Mengkonsep Ulang Vihara Sebagai Pemberdaya SDM Umat Buddha
Posted by Perpustakaan in Berpikir Cara BuddhisMengkonsep Ulang Vihara Sebagai Pemberdaya SDM Umat Buddha
Abin Nagasena
Vihara selama ini dikenal dalam konsep sebagai tempat ibadah umat Buddha. Ya, tidak ada yang salah dengan konsep ini. Yang kita khawatirkan adalah bila konsep ini dipegang secara kaku sehingga vihara hanya menjadi tempat di mana semua hal yang bersifat batiniah menjadi issue tunggal dan semua hal yang bersifat jasmaniah menjadi sesuatu yang tabu untuk ditampilkan.
Konsep yang kaku ini dapat pula menimbulkan asumsi bahwa umat yang datang ke vihara adalah orang-orang yang lelah dengan hal-hal duniawi dan datang hanya untuk mencari ketenangan batin. Dengan kata lain, hanya orang-orang yang stress berat karena tekanan kehidupanlah yang datang ke vihara. Hendaklah mindset seperti ini tidak mendasari makna keberadaan sebuah vihara karena secara tidak langsung telah menempatkan vihara tak lebih hanya sebagai panti rehabilitasi orang stress.
Read the rest of this entry »
Salah satu hari raya agama Buddha adalah hari raya Trisuci Waisak. Kata “Waisak” sendiri berasal dari bahasa Pali “Vesakha” atau di dalam bahasa Sansekerta disebut “Vaisakha”. Nama “Vesakha” sendiri diambil dari bulan dalam kalender buddhis yang biasanya jatuh pada bulan Mei kalender Masehi. Namun, terkadang hari Waisak jatuh pada akhir bulan April atau awal bulan Juni.

Entries (RSS)