Murdaya Poo dan Alex Tedja Besanan
JAKARTA - Orang terkaya ke-13 di Indonesia versi majalah Forbes, Murdaya Poo, punya gawe besar. Dia menikahkan anak pertamanya, Prajna Murdaya, 32, dengan Irene Tedja, 32. Yang istimewa, pengantin wanita itu merupakan putri kedua pasangan Alexander Tedja-Melinda Tedja, bos Pakuwon Group.
Resepsi pernikahan besok (27/4) malam dilangsungkan secara besar-besaran di Jakarta International Expo Pekan Raya Jakarta (JI Expo). Presiden direktur JI Expo tak lain adalah Siti Hartati Murdaya, istri Murdaya Poo.
"Nanti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri akan hadir," kata Murdaya Poo kepada Jawa Pos seusai acara misa di kediaman Alexander Tedja di Bukit Golf Pondok Indah, Jakarta, tadi malam (25/4).
Namun, SBY dan Megawati tidak akan datang secara bersamaan. "Tentu diatur waktunya agar tidak bersamaan," kata Murdaya yang juga menjabat sebagai salah seorang ketua DPP PDIP itu.
Acara misa tadi malam merupakan pelepasan Irene Tedja oleh keluarga Alex dan Melinda Tedja. Pernikahan keduanya telah dilakukan 23 April secara Buddha di Vihara Buddha Metta Arama. Meski hanya misa, acara itu tetap meriah dan dihadiri ratusan undangan dari keluarga dan kerabat.
Misa tadi malam menghadirkan Monsignor (Mgr) andre Vissano, sekretaris Duta Besar Vatikan untuk Indonesia; Monsignor Petrus Canisius Mandagi MSC, Uskup Ambon; Monsignor Sutikno Pr, Uskup Surabaya; dan Romo Joseph Pontian MSC, Manado. Sejumlah biksu dan bante juga ikut menghadiri misa tersebut.
Ruang lukisan berukuran 20 m x 10 m di bagian samping rumah Alex disulap menjadi gereja kecil. Panggung didekorasi mirip gereja ka****k. Prajna yang mengenakan jas hitam dan Irene yang mengenakan gaun merah duduk di deretan paling depan bagian kanan bersama Alex dan Melinda Tedja.
Murdaya Poo, 67, duduk di deretan depan bagian kiri. Tapi, Hartati Murdaya, 62, tidak ikut dalam misa tersebut. Ketua umum Walubi (Perwakilan Umat Buddha Indonesia) itu baru hadir seusai misa.
Usai misa, Alex Tedja memberikan kado sebuah lagu untuk putrinya. Yakni, lagu Batak berjudul Borhat Ma Dainang yang artinya: Pergilah Kau, Hai Putriku. "Saya bingung, Alex itu tiap hari nyanyi pakai bahasa tidak jelas. Ternyata, nyanyi lagu Batak untuk pernikahan anaknya," ungkap Melinda saat memberikan sambutan mewakili keluarga.
Menurut Melinda, Alex sangat sedih ditinggal anaknya menikah. Sebab, Irene merupakan partner kerja Alex di bisnis properti. Alex, kata Melinda, juga menangis menjelang pernikahan putrinya. "Saya tanya apa kamu sakit mata? Ee, ternyata menangis. Saya bilang, sudahlah jangan sedih nanti juga kembali bawa cucu," kata Melinda.
Kado lagu juga diberikan Romo Joseph Pontian yang dijuluki Melinda sebagai Indonesian Idol. Romo dari Manado itu menyanyikan lagu The Power of Love milik Celine Dion.
Persiapan resepsi dilakukan sejak tiga bulan lalu. Hartati Murdaya mengontrak event organizer (EO) Multi Kreasi Enterprise yang merancang launching album lagu Rinduku Padamu karya Susilo Bambang Yudhoyono, 28 Oktober 2007. Saat itu, Hartati memang hadir dalam launching album perdana SBY tersebut. Mungkin karena terkesan, Hartati langsung mendekati Engelbertus Emil Eriyanto, pimpinan EO itu.
"Waktu itu Ibu Hartati bilang bagaimana kalau saya membantu resepsi acara pernikahan anaknya," ujar Emil, sapaan Engelbertus Emil Eriyanto.
Menurut Emil, Hartati meminta dirinya merancang acara yang spektakuler dan membuat senang banyak orang. "Beliau ingin terobosan baru. Sehingga saat pulang, undangan punya kesan tersendiri," kata Emil.
Wajar saja, pesta pernikahan digelar secara besar-besaran. Orang tua kedua mempelai merupakan pengusaha ternama di Indonesia. Murdaya Poo merupakan orang terkaya ke-13 di Indonesia dengan kekayaan USD 900 juta. Besannya merupakan bos salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia.
Seperti apa konsepnya? Emil masih merahasiakan. "Pokoknya menarik. Bu Hartati suka berkesenian. Jadi, akan memadu-padankan kesenian. Salah satunya operet," lanjutnya.
Ada 200 undangan yang akan hadir di acara yang dimulai pukul 19.00 itu. Para undangan akan dijamu dengan berbagai masakan, mulai Chinese food, Indonesian food, dan European food. Pelaminan akan memadukan dekorasi Barat dan Timur. (tom/gen/kum)
Jawapos. ( Info dari ryu )