Posts Tagged “Hidup”

Berita Vimala Dharma 118 - September 2008

Hukum Karma
Intropeksi
Tanya Jawab Seputar Karma
Dua Sisi mata Uang
Kumpul Bersama
Kebangkitan
Berdana Pada Pengemis
Apakah Kehidupan Lampau itu Benar-Benar Ada?
Serigala Rawan Demam
Kehidupan Desa (2)
Renungan

eBook
Download PDF (1.9 MB)
Baca Online

Tags: , , , , ,

Comments No Comments »

Hidup Sesuai Dhamma - Kumpulan Dhammadesana
YM. Uttamo Mahathera

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan menghadapi masalah dalam hidup, apakah itu kebahagiaan, perasaan bingung dalam menentukan langkah, stress, pikiran-pikiran yang tidak tenang.

Hal ini tentu saja membuat hidup kita kemungkinan besar akan menyimpang. Lalu apa “rem-nya” itu? Kita membutuhkan pedoman dasar untuk bertindak, Dhamma Sang Buddha merupakan dasar pedoman itu.

Buku ini merupakan kompilasi beberapa Dhammadesana sebagai berikut:

  • Apakah Buddha Dhamma itu Kuno?
  • Hukum Karma
  • Ekonomi Buddhis
  • Kebahagiaan Berdana
  • Sila itu Logika
  • Manfaat Sila
  • Harta Cinta Kasih
  • Hidup Selalu Berorganisasi

eBook
Download PDF (704 KB)
Baca Online

Tags: , , , , , , , ,

Comments 2 Comments »

Hidup Sesuai Dhamma
Ajahn Chah

CoverBongkahan daging segar yang melapuk (decline) ini adalah suatu kenyataan. Sang Buddha mengajarkan kita untuk merenungkan proses perubahan (melapuknya) tubuh dari waktu ke waktu dan menghadapi kenyataan proses alami ini. Kita harus mampu berada dalam keadaan damai dengan tubuh ini dalam kondisi apapun. Sang Buddha mengajarkan bahwa hanya tubuhlah yang boleh terpenjara, tetapi jangan membiarkan pikiran ikut terpenjara.
Nah, sekarang dengan semakin menurunnya fungsi tubuhmu sejalan dengan bertambahnya usia, jangan menolak hal itu, tetapi jangan biarkan pikiranmu ikut mundur. Sang buddha telah mengajarkan bahwa begitulah sifat alami tubuh, tidak ada sifat lainnya. Setelah dilahirkan, menjadi tua, sakit dan akhirnya kita mengalami kematian. Ini adalah suatu kesunyataan mulia yang saat ini sedangkamu saksikan sendiri. Lihatkah tubuhmu dengan kebijaksanaan dan sadarilah hal ini. Jika rumahmu kebanjiran, biarkan banjir itu hanya mengganggu rumahmu, jangan biarkan ia “membanjiri” pikiriranmu. Dan juga bila terjadi kebakaran, jangan biarkan ia membakar hatimu.

Download PDF (404 KB)

Tags:

Comments 2 Comments »