topic short url: http://dhct.ws/f16512

Author Topic: PENDERITAAN MENURUT AGAMA BUDDHA: SEBUAH TINJAUAN KRITIS DARI PERSPEKTIF kr****n  (Read 15478 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline GandalfTheElder

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.480
  • Reputasi: 75
  • Gender: Male
  • Exactly who we are is just enough (C. Underwood)
Ini ada salah satu tulisan dari pihak K, yang kebetulan adalah dosen filsafat agama yang pernah ngajar saya di UK Petra...... (katanya sih udah baca buku Beyond Belief, Studi Banding agama Buddha kr****n dsb!!))  8) 8) 8)

http://www.gkri-exodus.org/image-upload/APO%2017%20Penderitaan%20Menurut%20Agama%20Buddha.pdf
By: Bedjo Lie, S.E., M.Div
Kepala Pusat Kerohanian (Pusroh) dan dosen tetap Filsafat Agama dan Christian Worldview di Universitas kr****n Petra

Banyak sekali kekeliruan tentang agama Buddha di sana dan sangat mudah untuk disangkal.

Gimana menurut pendapat teman2?

 _/\_
The Siddha Wanderer
Theravada is my root. This is the body of my practice.... It [Tibetan Buddhism]has given me my Compassion practice. Vajrayana is my thunder, my power. This is the heart of my practice..True wisdom is simple and full of lightness and humor. Zen is my no-self (??). This is the soul of my practice.

Offline sukuhong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 279
  • Reputasi: 8
Ini ada salah satu tulisan dari pihak K, yang kebetulan adalah dosen filsafat agama yang pernah ngajar saya di UK Petra...... (katanya sih udah baca buku Beyond Belief, Studi Banding agama Buddha kr****n dsb!!))  8) 8) 8)

http://www.gkri-exodus.org/image-upload/APO%2017%20Penderitaan%20Menurut%20Agama%20Buddha.pdf
By: Bedjo Lie, S.E., M.Div
Kepala Pusat Kerohanian (Pusroh) dan dosen tetap Filsafat Agama dan Christian Worldview di Universitas kr****n Petra

Banyak sekali kekeliruan tentang agama Buddha di sana dan sangat mudah untuk disangkal.

Gimana menurut pendapat teman2?

 _/\_
The Siddha Wanderer

BIAR SAJA !!!!!!
Hak mereka untuk menilai, memberikan pendapat, menyudutkan, serta provokasi tentang ajaran Buddha
Yang penting kita sendiri tidak seperti mereka yang punya pandangan salah (micchaditthi).
Perbuatan tanggung jawab masing2.

kam sia

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.539
  • Reputasi: 445
  • Gender: Male
cukup menarik..
paling ya mirip dengan harun yahya yang memandang buddhisme dari "sudut lain"
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.193
  • Reputasi: 86
  • Gender: Male
maklum lah..daftar pustakanya..minim sekali yg dari buddhist
Dhamma sang Bhagava telah sempurna dibabarkan; berada sangat dekat; tak lapuk oleh waktu; mengundang untuk di buktikan; menuntun ke dalam batin; dapat di selami oleh para bijaksana dalam batin masing-masing;

Offline wen78

  • Sebelumnya: osin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.014
  • Reputasi: 57
  • Gender: Male
Ini ada salah satu tulisan dari pihak K, yang kebetulan adalah dosen filsafat agama yang pernah ngajar saya di UK Petra...... (katanya sih udah baca buku Beyond Belief, Studi Banding agama Buddha kr****n dsb!!))  8) 8) 8)

http://www.gkri-exodus.org/image-upload/APO%2017%20Penderitaan%20Menurut%20Agama%20Buddha.pdf
By: Bedjo Lie, S.E., M.Div
Kepala Pusat Kerohanian (Pusroh) dan dosen tetap Filsafat Agama dan Christian Worldview di Universitas kr****n Petra

Banyak sekali kekeliruan tentang agama Buddha di sana dan sangat mudah untuk disangkal.

Gimana menurut pendapat teman2?

 _/\_
The Siddha Wanderer

mo bikin sanggahannya dlm bentuk pdf? :D
segala post saya yg tidak berdasarkan sumber yg otentik yaitu Tripitaka, adalah post yg tidak sah yg dapat mengakibatkan kesalahanpahaman dalam memahami Buddhism. dengan demikian, mohon abaikan semua statement saya di forum ini, karena saya tidak menyertakan sumber yg otentik yaitu Tripitaka.

Offline Balhamoth

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 128
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
  • semoga semua makhluk hidup bahagia
wah salah satu dosen saya tuh..

Buddha bukan Budha...

menyebut namanya saja sudah kurang tepat.. apalagi mau membandingkannya....
lebih baik nambah refrensi dulu saja pak...

Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun
Yang lain dengan denyut jantung, gairah, dan air mata
Tapi ukuran sejati di bawah mentari
Adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini
Untuk orang lain - Ruth Smiller

Offline Nevada

  • Sebelumnya: Upasaka
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 6.446
  • Reputasi: 234
  • Gender: Male
Ini ada salah satu tulisan dari pihak K, yang kebetulan adalah dosen filsafat agama yang pernah ngajar saya di UK Petra...... (katanya sih udah baca buku Beyond Belief, Studi Banding agama Buddha kr****n dsb!!))  8) 8) 8)

http://www.gkri-exodus.org/image-upload/APO%2017%20Penderitaan%20Menurut%20Agama%20Buddha.pdf
By: Bedjo Lie, S.E., M.Div
Kepala Pusat Kerohanian (Pusroh) dan dosen tetap Filsafat Agama dan Christian Worldview di Universitas kr****n Petra

Banyak sekali kekeliruan tentang agama Buddha di sana dan sangat mudah untuk disangkal.

Gimana menurut pendapat teman2?

 _/\_
The Siddha Wanderer

Memang ada pemahaman yang keliru dari opini Bedjo Lie, S.E., M.Div... Saya pikir hal ini bagus juga untuk didiskusikan secara sehat, supaya kalau ada teman-teman Kr1stiani yang singgah di sini bisa membaca dan mendapat penjelasan yang lebih dalam. 
"Those who are skilled in combat do not become angered, those who are skilled at winning do not become afraid. Thus the wise win before the fight, while the ignorant fight to win."

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.553
  • Reputasi: 215
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Quote
Tanggapan Bedjo Lie, SE, M.Div.

1. Budha menganggap bahwa kelahiran manusia ke dalam dunia itu sendiri adalah suatu
penderitaan, demikian pula proses menjadi tua, dan kematian. Bagi penulis, konsep demikian
adalah konsep yang tragis dan tidak perlu dimiliki oleh manusia18, apalagi orang kr****n.
Sebagai orang kr****n kita percaya bahwa hidup adalah suatu anugerah dari Tuhan, oleh
karena itu, kelahiran anak adalah berkat bagi orang tua, dan kesempatan yang indah bagi
manusia yang lahir itu untuk hidup bahagia dalam rencana Tuhan. Proses menjadi tua dan
kematian juga tidak perlu dipandang secara pesimis sebagaimana diajarkan Budha. Memang
benar bahwa, dalam prsoes menjadi tua biasanya terdapat ketakutan, kelemahan-kelamahan
fisik yang makin meningkat dan masalah-masalah lain. Akan tetapi hal ini tidaklah berarti
bahwa proses itu sendiri bukanlah sesuatu yang baik. Paulus dalam Flp. 1:21-22 bahkan ingin
segera meninggalkan tubuh yang fana ini untuk bertemu dengan Tuhan Yesus. Proses
menjadi tua dan kematian bagi orang kr****n adalah proses mendekati surga dengan segala
kepenuhannya, tidak ada ratap tangis dan duka di dalamnya, hanya ada sukacita. Dengan
pemahaman demikian ini maka seharusnya orang kr****n tidak perlu menilai proses menjadi
tua ataupun kematian itu sendiri sebagai sesuatu yang buruk.
19)

Apakah kalau orang KRS sakit juga mengobatinnya sampai sembuh bahkan checkin di rumah sakit atau bilang.... semangkin cepat naik ke surga lebih baik ? kalau lagi sakit kepala juga termasuk suka cita? kalau menahan kecing juga suka cita,...................

org Buddhist juga tidak menilai kematian itu berlebihan koq...........karna sejak awal udah tau bisa tua sakit dan mati.......... :P :P :P :P

Bukan TUA lah yg membuat orang derita, tapi tidak mau menerima ketuaan itulah yg membuat seseorang menderita.............

kalaupun ada proses mendekatin ke surga, ya lebih cepat lebih baik,... ngapain nunggu lama2?

tapi koq ngapain repot2 kirim "manusia" itu kebumi, kemudian naik kepangkuan "bapak",
koq gak sejak awal semua untel2 dikasur surga yg maha luas, kan bisa lebih asik... dan gak repot2

kalau gw makan frozen yougurt aja udah serasa di surga... nah itu gimana ? (juga gak usah repot2)

mohon masukannya...
 _/\_ :x
« Last Edit: 19 May 2010, 10:34:53 AM by johan3000 »
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.393
  • Reputasi: 422
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
makanya bagi kr****n ada yang mati merupakan sukacita =))
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.553
  • Reputasi: 215
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
makanya bagi kr****n ada yang mati merupakan sukacita =))

Itu bisa karna asuransinya GEDE...............kan begitu bro Ryu...
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.393
  • Reputasi: 422
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
maka ucapkan lah turut bersukacita kalau ada yang mati ;D
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.553
  • Reputasi: 215
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
Quote
Tanggapan Bedjo Lie, SE, M.Div.

1. Kontradiksi mengenai “keinginan” dalam pengajaran Budha. Di satu sisi Budha
menganggap bahwa keinginan pribadi untuk suatu pemenuhan tertentu adalah jahat, akan
tetapi sebaliknya Budha juga mendorong orang untuk memiliki keinginan dan mencari
pencerahan pribadi. Menurut pengajarannya, seseorang seharusnya menginginkan untuk
diselamatkan atau dibebaskan dari sikap berpusat pada diri sendri (selfishness) karena sikap
inilah yang menyebabkan penderitaan. Akan tetapi kontradiksi moralnya ialah: seseorang
harus menginginkan untuk dapat diselamatkan dari keinginan atau selfishness. Sementara itu,
menginginkan untuk menyelamatkan diri sendiri adalah sama egoisnya dengan tindakantindakan
lain yang pada akhirnya ditujukan untuk kepuasan diri sendiri. Jadi, jikalau
seserorang ingin mendapat pencerahan ia tetap harus “ingin”, sedangkan “ingin” itu sendiri
adalah suatu kesalahan yang justru mencegah pencerahan.20 Disinilah kita melihat adanya
problem kontradiksi dalam pengajaran mengenai jalan pembebasan dari penderitaan.21)

spt yg pernah gw tanyakan pd bro Upasaka....
jawabannya adalah : Keinginan rendah yg menyebabkan penderitaan. tapi koq kenapa tidak ditulis spt itu? ohhh soalnya keinginan baik.. bila kita melekat juga akan bisa menderita... nah ini pernah dijelaskan oleh bante Maha Thera Pannavaro..  :P :P :P, sayangnya pak Bedjo belum mendengarnya...  :P

gimana menurut yg lain? mungkin bro Upasaka bisa menjalaskan sekali lagi tentang keinginan tsb.
« Last Edit: 19 May 2010, 10:46:59 AM by johan3000 »
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline johan3000

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 11.553
  • Reputasi: 215
  • Gender: Male
  • Crispy Lotus Root
maka ucapkan lah turut bersukacita kalau ada yang mati ;D

gw pernah di mendelik karna bilang,

banyak yg naik keatas pangkuan bapak..., kasihan yg pangku akan capek... =))
Nagasena : salah satu dari delapan penyebab matangnya kebijaksanaan dgn seringnya bertanya

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.593
  • Reputasi: 112
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Ini ada salah satu tulisan dari pihak K, yang kebetulan adalah dosen filsafat agama yang pernah ngajar saya di UK Petra...... (katanya sih udah baca buku Beyond Belief, Studi Banding agama Buddha kr****n dsb!!))  8) 8) 8)

http://www.gkri-exodus.org/image-upload/APO%2017%20Penderitaan%20Menurut%20Agama%20Buddha.pdf
By: Bedjo Lie, S.E., M.Div
Kepala Pusat Kerohanian (Pusroh) dan dosen tetap Filsafat Agama dan Christian Worldview di Universitas kr****n Petra

Banyak sekali kekeliruan tentang agama Buddha di sana dan sangat mudah untuk disangkal.

Gimana menurut pendapat teman2?

 _/\_
The Siddha Wanderer

oh kul di petra jg ? angk brp ?

eniwei, mengenai ulasan itu, klo cm sekedar wacana di kalangan sendiri, abaikan aja... klo itu sebagai wacana ke masyarakat umum, maka boleh kirimkan email/undangan untuk diskusi terbuka... sy siap untuk masalah itu...

karena selama sy kuliah di univ itu beberapa taon yg lalu, dosen2 agama kr1sten nya pada dodol, kenapa sy katakan demikian, karena dosen2 agama kr1sten brani menjelek2an dan menghina agama lain trutama buddhism tanpa pengetahuan yg dalam mengenai apa yg mereka lecehkan (dalam hal ini buddhism), yg mereka lakukan adalah mengulas buddhism dari sudut pandangan agama kr1sten trus menyatakan pendapat mereka yg serampangan...

pernah ada adik angk sy merasa gerah n menyerang pendapat salah satu dosen di univ petra ketika pelajaran sedang berlangsung, karena si dosen dodol menjelek2kan buddhism, apa yg terjadi, dosen dodol itu terdiam dan mengalihkan pembicaraan... intinya udah dodol jangan lah jd lontong...

NB. sy berani mengulas ke-kr1stenan, karena sy lama mempelajari alkitab secara formal dan non-formal, bahkan sering jalan2 di ajak ke grejo nginden dan mawar sharon yg sempat di segel di daerah siwalankerto...
Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline fabian c

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.095
  • Reputasi: 127
  • Gender: Male
  • 2 akibat pandangan salah: neraka atau rahim hewan
Quote
Tanggapan Bedjo Lie, SE, M.Div.

1. Budha menganggap bahwa kelahiran manusia ke dalam dunia itu sendiri adalah suatu
penderitaan, demikian pula proses menjadi tua, dan kematian. Bagi penulis, konsep demikian
adalah konsep yang tragis dan tidak perlu dimiliki oleh manusia18, apalagi orang kr****n.
Sebagai orang kr****n kita percaya bahwa hidup adalah suatu anugerah dari Tuhan, oleh
karena itu, kelahiran anak adalah berkat bagi orang tua, dan kesempatan yang indah bagi
manusia yang lahir itu untuk hidup bahagia dalam rencana Tuhan. Proses menjadi tua dan
kematian juga tidak perlu dipandang secara pesimis sebagaimana diajarkan Budha. Memang
benar bahwa, dalam prsoes menjadi tua biasanya terdapat ketakutan, kelemahan-kelamahan
fisik yang makin meningkat dan masalah-masalah lain. Akan tetapi hal ini tidaklah berarti
bahwa proses itu sendiri bukanlah sesuatu yang baik. Paulus dalam Flp. 1:21-22 bahkan ingin
segera meninggalkan tubuh yang fana ini untuk bertemu dengan Tuhan Yesus. Proses
menjadi tua dan kematian bagi orang kr****n adalah proses mendekati surga dengan segala
kepenuhannya, tidak ada ratap tangis dan duka di dalamnya, hanya ada sukacita. Dengan
pemahaman demikian ini maka seharusnya orang kr****n tidak perlu menilai proses menjadi
tua ataupun kematian itu sendiri sebagai sesuatu yang buruk.
19)

Apakah kalau orang KRS sakit juga mengobatinnya sampai sembuh bahkan checkin di rumah sakit atau bilang.... semangkin cepat naik ke surga lebih baik ? kalau lagi sakit kepala juga termasuk suka cita? kalau menahan kecing juga suka cita,...................

org Buddhist juga tidak menilai kematian itu berlebihan koq...........karna sejak awal udah tau bisa tua sakit dan mati.......... :P :P :P :P

Bukan TUA lah yg membuat orang derita, tapi tidak mau menerima ketuaan itulah yg membuat seseorang menderita.............

kalaupun ada proses mendekatin ke surga, ya lebih cepat lebih baik,... ngapain nunggu lama2?

tapi koq ngapain repot2 kirim "manusia" itu kebumi, kemudian naik kepangkuan "bapak",
koq gak sejak awal semua untel2 dikasur surga yg maha luas, kan bisa lebih asik... dan gak repot2

kalau gw makan frozen yougurt aja udah serasa di surga... nah itu gimana ? (juga gak usah repot2)

mohon masukannya...
 _/\_ :x

Sikap batin tidak menerima selalu menyebabkan kita menderita...  :)
« Last Edit: 19 May 2010, 10:52:33 AM by fabian c »
Tiga hal ini, O para bhikkhu dilakukan secara rahasia, bukan secara terbuka.
Bercinta dengan wanita, mantra para Brahmana dan pandangan salah.

Tiga hal ini, O para Bhikkhu, bersinar secara terbuka, bukan secara rahasia.
Lingkaran rembulan, lingkaran matahari serta Dhamma dan Vinaya Sang Tathagata