Buddha dan Kedamaian
Chuang
Bagaimanakah seorang Buddha mendapatkan kedamaian? Sebelum ini, saya sama sekali tidak mempunyai bayangan bagaimanakah seorang Buddha mendapatkan kedamaian. Saya pikir, kedamaian itu adalah sesuatu yang lumrah hadir di dalam diri seorang Buddha, begitu saja, dan tidak lebih dari itu.
Akan tetapi ternyata tidaklah sesederhana itu penjelasannya.
Read the rest of this entry »
Tags:
Kedamaian,
Kemelekatan
No Comments »
Belenggu Handphone – Ganti donk Handphone-nya …
Abin Nagasena
Tengoklah sekeliling kita, dunia semakin maju. Teknologi canggih telah merambah jauh ke dalam memasuki setiap relung kehidupan kita sehari-hari, khususnya dunia teknologi telekomunikasi. Sepuluh tahun lalu, tidak banyak orang yang punya hape alias handphone. Dan saat itu, tidak banyak pula orang yang menyangka bahwa kini hampir setiap orang memiliki handphone berteknologi canggih dengan harga merakyat. Ya, penjualan handphone sangat marak selaris pisang goreng. Ironisnya, penjualan handphone ternyata jauh lebih laris daripada pisang goreng itu sendiri.
Read the rest of this entry »
Tags:
Belenggu,
Handphone,
Kemelekatan
2 Comments »
Kemelekatan Penyebab Utama Dari Timbulnya Derita
Pdt. D.M. Peter Lim, S.Ag, MBA, M.Sc
“Bagi orang yang hidup dalam kelengahan, keinginan niscaya kian berkembang seperti tanaman menjalar Maluva. Orang semacam ini melompat dari satu kehidupan ke kehidupan lainya bagaikan kera yang doyan buah – buahan yang berloncatan di dalam hutan” TANHA VAGGA XXIV : 334.
Read the rest of this entry »
Tags:
Bhikkhu,
Kemelekatan,
Upasampada
5 Comments »
Tinjauan “Attractor Factor” Menurut Dharma
Victor Alexander Liem
Kira-kira 7-10 tahun belakangan ini marak buku-buku tentang entreprenuer. Pada intinya seseorang diarahkan untuk memiliki impian, dan sering impian itu selalu mengarah pada masa depan finansial yang lebih baik.
Pertanyaannya, bolehkah Seorang Buddhis memiliki Visi seperti itu?
Read the rest of this entry »
Tags:
Attactor Factor,
Kemelekatan
5 Comments »
Tujuan Hidup
Paulina Tandiono
Kenapa kita harus terlalu melekat pada diri ini? cobalah renungkan, tubuh ini dan paras ini walaupun secantik dan seganteng apapun, suatu ketika akan layu, dan isi didalam tubuh ini hanyalah berisi tengkorak dan cairan darah, yang membuat orang yang memandang itu menjadi ngeri, jijik dan takut, dan kalau tengkorak ini dibakar maka jadilah abu, jadi apa yang kita banggakan tentang diri ini? Semuanya akan kembali ke unsur2 aslinya, sadarilah! Hidup di dunia ini bukanlah untuk memupuk kecantikan lahiriah dan pemuasan nafsu semata aja, tapi kita datang ke dunia ini tujuannya adalah untuk menyempurnakan diri, bukan untuk menyempurnakan kecantikan lahiriah, karena kecantikan ini hanya bersifat sementara dan tidaklah kekal, tapi kalau kita terus menyempurnakan diri, maka kita akan mendapatkan bonus selain kecantikan dari dalam, kita juga akan mendapatkan kecantikan lahiriah yang alami, bukan yang dipermak dari kulit sebelah luar.
Read the rest of this entry »
Tags:
Duniawi,
Kemelekatan
2 Comments »