Posts Tagged “Renungan”

Berita Vimala Dharma 115 - Juni 2008

BVD Juni 2008Kesalahan
Bhikkhu Dharmasurya Bhumi
Intropeksi
Eyes of Daruma
Perayaan Hari Waisak 2552 BE
Raker PVVD 2008
The Cow and The Map
Berat Badan
Penyebab-penyebab Konflik
Kritik Anda Adalah Kue Anda
Wirausaha Bisnis
Jangan Meremehkan Perbuatan Buruk
Kesalahan Adalah Guru Saya
Anjing Penolong
Renungan Memaafkan
Ilmuwan Menemukan Meditasi Dapat Meningkatkan Pertumbuhan Otak

eBook
Download PDF
Baca Online

Tags: , , , , ,

Comments 2 Comments »

Renungan Perbuatan Baik
Willy Yandi Wijaya

Hari ini atau pun sebelumnya,apabila saya telah berbuat baik terhadap orang lain, baik melalui pikiran, perbuatan, maupun ucapan demi kebahagiaan orang lain, sekarang saya ikut bergembira oleh perbuatan baik saya.

Saya bergembira karena perbuatan baik saya, dan dengan kebahagiaan ini saya membagi kegembiraan ini pada semua makhluk.

Read the rest of this entry »

Tags: , ,

Comments 5 Comments »

Perenungan Kesalahan
Willy Yandi Wijaya

Apabila hari ini atau pun sebelumnya, saya telah berbuat kesalahan terhadap orang lain, baik kesalahan kecil ataupun besar, sekarang saya mengakui kesalahan-kesalahan tersebut dan memohon maaf di depan Sang Buddha.

Saya memohon maaf, bukan untuk menutup-nutupi kesalahan-kesalahan saya.
Saya memohon maaf, bukan untuk mencari alasan-alasan.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Comments 7 Comments »

Menguak Misteri Kematian
Jan Sanjivaputta

Kematian adalah suatu peristiwa yang kerap terjadi di sekeliling kita. Namun, sedikit sekali di antara kita ada yang mau merenungkannya secara mendalam. Kebanyakan orang cenderung menganggap kematian [yang menimpa makhluk lain] sebagai suatu ‘mimpi buruk’ yang perlu segera dilupakan. Kematian dipandang sebagai momok menakutkan yang layak dihindari, dijauhkan dari pikiran; bukan sebagai suatu kenyataan yang patut dihadapi, disadari dengan kematangan batin. Mereka takut membayangkan bahwa suatu waktu nanti, cepat atau lambat, mereka pun tidak terlepas dari cengkeraman kematian. Sesungguhnya, perasaan takut terhadap kematian itu jauh lebih buruk daripada kematian itu sendiri. Ini menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan. Ketakutan timbul karena kurangnya pengetahuan serta pemahaman yang benar.

eBook
Download PDF (650 KB)
Baca Online

Tags: ,

Comments 9 Comments »

Tidak ada Ajahn Chah
Ajahn Chah

CoverSuatu ketika ada seorang umat biasa datang untuk bertemu Ajahn Chah untuk bertanya. Ajahn Chah melihat perkembangan spiritualnya belum begitu maju, lalu menunjuk pada dirinya dan berkata, “Ini, Ini adalah Ajahn Chah.”
Pada kesempatan yang lain, seseorang bertanya pertanyaan yang sama. Akan tetapi karena melihat kemampuan untuk mengerti Dhamma-nya lebih tinggi, Ajahn Chah menjawab dengan berkata “Ajahn Chah? TIDAK ADA Ajahn Chah.”
Tulisan ini adalah kumpulan dari buku Bodhinayana, A taste of Freedom, A Still Forest Pool, Samadhi Bhavana, Seeing the Way, Living Dhamma, Food for the Heart, dan Venerable Father, A Life with Ajahn Chah. Beberapa bagian diambil dari koleksi pribadi yang belum dipublikasikan.

Download PDF (184 KB)

Tags: , ,

Comments 6 Comments »