk bertindak baik. Terkadang hati kita dipenuhi kemarahan, iri hati, atau kesombongan, sehingga berperilaku baik menjadi hal terakhir yang ingin kita lakukan, atau kita terlalu disibukan oleh pekerjaan dan tanggung jawab kita sehingga kita tidak punya waktu memikirkan orang lain dan kebutuhan mereka, tidak punya waktu berbuat baik dan lembut. Akan tetapi, ada cara untuk mengatasi masalah-masalah ini. Tradisi Buddhis menawarkan banyak sekali metode yang dapat digunakan untuk mengatasi segala sesuatu yang menghalangi kita untuk berperilaku baik, seperti kemarahan atau keegoisan, serta untuk menghadirkan lebih banyak kebaikan ke dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana Yang Mulia Dalai Lama mengatakan “My religion is kindness.”

Beberapa metode tersebut dijelaskan dalam buku ini. Bagian pertama buku ini, Membangkitkan Hati yang Baik, menjelaskan tentang empat pikiran yang tidak terbatas—cinta kasih, belas kasih , empati, dan kesejajaran sikap—yang merupakan praktik mendasar dalam semua tradisi Buddhis. Artikel ini merupakan modifikasi dari artikel yang pernah saya tulis pada tahun 1991 atas permintaan Ngee Ann Polytechnic Buddhist Society, Singapura, untuk majalah tahunan mereka, The Golden Link.

Bagian kedua buku ini, Melatih Batin Menjadi Penuh Belas Kasih, berisi penjelasan singkat dari sebuah teks pendek berjudul Delapan Sajak yang Mentransformasikan Pikiran yang ditulis oleh seorang master meditasi Tibet pada abad kesebelas, Geshe Langri Tangpa. Delapan Sajak ini merupakan sebuah teks singkat yang indah, mudah diingat, yang menyajikan kepada kita permata-permata kebijaksanaan tentang bagaimana mengubah situasi-situasi sulit menjadi kesempatan untuk mengembangkan dimensi spiritual. Dengan kata lain, bagaimana mengubah penderitaan menjadi suka cita dan ketulusan. Penjelasan ini berdasarkan serangkaian ceramah Dhamma yang saya berikan pada Buddhis Library, di Singapura, antara November 1989 dan Februari 1990.

eBook
Download PDF (1.8 MB)

Di Sini dan Saat Ini

Di Sini dan Saat Ini
Ayya Khema

Retret meditasi adalah waktu untuk introspeksi. Karena pikiran kita dijaga dalam kesunyian, kecuali ketika ceramah Dhamma dan sesi tanya jawab, pikiran kita menjadi lebih dan lebih terbiasa dengan perhatian dan konsentrasi. Hal ini memberikan dorongan tambahan untuk mendengarkan Dhamma, sehingga kebenaran dari ajaran Buddha dapat meninggalkan kesan yang abadi.

Para pembaca yang budiman, ketika membuka buku ini, mungkin anda dapat membayangkan sedang berada di retret meditasi, dimana tidak ada lagi yang penting kecuali kejelasan dan kebajikan dari pikiran anda sendiri. Ini berarti meninggalkan semua kesibukan sehari-hari dan berfokus semata-mata pada kebebasan luar biasa yang dapat diberikan oleh ajaran Buddha dan praktik. Semoga anda menikmati lembaran-lembaran halaman selanjutnya dan menemukan sesuatu yang bermanfaat di dalamnya.

eBook
Download PDF (1.2 MB)

Dhamma Dana Para Dhammaduta 4

Perayaan Kaṭhina sering disebut dengan Kathina Dana, karena banyak umat buddhis yang menjadikan event Kaṭhina sebagai kesempatan untuk memenuhi kebutuhan utama Bhikkhu atau berdana. Berdana merupakan suatu perbuatan yang sangat bajik dan dapat menjadi gerbang awal untuk melakukan perbuatan baik lainnya.

Buku “Dhammadana Para Dhammadūta 4″ ini juga merupakan salah satu contoh bentuk dana. Buku ini berisi kumpulan artikel Dhamma yang ditulis oleh para peserta Dhammadūta Vidyāsenā.

Dengan membaca buku ini, semoga kita dapat menambah pengetahuan Dhamma kita, dan dapat mempraktekkannya dalam kehidupan kita.

Semoga ajaran Buddha dapat menyebar luas dan dapat membawa semua makhluk untuk mencapai kebahagiaan yang sejati.

eBook
Download PDF (2.6 MB)

Mitta 21

Apa kabar teman-teman?

Jumpa lagi dengan Mitta yang selalu setia dengan teman-teman semua. Edisi kali ini Mitta akan banyak bercerita. Ketrampilan, karya-karya dari teman-teman kita juga tidak ketinggalan juga komik-komik Dhamma yang seru dan asik.

Gak ketinggalan juga, ada rubik “Ilmu Pengetahuan” Plus biar tambah rame dan seru baca Mitta. Mika kali ini hadir dengan games yang seru dan menarik untuk teman-teman semua tentang Dhamma Ajaran Sang Buddha.

Semoga edisi Mitta kali ini dapat menambah pengetahuan teman-teman semua dalam mempelajari Ajaran Buddha dan pengetahuan baru yang lainnya.

Selamat membaca teman-teman.

Mettacittena,
Mitta

eZine
Download PDF (22.9 MB) [Revisi 2]

BVD 159 – Agustus-September 2014

BVD 159 - Agustus-September 2014Namo Buddhaya,

Apa kabar pembaca? Pasti sudah banyak yang menanyakan kapan BVD Edisi Agustus – September 2014 terbit. Oleh karena itu, tim redaksi BVD mohon maaf karena telah membuat para pembaca menunggu lama, dikarenakan kesibukan masing – masing dan hal lainnya BVD menjadi tertunda selama ini. Kali ini BVD mengusung tema “Liburan ala PVVD “, dikarenakan bulan Juni – Juli merupakan bulan liburan dan biasanya pengurus yang datang lebih sedikit. Kira-kira apa saja yang menjadi aktivitas pengurus selama bulan tersebut? Untuk menjawabnya tim redaksi sengaja membuat sebuah artikel yang khusus membahas aktivitas liburan di VVD.

Selain itu, tim redaksi juga menyajikan berbagai artikel, liputan kegiatan- kegiatan di Vihara Vimala Dharma, dan info menarik lainnya.

Semoga BVD dapat memberikan pengetahuan dan manfaat bagi kita semua. Kritik serta saran dari pembaca sangat kami butuhkan demi penyempurnaan BVD ke depannya. Akhir kata, tim redaksi mengucapkan terima kasih kepada pembaca yang telah setia membaca BVD dari awal sampai edisi ini.

Selamat Membaca…

Mettacittena,
REDAKSI

eZine
Download PDF (10.8 MB)

55 Situs Warisan Budaya Buddhis Dunia

55 Situs Warisan Budaya Buddhis Dunia
UNESCO Buddhist World Heritage
Sasanasena Seng Hansen

Pendahuluan
Warisan adalah segala sesuatu yang kita peroleh dari para pendahulu kita. Dibutuhkan waktu berabad-abad lamanya untuk membentuk suatu peradaban yang kemudian berkembang menjadi identitas suatu bangsa. Identitas tersebut adalah hasil karya dari generasi masa lampau dan lingkungan kita. Apabila kita tidak tahu darimana kita berasal, sulit bagi kita untuk melangkah maju ke depan.

Dalam pengertian yang lebih luas, warisan adalah peninggalan dari masa lalu untuk kita, apa yang kita miliki saat ini, dan apa yang akan kita tinggalkan untuk generasi mendatang. Warisan tersebut adalah sumber kehidupan dan inspirasi bagi kita. Beberapa warisan tersebut telah dipengaruhi oleh peradaban sebelumnya dan menjadi saksi atas peradaban tersebut, sedangkan beberapa warisan lainnya malah mempengaruhi peradaban selanjutnya.

eBook
Download PDF (5.5 MB)

Berita Vimala Dharma 158 Juni-Juli 2014

Namo Buddhaya,

Apa kabar pembaca? Kini BVD hadir kembali dengan susunan redaksi baru pada edisi Juni-Juli 2014 ini. Sebelumnya, segenap tim redaksi BVD ingin mengucapkan Selamat Hari Waisak 2558 BE/2014. Semoga kita semua dilimpahkan cinta kasih dan kedamaian.

Masih dalam suasana Waisak, BVD kali ini mengangkat tema “Hidup Berkesadaran dalam Buddhisme”. Dengan timbulnya kesadaran pada setiap individu tentunya akan menimbulkan sebuah keharmonisan, kebahagiaan dan kedamaian didalam keluarga, masyarakat dan negara.

Sadhu Sadhu Sadhu.

Tim redaksi juga menyajikan berbagai artikel, liputan kegiatan-kegiatan di Vihara Vimala Dharma, dan info menarik lainnya.

Semoga BVD edisi kali ini dapat memberikan pengetahuan dan manfaat sehingga kita dapat terus maju dan berkembang. Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada pembaca yang telah setia membaca BVD dari awal sampai edisi ini. Kritik serta saran dari pembaca sangat kami butuhkan demi penyempurnaan BVD ke depannya. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan pada BVD edisi Juni-Juli.

Selamat Membaca…
Mettacittena,
REDAKSI

eZine
Download PDF (13.3 MB)

Perpustakaan Digital Buddhisme