BVD 159 – Agustus-September 2014

BVD 159 - Agustus-September 2014Namo Buddhaya,

Apa kabar pembaca? Pasti sudah banyak yang menanyakan kapan BVD Edisi Agustus – September 2014 terbit. Oleh karena itu, tim redaksi BVD mohon maaf karena telah membuat para pembaca menunggu lama, dikarenakan kesibukan masing – masing dan hal lainnya BVD menjadi tertunda selama ini. Kali ini BVD mengusung tema “Liburan ala PVVD “, dikarenakan bulan Juni – Juli merupakan bulan liburan dan biasanya pengurus yang datang lebih sedikit. Kira-kira apa saja yang menjadi aktivitas pengurus selama bulan tersebut? Untuk menjawabnya tim redaksi sengaja membuat sebuah artikel yang khusus membahas aktivitas liburan di VVD.

Selain itu, tim redaksi juga menyajikan berbagai artikel, liputan kegiatan- kegiatan di Vihara Vimala Dharma, dan info menarik lainnya.

Semoga BVD dapat memberikan pengetahuan dan manfaat bagi kita semua. Kritik serta saran dari pembaca sangat kami butuhkan demi penyempurnaan BVD ke depannya. Akhir kata, tim redaksi mengucapkan terima kasih kepada pembaca yang telah setia membaca BVD dari awal sampai edisi ini.

Selamat Membaca…

Mettacittena,
REDAKSI

eZine
Download PDF (10.8 MB)

55 Situs Warisan Budaya Buddhis Dunia

55 Situs Warisan Budaya Buddhis Dunia
UNESCO Buddhist World Heritage
Sasanasena Seng Hansen

Pendahuluan
Warisan adalah segala sesuatu yang kita peroleh dari para pendahulu kita. Dibutuhkan waktu berabad-abad lamanya untuk membentuk suatu peradaban yang kemudian berkembang menjadi identitas suatu bangsa. Identitas tersebut adalah hasil karya dari generasi masa lampau dan lingkungan kita. Apabila kita tidak tahu darimana kita berasal, sulit bagi kita untuk melangkah maju ke depan.

Dalam pengertian yang lebih luas, warisan adalah peninggalan dari masa lalu untuk kita, apa yang kita miliki saat ini, dan apa yang akan kita tinggalkan untuk generasi mendatang. Warisan tersebut adalah sumber kehidupan dan inspirasi bagi kita. Beberapa warisan tersebut telah dipengaruhi oleh peradaban sebelumnya dan menjadi saksi atas peradaban tersebut, sedangkan beberapa warisan lainnya malah mempengaruhi peradaban selanjutnya.

eBook
Download PDF (5.5 MB)

Berita Vimala Dharma 158 Juni-Juli 2014

Namo Buddhaya,

Apa kabar pembaca? Kini BVD hadir kembali dengan susunan redaksi baru pada edisi Juni-Juli 2014 ini. Sebelumnya, segenap tim redaksi BVD ingin mengucapkan Selamat Hari Waisak 2558 BE/2014. Semoga kita semua dilimpahkan cinta kasih dan kedamaian.

Masih dalam suasana Waisak, BVD kali ini mengangkat tema “Hidup Berkesadaran dalam Buddhisme”. Dengan timbulnya kesadaran pada setiap individu tentunya akan menimbulkan sebuah keharmonisan, kebahagiaan dan kedamaian didalam keluarga, masyarakat dan negara.

Sadhu Sadhu Sadhu.

Tim redaksi juga menyajikan berbagai artikel, liputan kegiatan-kegiatan di Vihara Vimala Dharma, dan info menarik lainnya.

Semoga BVD edisi kali ini dapat memberikan pengetahuan dan manfaat sehingga kita dapat terus maju dan berkembang. Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada pembaca yang telah setia membaca BVD dari awal sampai edisi ini. Kritik serta saran dari pembaca sangat kami butuhkan demi penyempurnaan BVD ke depannya. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan pada BVD edisi Juni-Juli.

Selamat Membaca…
Mettacittena,
REDAKSI

eZine
Download PDF (13.3 MB)

Berita Vimala Dharma 157 – Desember 2013

Apa kabar para pembaca? Kali ini kami kembali dengan mengangkat tema “I Love My Mom“ untuk edisi Desember 2013 ini. Kenapa kami mengangkat tema ini? Karena pada tanggal 22 Desember khususnya di Indonesia sedang memperingati hari ibu. Dalam BVD edisi Desember 2013 ini kami juga membahas tentang motivasi, liputan kegiatan- kegiatan di VVD, dan artikel-artikel lainnya yang unik.

Akhir kata, Tim Redaksi BVD mengucapkan terima kasih kepada para donatur, kontributor, para pembaca, dan seluruh pihak yang terlibat yang selalu mendukung BVD.

Bila ada saran dan kritik maupun ide untuk BVD dan tim redaksi, langsung saja hubungi kami melalui no. HP redaksi atau email. Semoga BVD dapat memberikan pengetahuan dan manfaat
sehingga kita dapat maju.

Selamat membaca…

eZine
Download PDF (4.4 MB)

Sebulan Pendalaman Dhamma 2014 Vihara Dhamma Rajasa

Sebulan Pendalaman Dhamma 2014
Vihara Dhamma Rajasa

  • Mungkinkah Penerapan 5 Sila dalam Kehidupan Bermasyarakat – Y.M. Candako Thera
  • Mukjizat dan Agama Buddha – Y.M. Candako Thera
  • Management cara berpikir yang telah ditemukan Sang Buddha kita gunakan agar Damai & Bahagia – Y.M. Dhammavijayo Mahathera
  • Menumbuhkan Rasa Hormat – Y.M. Dhammavijayo Mahathera
  • Keyakinan terhadap Tiratana – Y.M. Dhammavijayo Mahathera
  • Sadar… Damai… – Y.M. Dhammavijayo Mahathera
  • Tidak ada yang Namanya “Aku”, lantas “Aku” ini siapa? – Y.M. Dhammakaro Thera
  • Siapakah Pencipta Sesungguhnya – Y.M. Dhammakaro Thera
  • Apakah Bahagia itu? Dimanakah Bahagia? – Y.M. Dhammakaro Thera
  • Berbuat baik, apakah sekedar untuk mendapatkan Buah Kebaikan? – Y.M. Dhammakaro Thera
  • Release Your Hatred – Y.M. Thitaviriyo
  • Enjoy Your Life – Y.M. Thitaviriyo
  • Menanamkan Nilai Buddhis dalam Keluarga – Y.M. Thitaviriyo
  • Kebahagiaan VS Penderitaan – Y.M. Cittavaro
  • Pernikahan yang Ideal -Y.M. Cittavaro
  • Manfaat Belajar Dhamma – Upacarika Dhammiko
  • Apakah Hidup ini adalah Berkah? Ataukah Penderitaan? – Upacarika Dhammiko
  • Makna Paritta, Doa dan Mantra dalam Agama Buddha – Upacarika Dhammiko
  • Maukah Anda Berumur Panjang? – Y.M. Ciradhammo Thera
  • Buddhisme, Taoisme & Kong Fu Cu – Y.M. Sucirano Thera
  • Jivitam Aniyatam Maranam Niyatam – Y.M. Sucirano Thera
  • Kaya miskin menurut Buddha Dhamma – Y.M. Khemaviro
  • Menjadi Orang Bijaksana – Y.M. Khemaviro
  • Cara Paling Ampuh Menolong Leluhur di Alam Peta – Y.M. Khemaviro
  • Khasiat Air Paritta – Y.M. Khemaviro
  • Sukha & Dukkha – Y.M. Upasamo
  • Apakah ke Vihara Bisa Kaya? – Y.M. Sukhito Thera

eBook
Download PDF (87.2 MB)

Mara si Penggoda

Mara si Penggoda
Ananda W.P. Guruge

Buku ini mengungkapkan bahwa godaan Māra sebagai representasi alegori dari siksaan mental, konflik, dan krisis yang dialami oleh Sang Buddha dan para murid-Nya sama tuanya dengan ajaran Buddha itu sendiri. Buku ini banyak bercerita tentang godaan Māra kepada Guru Agung kita (Buddha Gotama) dalam prosesnya mencapai tingkat kesucian yang diambil dari berbacai macam buku, literatur, dan seni. Diceritakan Sang Māra terus menggoda Pangeran Siddharta melalui berbagai perwujudan ketika bermeditasi agar Pangerang Siddhartha menyerah dalam upayanya mencari jawaban kehidupan, namun Pangeran Siddharta tetap bertahan dan tidak terpengaruh.

Semoga kita dapat bersama-sama melawan Māra yang ada di dalam hidup kita seperti keyakinan yang goyah saat kenikmatan yang manis tentang rumah dan cinta, serta pesona kekayaan dan kekuasaan dengan memperkuat keyakinan, semangat, dan kebijaksanaan kita melalui praktek-praktek Dhamma.

eBook
Download PDF (3.9 MB)

Usaha Benar

Usaha Benar
Willy Yandi Wijaya

Buku ini bisa dikatakan sebagai lanjutan dari buku-buku sebelumnya yaitu Pandangan Benar, Pikiran Benar, Ucapan Benar, dan Penghidupan Benar. Buku ini bisa mengingatkan kita tentang Jalan Mulia Berunsur Delapan yang diajarkan oleh Sang Buddha. Buku ini juga memberikan tips kita agar bisa membantu kita dalam melatih diri kita untuk tercapainya jalan “usaha benar” yakni seperti usaha mencegah keadaan tidak bajik yang telah muncul, usaha membangkitkan keadaan bajik yang belum muncul, serta usaha memelihara dan menyempurkakan keadaan bajik yang telah muncul. Semoga dengan diterbitkan buku ini dapat menambah wawasan dan bisa menjadi referensi dalam melatih mempraktikan Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

eBook
Download PDF (3.9 MB)

Mitta 20

Apa kabar teman-teman?

Jumpa lagi dengan Mitta yang selalu setia dengan teman-teman semua. Edisi kali ini Mitta akan banyak bercerita dan berbagi tentang hal-hal baru yang kalian dapat ketahui tentang pengetahuan, tips dari WWF tentang menjaga lingkungan, kisah inspirasi dan masih banyak lagi yang lainnya, dan tentunya tidak ketinggalan juga komik-komik Dhamma yang seru dan asik.

Gak ketinggalan juga, biar tambah rame dan seru baca Mitta, Mitta kali ini hadir dengan games yang seru dan menarik untuk teman-teman semua tentang Dhamma Ajaran Sang Buddha.

Semoga edisi Mitta kali ini dapat menambah pengetahuan teman-teman semua dalam mempelajari Ajaran Buddha dan pengatahuan baru yang lainnya.

Selamat membaca teman-teman.

Mettacittena,
Mitta

eZine
Download PDF (61.3 MB)

It’s Easy to be Happy

It’s Easy to be Happy
Frengky

It's Easy to be HappyJudul buku saku ini memang benar it’s easy to be happy atau sungguh mudah menjadi bahagia. Memang mudah untuk menjadi bahagia sehingga kita yang masih menderita dalam hidup ini perlu segera membaca buku saku ini agar kemudahan untuk menjadi bahagia segera terakomodasi dan segera kita dapat meninggalkan penderitaan hidup kita kapan pun kita bahagia.

eBook
Download PDF (2.4 MB)

Membuka Jalan

Membuka Jalan
Petunjuk untuk Para Yogi pada Saat Wawancara

Shwe Taung Gon Sāsana Yeiktha
Sayadaw U Panditābhivamsa

Membuka JalanYogi pemula adalah mereka yang baru saja mengenal meditasi. Walaupun mereka telah mendengar petunjuk dasar meditasi, Sebagian dari mereka tidak dapat berlatih dengan baik ataupun mengatakan dengan baik mengenai latihan mereka. Yang lainnya dapat berlatih dengan baik tetapi tidak dapat menjelaskan bagaimana mereka telah berlatih dan apa yang telah mereka alami. Setelah melihat kesulitan–kesulitan seperti itu terjadi dari waktu ke waktu, Sayadaw–gyi memberikan beberapa petunjuk. Petunjuk yang dapat membuka jalan bagi para yogi untuk mengatasi kesulitan– kesulitan tersebut. Yaitu, metode untuk menjelaskan latihan dan pengalaman seorang yogi kepada gurunya.

eBook
Download PDF (766 KB)

Monastik dan Politik

Monastik dan Politik
Nyanabhadra

Hidup sebagai monastik bukanlah suatu hal yang sulit, namun bukan juga suatu hal yang gampang. Saya tak bermaksud membuat Anda binggung, namun sebagai pengantar menuju pintu pemahaman bahwa memang demikianlah dua sisi itu saling berinteraksi. Kita membutuhkan pengertian mendalam agar tidak terjebak pada satu sisi saja.

eBook
Download PDF (1.2 MB)

Dhamma untuk Perumah Tangga

Dhamma untuk Perumah Tangga

Satu Kaki di Dunia Pendekatan Buddhis terhadap Permasalahan Masa Kini
Lily de Silva

Umat Buddha Perumah Tangga
R. Bogoda, Susan Elbaum Jootla, M.O’C. Walshe

Ajaran Buddha tidak hanya mencakup bhikkhu dan bhikkhuni belaka, tetapi juga umat perumah tangga pria dan wanita. Keempat kelompok yang membentuk komunitas Buddhis ini memiliki satu tujuan akhir. Tujuan itu adalah pencapaian Nibbana.

Walaupun Nibbana berarti pembebasan akhir dari dunia, namun dalam perjalanannya menuju pembebasan, seorang umat Buddha harus hidup di dunia dan berhadapan dengan kondisi-kondisi eksistensi duniawi. Masalah ini mungkin sering sekali dirasakan, khususnya oleh umat Buddha perumah tangga, yang mungkin menemukan bahwa tuntutan-tuntutan dan daya tarik dari kehidupan duniawi cenderung membawa seseorang menjauh dari jalan menuju pembebasan. Akan tetapi, Buddha menyadari dan memperhatikan dilema yang dihadapi oleh siswa-siswa perumah tangganya ini serta memberikan perhatian khusus terhadap masalah tersebut. Beliau mengajarkan para pengikut perumah tangganya tentang bagaimana cara mengatur kehidupan perumah tangga sesuai dengan prinsip-prinsip etis dalam Dhamma dan bagaimana cara menjalani kehidupan perumah tangga yang sukses tanpa menyimpang dari jalan yang benar.

eBook
Download PDF (1.3 MB)

Ajaran Esoterik dari Wat Phra Dhammakāya

Ajaran Esoterik dari Wat Phra Dhammakāya
Mano Mettanando Laohavanich
d/h Ven. Dr. Mettanando Bhikkhu. Pridi Banomyong International College, Thammasat University, Thailand.

Wat Phra Dhammakāya yang kontroversial dari Thailand telah berkembang pesat secara eksponensial. Dalam kurun waktu hanya tiga dasawarsa, ia telah memiliki jutaan pengikut di dalam dan di luar Thailand dan lebih dari empat puluh cabang di luar negeri. Ajaran meditasi esoterik yang diajarkan oleh para pemimpin komunitas itu telah mengilhami ribuan anak muda dari berbagai universitas untuk mengorbankan hidup mereka untuk mengabdi kepada Guru mereka; sesuatu yang belum pernah terlihat sebelum ini di Thailand atau di mana pun di dunia Theravada. Apakah seluk-beluk ajaran esoterik ini? Mengapa ajaran itu begitu menarik bagi jiwa-jiwa muda ini? Pertanyaan-pertanyaan ini dibahas dan dianalisis oleh penulis, yang pernah menjadi salah satu anggota pendiri Wat Phra Dhammakāya.

eBook
Download PDF (1.2 MB)

The Broken Buddha – Wajah Buddha Yang Tertoreh

The Broken Buddha
Wajah Buddha Yang Tertoreh
Renungan-renungan Kritis atas Tradisi Theravada & Perlunya sebuah Agama Buddha yang baru
Bhikkhu S. Dhammika

Walaupun saya masih terus mengadakan penyempurnaannya di sana-sini hingga tiga tahun kemudian, namun sebagian besar dari buku ini telah ditulis pada tahun 2001. Setelah merampungkan buku ini, saya masih saja ragu-ragu dalam waktu yang cukup lama. Saya berfikir jangan-jangan, dengan menerbitkannya, akan timbul lebih banyak lagi masalah ketimbang kebaikan.

Namun, tiba-tiba naskah yang belum resmi dari buku tersebut muncul di internet tanpa persetujuan maupun pengetahuan saya. Ini kemudian memaksa saya untuk mempublikasikan salinan akhir buku tersebut disini. Ketika itu saya berharap agar, kalau buku ini muncul juga, ia seyogianya disirkulasikan hanya di dalam kalangan masyarakat Buddhis saja. Namun, sepertinya hal ini tak mungkin lagi dilakukan.

Cukup banyak orang, termasuk puluhan Bhikkhu atau mantan Bhikkhu keturunan Barat, telah meyakinkan saya bahwa banyak sekali hal yang saya utarakan dalam buku tersebut yang memang perlu untuk dikemukakan. Saya sadar sepenuhnya bahwa, dengan menerbitkan buku ini, saya tentu saja akan membahayakan reputasi saya sendiri, persahabatan saya dengan beberapa orang dan mungkin juga banyak orang yang dalam tulisan saya ini telah saya jadikan sasaran komentar-komentar saya yang dipenuhi kemarahan.

Harapan saya adalah agar buku ini (aslinya berjudul The Broken Buddha) akan memunculkan pembicaraan-pembicaraan yang lebih luas, lebih dalam dan realistis lagi di antara umat Buddhis Barat tentang masa depan Tiratana di negara-negara Barat.

eBook
Download PDF (1.1 MB)

Riwayat Hidup Yasodhara

Riwayat Hidup Yasodhara
Putri Yang Mulia
Upa. Sasanasenā Seng Hansen

Buku ini mengisahkan sosok putri yang menemani pangeran Siddharta saat masih menjalani hidup sebagai manusia biasa. Merupakan bukan suatu kebetulan pangeran Siddharta saat usia 16 tahun memilih putri Yasodhara sebagai istrinya tetapi merupakan suatu ikatan kamma masa lampau yang sangat kuat karena ternyata putri Yasodhara terlah menjadi pasangan, mendampingi selama beratus-ratus kelahiran. Dengan cinta yang mendalam, ia mendampingi selama masa kehidupan terakhir mereka. Banyak sifat-sifat bajik beliau yang perlu dijadikan contoh dan teladan bagi para upasika atau umat awam wanita seperti kelembutan hati, kepandaian dan kesetiaannya.

eBook
Download PDF (1.6 MB)

Metta & Mangala

Metta & Mangala
Acharya Buddharakkhita & Bhikkhu Pesala

Kata metta (Pali) merupakan suatu istilah bermakna luas yang berarti cinta kasih, rasa bersahabat, kehendak baik, kebajikan, kekerabatan, kerukunan, tanpa itikad buruk dan tanpa kekerasan. Para ahli bahasa Pali mendefinisikan metta sebagai suatu dorongan kuat bagi kesejahteraan dan kebahagiaan makhluk lain (parahita-parasukha-kamana).

Mangala Sutta dapat ditemukan pada Suttanipata. Terjemahan yang luar biasa baik oleh Yang Mulia Dr Hammalawa Saddhatissa, diterbitkan oleh Curzon Press dan dapat diperoleh melalui Wisdom Books. Suttanipata memiliki tiga Paritta Sutta paling popular: Metta Sutta, Mangala Sutta, dan Ratana Sutta, serta beberapa sutta penting lainnya, seperti Kasibharadvaja Sutta, Parabhava Sutta, Vasala Sutta, Salla Sutta, dan Vasettha Sutta.

eBook
Download PDF (3.5 MB)

Bangunlah Dunia!

Bangunlah Dunia!
Awaken Oh World!
Bhikkhu Revata

Ketika pengarang buku ini ingin membangkitkan dunia yang telah lama terlelap dalam ruang gelap kegelapan batin, maka buku ini diberilah judul; “Bangunlah, Dunia!”

Saüsàra ini tanpa awal yang bisa diketahui. Titik awalnya tidak diketahui dan tidak akan dapat diketahui. Kita semua telah berkeliaran dan berkelana dalam siklus kelahiran dan kematian tanpa akhir, terhalang oleh kegelapan batin dan terbelenggu oleh nafsu keinginan. Kita tetap berkeliaran dan berkelana dalam kebiasaan lama yang kita akrabi. Kita akan terus melakukannya untuk jangka waktu tanpa akhir kecuali kita dapat mengenyahkan awan gelap kegelapan batin di mana kita hidup dan mati.

Dunia ini buta karena kegelapan batin. Ini adalah ucapan Sang Buddha. Apakah yang dimaksud dengan ‘kegelapan batin?’ Kegelapan batin adalah tidak mengetahui yang sebenarnya. Berpikir bahwa apa yang benar adalah salah dan apa yang salah adalah benar, itulah kegelapan batin. Sebuah khayalan. Tentu masih ada yang tidak kita ketahui. Namun, sekedar tidak mengetahui sesuatu bukanlah kegelapan batin. Disamping itu, mengetahui hal-hal sebagaimana adanya, mengetahui kebajikan adalah benar dan kejahatan adalah salah – itulah dasar pandangan benar.

Download eBook
PDF (1.4 MB)