Pada Siapa Aku Memohon
Abin Nagasena
Kepada siapa sebenarnya umat Buddha berdoa dan memohon? Pada Dewa, Tuhan atau Buddha??? (sms pembaca)
Ora et Labora, sebuah ungkapan yang sangat umum kita dengar. Berdoa dan Bekerja, ungkapan yang menjelaskan bahwa di samping berdoa, kita juga harus berkarya. Terlepas dari usaha yang dilakukan, doa bagi banyak orang adalah hal yang sangat pokok, bahkan sering diyakini bahwa tanpa doa manusia tidak akan mencapai apa yang diinginkannya. Kalau memang doa itu demikian krusial dalam hidup manusia, apakah umat Buddha juga harus berdoa? Lalu berdoa pada siapa?
Read the rest of this entry »
Tags:
Doa,
Kamma,
Paritta,
Pikiran
10 Comments »
Syukur Yang Terbuang
Abin Nagasena
Berhati-hatilah anda jika makan satu meja dengan saya, terutama jika makanan dalam piring anda dibayar dengan uang saya alias saya yang traktir. Demikian selalu saya ingatkan pada orang-orang yang dekat dengan saya. Kenapa perlu hati-hati? Karena jika tidak memperlihatkan rasa syukur pada makanan yang anda nikmati tersebut, maka setelah selesai bersantap anda akan mendapat makanan penutup tambahan berupa omelan saya dan jangan pernah berharap untuk saya traktir lagi. Jika pergi makan di sebuah rumah makan, kita pasti akan melihat berbagai macam cara orang mensyukuri makanan yang akan disantapnya. Setiap orang melakukan dengan pandangan yang berbeda-beda, tetapi umumnya mereka bersyukur dengan cara berdoa berterima kasih pada Tuhannya masing-masing.
Read the rest of this entry »
Tags:
Doa,
Makan
1 Comment »