topic short url: http://dhct.ws/f22334

Author Topic: Buddha Rupang  (Read 1252 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline aryaputra

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 153
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Buddha Rupang
« on: 19 April 2012, 08:29:59 AM »
Buddha rupang / patung Buddha menurut umat Buddha adalah lambang untuk menghormati & mengenang keluhuran Sang Buddha dan ajarannya. Kita tidak menyembah dalam arti memohon keselamatan & perlindungan kepada patung tersebut. Apakah ada pengaruhnya jika patung Buddha di kuai pang / dibuka matanya (maaf kalau saya salah mengeja) atau di blessing dan ditempeli amulet (maaf kalau saya saya sebut nama bendanya) ? Mengapa ada pemahaman tersebut, seolah2 kita menganggap patung dapat mempunyai kekuatan untuk melindungi?  _/\_
agak sulit untuk memahami bagaimana dunia ini ada tanpa suatu sebab pertama. TETAPI JAUH LEBIH SULIT UNTUK MEMAHAMI BAGAIMANA MUNGKIN SEBAB PERTAMA ITU BISA ADA PADA AWALNYA

Offline Indra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.392
  • Reputasi: 441
  • Gender: Male
Re: Buddha Rupang
« Reply #1 on: 19 April 2012, 09:07:48 AM »
emang begitu? saya juga punya altar di rumah, patungnya saya beli dari langsung diletakkan di atas altar. mata patung itu sudah dlm kondisi setengah terbuka sejak dibeli, dan jika terbuka lebar menurut saya akan menjadi kurang indah, dan saya pasti memilih patung lain yg tersedia.

Offline dato' tono

  • Sebelumnya: dhanuttono
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.589
  • Reputasi: 112
  • Gender: Male
  • Namo Buddhaya...
Re: Buddha Rupang
« Reply #2 on: 19 April 2012, 10:04:50 AM »
perlu bantuan dato' untuk buka mata nya ? biasa dato' pake kan spidol... :))

sebuah rupang tidak penting di kuai pang, yg penting di gunakan untuk objek penghormatan. bukan untuk hiasan atau jd benda magis ditempelin ini itu berharap ampuh dan memberikan keberuntungan ini itu...

Sesuai benih yang ditabur, demikian lah buah yang di tuai, penanam kebajikan akan memperoleh kebahagiaan.

Offline Choa

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 412
  • Reputasi: -12
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Buddha Rupang
« Reply #3 on: 19 April 2012, 10:11:32 AM »
Buddha rupang / patung Buddha menurut umat Buddha adalah lambang untuk menghormati & mengenang keluhuran Sang Buddha dan ajarannya. Kita tidak menyembah dalam arti memohon keselamatan & perlindungan kepada patung tersebut. Apakah ada pengaruhnya jika patung Buddha di kuai pang / dibuka matanya (maaf kalau saya salah mengeja) atau di blessing dan ditempeli amulet (maaf kalau saya saya sebut nama bendanya) ? Mengapa ada pemahaman tersebut, seolah2 kita menganggap patung dapat mempunyai kekuatan untuk melindungi?  _/\_
sebenarnya kuai pang tidak ada di tradisi buddism

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.814
  • Reputasi: 105
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Buddha Rupang
« Reply #4 on: 20 April 2012, 05:57:30 AM »
Mengapa ada pemahaman tersebut, seolah2 kita menganggap patung dapat mempunyai kekuatan untuk melindungi?  _/\_

ini mah trik2 manusia utk membuat suatu yang berbeda.
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline Kristin_chan

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 627
  • Reputasi: 49
  • Gender: Female
Re: Buddha Rupang
« Reply #5 on: 20 April 2012, 02:35:40 PM »
Saya pernah berkunjung ke satu toko ornament Buddhist di Jakarta. Harga patung yang sudah di blessing bisa berlipat-lipat ganda dari yang belum. Blessingnya juga lihat tempat, ada yang di Myanmar, di Thailand, etc harganya juga berbeda-beda.
Be kind whenever possible. It's always possible.

Offline aryaputra

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 153
  • Reputasi: 1
  • Gender: Male
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Buddha Rupang
« Reply #6 on: 20 April 2012, 02:38:56 PM »
Saya pernah berkunjung ke satu toko ornament Buddhist di Jakarta. Harga patung yang sudah di blessing bisa berlipat-lipat ganda dari yang belum. Blessingnya juga lihat tempat, ada yang di Myanmar, di Thailand, etc harganya juga berbeda-beda.

Ya, betul. Hal itu yg membuat agama Buddha dianggap memuja berhala. Walaupun agama lain juga punya berhalanya, kayu dipalang dianggap bisa ngusir setan.  ;)
« Last Edit: 20 April 2012, 02:47:59 PM by aryaputra »
agak sulit untuk memahami bagaimana dunia ini ada tanpa suatu sebab pertama. TETAPI JAUH LEBIH SULIT UNTUK MEMAHAMI BAGAIMANA MUNGKIN SEBAB PERTAMA ITU BISA ADA PADA AWALNYA

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.814
  • Reputasi: 105
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Buddha Rupang
« Reply #7 on: 20 April 2012, 05:13:17 PM »
Saya pernah berkunjung ke satu toko ornament Buddhist di Jakarta. Harga patung yang sudah di blessing bisa berlipat-lipat ganda dari yang belum. Blessingnya juga lihat tempat, ada yang di Myanmar, di Thailand, etc harganya juga berbeda-beda.

bold
karena dasarnya memang manusia suka demikian, sesuatu ditambah 'bumbu' jadilah berbeda.
karena ada beda barulah gampang 'dijual' dengan harga tinggi
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline khiong

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 474
  • Reputasi: 29
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Buddha Rupang
« Reply #8 on: 21 April 2012, 08:43:33 AM »
di kalbar,kampung saya sering liat banyak rupang Buddha,kwan im pu sat ,dialtar louja/tang ki .. sedih jg liat hal2 seperti itu.. :'(

Offline ChandraOyuget

  • Teman
  • **
  • Posts: 85
  • Reputasi: 1
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Re: Buddha Rupang
« Reply #9 on: 21 April 2012, 01:57:08 PM »
yah mungkin sebagian orang kan sudah tersuntik dengan rasa takut gosip2 yang tidak pasti kebenarannya...
dan mungkin juga hal ini memang benar adanya ....
dengan mendengar, nanti kalau patungnya ga diblessing bisa dimasukin makhluk lain...
nanti kalau ga diblessing bisa salah arah... mau hormat ke Sang Buddha malah hormat ke siapa gituh....
blom lagi tercampur dengan keyakinan diluar Dhamma..

wajar aja lah sebagai umat awam yang pengetahuannya kurang tetapi kebijaksanaannya mencukupi,
mereka mengambil jalan murni dalam kedua hal
jadi pilih aja yang mana baik untuk dirinya....
mereka berusaha mencari syarat yang terbaik untuk membangun altar Rupang Buddha....
lagian juga sudah sangat sedikit lah orang yang tidak tahu kalau patung hanya patung, tetapi yang kita puja bkn patungnya, tetapi patung tersebut digunakan sebagai simbol pembantu visualisasi yang kita sebut rupang....

sedangkan benar atau tidaknya tata cara meletakkan sebuah rupang serta blessing2, bagaimana mungkin kita bisa mengatakan hal ini benar, dan hal itu salah ?? sedangkan kita saja blom mengerti dari ke2 sisi ? hahaha
 _/\_