Posts Tagged “Sila”

Pemimpin Tiada Tara
Fayen

Suara pertarungan pedang pusaka Zhan Mo Jian (baca: Can Mo Cien – Pedang Pemenggal Mara) melawan keroyokan tiga buah golok seakan membelah keheningan fajar di kaki bukit di luar kota Luo-yang. Wu Mie (U Mie - Tidak Musnah) harus mengerahkan seluruh kemampuannya menghadapi serangan tiga orang bercadar hitam yang masing-masing bersenjatakan golok. Sebenarnya kurang tepat kalau dikatakan menghadapi, karena kondisi Wu Mie waktu itu tak lebih hanya bisa mempertahankan diri dengan tanpa mampu melakukan serangan balik.

Pedang pusaka Zhan Mo Jian seakan tak berdaya menahan serbuan tiga golok itu. Wu Mie tak habis pikir, angin apa yang membawa tiga orang bercadar ini ke atas bukit yang sejak kecil sudah menjadi tempat ia berlatih ilmu pedang? Anehnya lagi, tanpa basa basi mereka langsung mengeroyoknya. Seingatnya selama ini tidak pernah mengikat dendam permusuhan dengan tokoh manapun. Tetapi kini bukan saat yang tepat untuk berpikir atau berheran-ria karena ia tak memiliki kesempatan untuk itu di bawah serangan golok yang datang bertubi-tubi, bahkan membasuh keringat di wajahpun sudah tak sempat dilakukannya.

Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Comments No Comments »

Hidup Sesuai Dhamma - Kumpulan Dhammadesana
YM. Uttamo Mahathera

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan menghadapi masalah dalam hidup, apakah itu kebahagiaan, perasaan bingung dalam menentukan langkah, stress, pikiran-pikiran yang tidak tenang.

Hal ini tentu saja membuat hidup kita kemungkinan besar akan menyimpang. Lalu apa “rem-nya” itu? Kita membutuhkan pedoman dasar untuk bertindak, Dhamma Sang Buddha merupakan dasar pedoman itu.

Buku ini merupakan kompilasi beberapa Dhammadesana sebagai berikut:

  • Apakah Buddha Dhamma itu Kuno?
  • Hukum Karma
  • Ekonomi Buddhis
  • Kebahagiaan Berdana
  • Sila itu Logika
  • Manfaat Sila
  • Harta Cinta Kasih
  • Hidup Selalu Berorganisasi

eBook
Download PDF (704 KB)
Baca Online

Tags: , , , , , , , ,

Comments 2 Comments »

Kerjasama dalam Buddhismean
Willy Yandi Wijaya

Dalam hidup ini, seseorang tidak bisa hidup tanpa bergantung pada orang lain. Setiap orang membutuhkan orang lain dan juga sebaliknya. Dasar itulah yang membuat seseorang untuk bekerjasama dengan yang lainnya. Konsep buddhisme (ajaran Buddha) yang mendasari semuanya adalah kesalingterkaitan antar segala sesuatu. Kesalingterkaitan itu bisa meliputi interaksi antara sesuatu dengan lainnya. Kerjasama adalah salah satu bentuknya.

Read the rest of this entry »

Tags: , , , , ,

Comments No Comments »

Mengapa Menghindari Narkoba?
Willy Yandi Wijaya

Ajaran Buddha sangat memperhatikan masalah psikologis seseorang. Hal ini dapat kita ketahui dari banyaknya ucapan-ucapan Sang Buddha yang berhubungan dengan psikologi (pengendalian pikiran, batin, dsb). Bahkan di dalam Dhammapada (Dharmapada), yang pertama kali disinggung adalah masalah pikiran manusia. Artinya bahwa ajaran Buddha begitu berminat besar dalam hal yang berhubungan dengan pikiran seseorang. Mengapa? Hal itu karena semua kejadian, sebab, dan tindakan manusia dimulai dari pikirannya sendiri. Ketika pikiran seseorang sulit untuk ia kendalikan, maka akibatnya tentu saja akan menjadi kurang baik bahkan mungkin tidak baik.

Read the rest of this entry »

Tags: , , ,

Comments 2 Comments »

PIL
Toni Yoyo

PIL di sini bukan singkatan dari ’Pria Idaman Lain’ melainkan ’Pasangan Idaman lain’.

Suatu hari, dalam perjalanan ke tempat kerja, saya membaca berita menarik di satu harian nasional. Judulnya ’Selingkuh Online’.
Read the rest of this entry »

Tags: , , , , ,

Comments 2 Comments »

Menghilangkan Kebiasaan Buruk (Pentingnya menjaga Sila)
Willibordus Halim

Banyak diantara kita yang ingin meninggalkan kebiasaan buruk yang telah dipupuk dari masa lalu. Yang namanya kebiasaan buruk ini, pada umumnya sangatlah sulit untuk dihilangkan begitu saja. Kebiasaan buruk merupakan hasil akumulasi pikiran dan perbuatan kita yg telah ‘berkarat’ sampai kedasar.

Read the rest of this entry »

Tags: , , ,

Comments 2 Comments »

Bukan Perintah Bukan Larangan: Hanya Ada Pengertian Benar
Abin Nagasena

“Bukan berpegang teguh pada perintah dan larangan, melainkan membentuk kebiasaan berpikir, berucap dan bertindak secara bijaksana dan welas asih, inilah kebahagiaan tertinggi.”

Dalam ajaran agama umumnya dikenal adanya perintah dan larangan. Perintah adalah hal yang wajib dilakukan, sedangkan larangan adalah sesuatu yang harus dihindari. Perintah dan larangan ini bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar.

Read the rest of this entry »

Tags: , , , , ,

Comments No Comments »

Dharma Mangala 43
Maret 2007

CoverBeginilah Apa Adanya
Meditasi pernafasan Anapanasati - Petunjuk ke dalam pelaksanaan Kammatthana (sambungan)
Bhiksu Menjaga Sila

Download PDF (220 KB)

Tags: ,

Comments No Comments »