Ceramah itu Gampang & Luar Biasa
Wedyanto Hanggoro
Tulisan ini diharapkan dapat memberi gambaran bahwa jadi Dharmaduta itu sebenarnya mudah dan buah kebajikannya juga sangat LUAR BIASA. Ada dua Dharmaduta yang saat ini cukup menonjol di Indonesia, Bhante Uttamo dan Suhu Xian Bing. Kebetulan mereka berdua sudah sering berduet dalam berbagai seminar-seminar Dharma berskala nasional. Dari kedua Dharmaduta yang istimewa ini, saya dapat memperoleh banyak hal serta pelajaran-pelajaran yang berharga bagaimana menyampaikan Dharma dengan baik dan benar. Kebetulan mereka berdua memiliki style yang sedikit berbeda. Apabila Suhu Xian Bing sangat piawai dalam menjelaskan konsep-konsep Buddhistic (teori-teori Dharma) maka Bhante Uttamo begitu indah dalam menjelaskan aplikasi Dharma di dalam kehidupan nyata (Dharma dalam praktek). Tidak semua orang memiliki kemampuan istimewa seperti itu. Ada banyak orang yang sangat menguasai teori Dharma (atau bahkan Dharma dalam praktek) namun kurang mampu dalam penyampaiannya, sehingga dalam kenyataannya (mohon maaf) saya sering melihat umat-umat yang ribut sendiri, tertidur atau bahkan berdoa semoga ceramahnya cepat selesai, pada saat seorang Dharmaduta sedang menyampaikan Dhammadesana.
Read the rest of this entry »
Tags:
Ceramah,
Dhammadesana,
Dhammaduta
5 Comments »
Ceramah dan Etikanya
Bhante Saddhanyano
A. Pengantar
Ceramah sebagai salah satu metode penyampaian pesan Dhamma, sebaiknya harus bisa disampaikan secara menarik, tidak membosankan, namun menyenangkan dan mudah dipahami. Setidaknya, selama proses ceramah berlangsung, para pendengar dapat merasakan kebahagiaan, ada respek yang kuat terhadap penceramah dan terhadap materi yang diceramahkan. Bila ceramah berlangsung menarik, hangat dan komunikatif, bisa dipastikan para pendengar akan menjadi betah dan menikmatinya. Oleh karena itu setiap penceramah harus siap untuk bisa tampil dengan baik dan maksimal, sehingga bisa sukses dalam ceramah.
Read the rest of this entry »
Tags:
Ceramah,
Efektif,
Etika
4 Comments »
Kesabaran
Sri Pannavaro Maha Thera
Latihan untuk membina diri kita sesungguhnya adalah latihan dalam keseharian. Membina diri bukan sesuatu yang dimengerti bahwa harus dilakukan ditempat-tempat ibadah atau hanya pada saat-saat tertentu. Justru dalam keseharian kita bisa meningkatkan, membina diri kita masing-masing. Salah satu pesan yang sangat penting yang pernah diungkapkan oleh Buddha Gotama dihadapan 1250 orang-orang suci adalah kesabaran sesungguhnya latihan untuk membina diri yang tertinggi. Kalau kita berhadapan atau mengalami keadaan yang menyenangkan disekitar kita, semua bersikap baik, berkata-kata ramah kepada kita, maka kita bisa bersikap sabar. Tetapi menurut Buddha Gotama, menghadapi hal-hal yang menyenangkan bukanlah sikap bersabar. Justru kesabaran adalah sikap yang tetap tenang, dilandasi dengan pengertian yang benar, pada saat kita menghadapi atau mengalami kondisi-kondisi yang tidak menyenangkan. |
Download
PDF (284 KB)
MP3 (51:31) Stereo 128 kbps (47.2 MB)
MP3 (51:31) Mono 16kbps (6.24 MB)
Tags:
Ceramah,
Kesabaran
16 Comments »