Hidup Sesuai Dhamma – Kumpulan Dhammadesana Bhante Uttamo

Hidup Sesuai Dhamma – Kumpulan Dhammadesana
YM. Uttamo Mahathera

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan menghadapi masalah dalam hidup, apakah itu kebahagiaan, perasaan bingung dalam menentukan langkah, stress, pikiran-pikiran yang tidak tenang.

Hal ini tentu saja membuat hidup kita kemungkinan besar akan menyimpang. Lalu apa “rem-nya” itu? Kita membutuhkan pedoman dasar untuk bertindak, Dhamma Sang Buddha merupakan dasar pedoman itu.

Buku ini merupakan kompilasi beberapa Dhammadesana sebagai berikut:

  • Apakah Buddha Dhamma itu Kuno?
  • Hukum Karma
  • Ekonomi Buddhis
  • Kebahagiaan Berdana
  • Sila itu Logika
  • Manfaat Sila
  • Harta Cinta Kasih
  • Hidup Selalu Berorganisasi

eBook
Download PDF (704 KB)
Baca Online

5 komentar pada “Hidup Sesuai Dhamma – Kumpulan Dhammadesana Bhante Uttamo”

  1. Putra berkata:

    Nammo Buddaya Bhante, saya ingin bertanya apakah setiap manusia yang lahir pada masa ini, maupun masa akan datang mempunyai kesempatan menjadi Buddha Maitreya. terimakasih.

  2. Maaf kalau Bhs indonesia saya sudah karatan. Sudah kelamaan tidak berbahasa Indonesia. Imlek yang baru lewat (thn 2009), saya mudik ke Jakarta dan tante saya memberikan saya mp3 kotbah Bhante Uttamo. Selama ini saya tidak pernah meragui agama Buddha sebagai agama yang penuh toleransi dan kasih sayang. Tetapi setelah mendengar kotbah Bhante Uttamo, saya jadi curiga.

    Bhante Uttamo dalam salah satu kotbah nya mengatakan bahwas seorang homoseksual tidak boleh menjadi bhikkhu. Pertanyaan saya:

    1. Apakah ada bhikkhu yang heteroseksual? Bukankah seteleh menjadi Bhikkhu / Bhikkhuni orang tersebut seharusnya meninggalkan semua yang duniawi? Bukahkan seharusnya bhikkhu itu “aseksual”?

    2. Apakah seorang homoseksual itu lebih rendah and menjijikan daripada pembunuh berantai? Angulimala saja boleh menjadi bhikkhu dan kemudian mencapai penerangan, mengapa homoseksual didiskriminasi?

    3. Apakah Buddha Gautama mengajarkan kita untuk mendiskriminasi dalam hal orientasi seksual?

  3. bisa saja menjadi bhiksu tetapi yang namanya bhiksu tdk dapat menjamin akan lepas dari duniaw/aseksual. bilamana tdk ada kegiatan rutinitas baca paritta atau melayani masyarakat dalam hal pembabaran dharma atau baksos.menurut “pandangan saya”

  4. namo buddhaya,,,
    saya mohon izin untuk memperbanyak buku ini
    saya juga mau tanya cara ngeprint, ebook ini gimana ya?
    maksud saya,,,
    hasil cetak nanti jadi berbentuk buku,,,
    ukuran buku A5, atau kertaas A4 di Lipat jadi dua,,,
    seperti buku hidup sesuai dhamma yang telah di cetak
    dan apakah teman2 bisa kasih saya ebook, atau buku good question , good answers oleh ven. s. dhamika,,,
    jawaban bisa email kesaya,,,
    alamat email saya alexander_photo88@yahoo.com
    terimakasi banyak,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>