Sharing: “REDAMLAH MARAH, KEMBANGKAN CINTA”
Yulia Pannasiri
Teman – Teman:
Pada kesempatan sharing kali ini, saya ingin berbagi mengenai “Kemarahan”. Semoga sharing dengan beberapa kisah di bawah ini bermanfaat.
Saya mulai dari suatu kejadian yang telah lewat beberapa tahun ini. Suatu ketika saat saya sedang berlibur ke Singapura, kebetulan sekali pada saat itu Ajahn Brahmavamso juga hadir memberikan ceramah Dhamma di sana. Dengan perasaan bahagia, ingin sekali untuk tidak melewatkan kesempatan baik ini, saya pun mengajak teman saya untuk sama-sama ikut menghadiri ceramah tersebut, tetapi pada hari H nya, semuanya tidak berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Pendek katanya kita telat. Dari perjalanan sampai tiba di sana, saya emosi dan ngomel panjanggggg lebar, ditambah lagi setelah sampai di sana, rupa-rupanya sudah memasuki sesi tanya-jawab. Teman saya hanya diam saja.
Read the rest of this entry »
Tags:
Cinta,
Marah,
Sharing
7 Comments »
Cinta Kasih (Ulasan Sutta)
Willy Yandi Wijaya

“Para Bhikkhu, seandainya saja selama sejentikan jari seorang bhikkhu memancarkan bauh-pikir cinta kasih, mengembangkannya, memberikan perhatian kepadanya, maka orang seperti itu benar-benar dapat disebut seorang bhikkhu. Tak sia-sialah dia bermeditasi.
Dia bertindak sesuai dengan ajaran Sang Guru (Buddha), dia mengikuti nasihat Sang Guru, makan makanan yang sepantasnya dia peroleh dari mengumpulkan dana makanan.
Betapa lebih besarnya cinta kasih itu jika dia mengembangkannya”
(Anguttara Nikaya I, vi, 3-5)
Read the rest of this entry »
Tags:
Cinta,
Sutta
2 Comments »
Kecintaan Ayah dan Ibu
Chuang
Mendengar celoteh-celoteh ponakan saya yang kini makin ramai (maklum, usianya sudah 2 tahun lebih, jadi sudah makin pandai “berkicau” [^_^] ), saya sungguh seperti mendengar dentang genta kecil yang nyaring. “Duuuuuung……”, betapa membuat hati ini mekar.
Read the rest of this entry »
Tags:
Ayah,
Cinta,
Ibu,
Orang tua
No Comments »
Cinta dan Kematian (Loving and Dying)
Visuddhacara
Buku ini melihat kehidupan dan kematian dari sudut pemahaman Buddhis - bagaimana kita dapat hidup dan mati dengan baik, bagaimana kita dapat memperindah hidup kita dengan nilai-nilai yang indah seperti cinta, kebijaksanaan, dan kasih sayang, yang pastinya akan menciptakan akhir yang indah pula, suatu kematian yang indah.
Penulis, seorang bhikkhu Buddhis dari Malaysia, menggunakan pendekatan dan sikap-sikap Buddhis dengan nilai-nilai yang umum dan universal dalam membahas hal-hal seputar kehidupan yang selalu dipertanyakan. Beliau berharap kata-kata dalam buku ini dapat memberikan Anda inspirasi dalam menjalani kehidupan, mencintai, dan meninggal (living, loving, and dying). |
Download PDF (499 KB)
Tags:
Cinta,
Kematian
No Comments »