Kedamaian Batin (A Little Book of Inner Peace)
YM Dalai Lama XIV
Kebaikan hati, belas kasih, dan kebijaksanaan, selalu mendasari Yang Mulia Dalai Lama pada aktivitas sehari-harinya, baik kegiatan kegiatan keagamaan, filosofis, maupun politisi. Prinsip-prinsip hidup yang dijalankannya bukan kata-kata kosong belaka. Ketika, pada tahun 1950 saat pendudukan Tibet oleh China, Dalai Lama muda menolak untuk melawan, dan perang anatara David (Daud) dan Goliat tidak pernah terjadi. Mengapa? Karena Dalai Lama menerapkan prinsip Buddhis tentang “Hidup tanpa kekerasan”, yang tak pernah dilanggarnya, meskipun rakyak yang tetap setia padanya menderita selama 40 tahun pendudukan. Selama sekian tahun, Dalai Lama yang hidup terisolasi dipengasingan, tanpa sokongan dan terkadang terlihat idealistik. Akan tetapi dia adalah atap hidup bagi rakyat Tibet sehingga seorang yang baik dan bijak dapat memiliki suara di dunia yang terlalu sering tunduk pada kekuasaan dari kekuatan fisik, kekuasaan dari kekayaan dan kekuasaan dari nafsu duniawi. Pada akhirnya tahun 1898 ketika beliau mendapat hadiah Nobel Perdamaian di Oslo, pesan beliau akhirnya diakui seluruh dunia. |
Kebaikan hati, belas kasih, dan kebijaksanaan, selalu mendasari Yang Mulia Dalai Lama pada aktivitas sehari-harinya, baik kegiatan kegiatan keagamaan, filosofis, maupun politisi. Prinsip-prinsip hidup yang dijalankannya bukan kata-kata kosong belaka. Ketika, pada tahun 1950 saat pendudukan Tibet oleh China, Dalai Lama muda menolak untuk melawan, dan perang anatara David (Daud) dan Goliat tidak pernah terjadi. Mengapa? Karena Dalai Lama menerapkan prinsip Buddhis tentang “Hidup tanpa kekerasan”, yang tak pernah dilanggarnya, meskipun rakyak yang tetap setia padanya menderita selama 40 tahun pendudukan. Selama sekian tahun, Dalai Lama yang hidup terisolasi dipengasingan, tanpa sokongan dan terkadang terlihat idealistik. Akan tetapi dia adalah atap hidup bagi rakyat Tibet sehingga seorang yang baik dan bijak dapat memiliki suara di dunia yang terlalu sering tunduk pada kekuasaan dari kekuatan fisik, kekuasaan dari kekayaan dan kekuasaan dari nafsu duniawi. Pada akhirnya tahun 1898 ketika beliau mendapat hadiah Nobel Perdamaian di Oslo, pesan beliau akhirnya diakui seluruh dunia.
Entries (RSS)