topic short url: http://dhct.ws/f18059

Author Topic: Apa gunanya berdoa???  (Read 20083 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline Ingyastuti

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 213
  • Reputasi: 6
  • Semoga semua mahluk berbahagia
Apa gunanya berdoa???
« on: 20 September 2010, 08:22:44 PM »
Sebenarnya apa sich arti dari berdoa dalam agama buddha???
dan apa manfaat dari berdoa itu yach?? :o :o :o :o :o

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #1 on: 20 September 2010, 08:40:32 PM »
Namo Buddhaya,

In certain Buddhist sects, prayer accompanies meditation. Buddhism for the most part sees prayer as a secondary, supportive practice to meditation and scriptural study. Gautama Buddha claimed that human beings possess the capacity and potential to be liberated, or enlightened, through contemplation, leading to insight. Prayer is seen mainly as a powerful psycho-physical practice that can enhance meditation.[44]

In the earliest Buddhist tradition, the Theravada, and in the later Mahayana tradition of Zen (or Chán), prayer plays only an ancillary role. It is largely a ritual expression of wishes for success in the practice and in helping all beings.[45][46][47][48]

The 'skillful means' (Sanskrit: upaya) of the 'transfer of merit' (Sanskrit: parinamana) is an evocation and prayer. Moreover, an indeterminate number of buddhas are available for intercession as they reside in 'pure-fields' (Sanskrit: buddha-kshetra). The nirmanakaya of a 'pure-field' is what is generally known and understood as mandala. The opening and closing of the 'wheel' (Sanskrit: mandala) is an active prayer. An active prayer is a mindful activity, an activity in which mindfulness is not just cultivated but is.[49] A common prayer is "May the merit of my practice, adorn Buddhas' Pure Lands, requite the fourfold kindness from above, and relieve the suffering of the three life-journeys below. Universally wishing sentient beings, Friends, foes, and karmic creditors, all to activate the bodhi mind, and all to be reborn in the Pure Land of Ultimate Bliss." (願以此功德 莊嚴佛淨土 上報四重恩 下濟三途苦 普願諸眾生 冤親諸債主 悉發菩提心 同生極樂國)[50]

The 'Generation Stage' (Sanskrit: utpatti-krama) of Vajrayana involves prayer elements.[51]

The Tibetan Buddhism tradition emphasizes an instructive and devotional relationship to a guru; this may involve devotional practices known as guru yoga which are congruent with prayer. It also appears that Tibetan Buddhism posits the existence of various deities, but the peak view of the tradition is that the deities or yidam are no more existent or real than the 'continuity' (Sanskrit: santana; refer mindstream) of the practitioner, environment and activity. But how practitioners engage 'yidam' or tutelary deities will depend upon the 'level' or more appropriately 'yana' at which they are practicing. At one level, one may pray to a deity for protection or assistance, taking a more subordinate role. At another level, one may invoke the deity, on a more equal footing. And at a higher level one may deliberately cultivate the idea that one has 'become' the deity, whilst remaining aware that its ultimate nature is shunyata. The views of the more esoteric yana are impenetrable for those without direct experience and empowerment. Pure Land Buddhism emphasizes the recitation of prayer-like mantras by devotees. On one level it is said that reciting these mantras can ensure rebirth into a sambhogakaya 'pure land' (Sanskrit: buddha-kshetra) after bodily dissolution, a pure sphere spontaneously co-emergent to a buddha's enlightened intention. On another, the practice is a form of meditation aimed at achieving realization.

But beyond all these practices the Buddha emphasized the primacy of individual practice and experience. He said that supplication to gods or deities was not necessary. Nevertheless, today many lay people in East Asian countries pray to the Buddha in ways that resemble Western prayer - asking for intervention and offering devotion.

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Prayer#Buddhism

 _/\_




Offline kevin_kin

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 132
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
  • newbie newbie newbie
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #2 on: 20 September 2010, 08:44:02 PM »
Biasa si di budhist tak ada istilah berdoa,paling adanya puja bakti,sbagai tnda penghormatan kepada guru agung kita.. trus berdoa tuh biasany istilah dr agama lain,yg gunany untuk meminta minta..
In the sky, there is no distinction of east and west; people create distinctions out of their own minds and then believe them to be true.

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #3 on: 20 September 2010, 08:58:42 PM »
Namo Buddhaya,

Biasa si di budhist tak ada istilah berdoa,paling adanya puja bakti,sbagai tnda penghormatan kepada guru agung kita.. trus berdoa tuh biasany istilah dr agama lain,yg gunany untuk meminta minta..

Maaf tapi anda keliru silahkan baca reply saya diatas setidaknya ada beberapa manfaat berdoa:

1. Doa menyertai meditasi

2. Doa dipandang terutama sebagai suatu praktek psiko-fisik yang kuat yang dapat meningkatkan    meditasi.

3. Ekspresi keinginan untuk sukses dalam praktek dan dalam membantu semua makhluk.

4. Pelimpahan jasa baik.

5. Mengikis banyak sekali karma buruk agar dilahirkan di Tanah Buddha tertentu.

Manfaat-manfaat lainya silahkan dibaca sendiri  :)

 _/\_

« Last Edit: 20 September 2010, 09:00:17 PM by Triyana2009 »

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.834
  • Reputasi: 106
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #4 on: 20 September 2010, 09:05:48 PM »
bro triyana, terjemahan kata 'doa' agak membingungkan !

 _/\_
« Last Edit: 20 September 2010, 09:08:20 PM by adi lim »
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #5 on: 20 September 2010, 09:15:26 PM »
Namo Buddhaya,

bro triyana, terjemahan kata 'doa' agak membingungkan !

 _/\_

Prayer is a form of religious practice that seeks to activate a volitional connection to a god, deity or spirit, through deliberate practice. Prayer may be either individual or communal and take place in public or in private. It may involve the use of words or song. When language is used, prayer may take the form of a hymn, incantation, formal creedal statement, or a spontaneous utterance in the praying person. There are different forms of prayer such as petitionary prayer, prayers of supplication, thanksgiving, and worship/praise. Prayer may be directed towards a deity, spirit, deceased person, or lofty idea, for the purpose of worshiping, requesting guidance, requesting assistance, confessing sins or to express one's thoughts and emotions. Thus, people pray for many reasons such as personal benefit or for the sake of others.

http://en.wikipedia.org/wiki/Prayer#Buddhism

Semoga cukup jelas.  :)

 _/\_


Offline Mr.Jhonz

  • Sebelumnya: Chikennn
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 3.164
  • Reputasi: 148
  • Gender: Male
  • simple life
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #6 on: 20 September 2010, 09:39:05 PM »
Namo Buddhaya,

Biasa si di budhist tak ada istilah berdoa,paling adanya puja bakti,sbagai tnda penghormatan kepada guru agung kita.. trus berdoa tuh biasany istilah dr agama lain,yg gunany untuk meminta minta..

Maaf tapi anda keliru silahkan baca reply saya diatas setidaknya ada beberapa manfaat berdoa:

1. Doa menyertai meditasi

2. Doa dipandang terutama sebagai suatu praktek psiko-fisik yang kuat yang dapat meningkatkan    meditasi.

3. Ekspresi keinginan untuk sukses dalam praktek dan dalam membantu semua makhluk.

4. Pelimpahan jasa baik.

5. Mengikis banyak sekali karma buruk agar dilahirkan di Tanah Buddha tertentu.


Manfaat-manfaat lainya silahkan dibaca sendiri  :)

 _/\_


Bisa jelaskan point nomor 5?

 [at] tia
Definisi doa menurut tia apa?
bisa berikan salah satu contoh doa? :)
buddha; "berjuanglah dengan tekun dan perhatian murni"

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #7 on: 20 September 2010, 09:46:52 PM »
Namo Buddhaya,

Namo Buddhaya,

Biasa si di budhist tak ada istilah berdoa,paling adanya puja bakti,sbagai tnda penghormatan kepada guru agung kita.. trus berdoa tuh biasany istilah dr agama lain,yg gunany untuk meminta minta..

Maaf tapi anda keliru silahkan baca reply saya diatas setidaknya ada beberapa manfaat berdoa:

1. Doa menyertai meditasi

2. Doa dipandang terutama sebagai suatu praktek psiko-fisik yang kuat yang dapat meningkatkan    meditasi.

3. Ekspresi keinginan untuk sukses dalam praktek dan dalam membantu semua makhluk.

4. Pelimpahan jasa baik.

5. Mengikis banyak sekali karma buruk agar dilahirkan di Tanah Buddha tertentu.


Manfaat-manfaat lainya silahkan dibaca sendiri  :)

 _/\_


Bisa jelaskan point nomor 5?

 [at] tia
Definisi doa menurut tia apa?
bisa berikan salah satu contoh doa? :)

Silahkan langsung ke bagian Mahayana sub bagian Pure Land/ Tanah Suci  :)

 _/\_

Offline Dhammapada

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 142
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
  • Semangat Dalam Dhamma
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #8 on: 20 September 2010, 09:48:53 PM »
bs apakah mengikis kamma sama dgn mengikis lobbha - dosa - moha sekalian
“Jikalau Tuhan adalah penyebab dari semua yang terjadi, apalah gunanya usaha keras/pengorbanan manusia?”

[Asvaghosa, Buddha-carita 9, 53]

Offline Indra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 14.392
  • Reputasi: 441
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #9 on: 20 September 2010, 09:59:32 PM »
dari KBBI:

doa
noun
1. permohonan (harapan, permintaan, pujian) kpd Tuhan;
-- arwah doa untuk orang yg telah meninggal; -- halimunan mantra yg menjadikan orang tidak dapat dilihat oleh orang lain; -- kunut Isl doa istimewa yg biasanya dibaca pd setiap salat subuh dan pd salat witir mulai tanggal 16—30 Ramadan; -- pematah lidah mantra untuk membungkam musuh; -- pengasih jampi-jampi atau guna-guna yg menyebabkan orang jatuh cinta; -- sanjung ungkapan yg berisi doa dan pujian, khususnya kata penghargaan thd seseorang yg telah meninggal; elegi; -- selamat doa memohon berkat atau untuk memohon selamat (dr bahaya, penyakit, dsb) kpd Tuhan;
ber·doa v mengucapkan (memanjatkan) doa kpd Tuhan: ia selalu ~ sebelum dan sesudah melakukan sesuatu;
men·doa v berdoa;
~ selamat 1 bersyukur kpd Tuhan atau memohon selamat (biasanya dng kenduri); 2 mengucapkan doa selamat (bersyukur dsb);
men·do·a·kan v memohonkan berkat dsb kpd Tuhan (dng membaca atau mengucapkan doa): ia ~ anaknya supaya selamat terhindar dr mara bahaya

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #10 on: 20 September 2010, 10:04:32 PM »
Namo Buddhaya,

bs apakah mengikis kamma sama dgn mengikis lobbha - dosa - moha sekalian

Silahkan langsung ke thread Mahayana bagian Pure Land/Tanah Murni disana ada banyak teman yang akan membantu anda.

 _/\_

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #11 on: 20 September 2010, 10:07:29 PM »
Namo Buddhaya,

dari KBBI:

doa
noun
1. permohonan (harapan, permintaan, pujian) kpd Tuhan;
-- arwah doa untuk orang yg telah meninggal; -- halimunan mantra yg menjadikan orang tidak dapat dilihat oleh orang lain; -- kunut Isl doa istimewa yg biasanya dibaca pd setiap salat subuh dan pd salat witir mulai tanggal 16—30 Ramadan; -- pematah lidah mantra untuk membungkam musuh; -- pengasih jampi-jampi atau guna-guna yg menyebabkan orang jatuh cinta; -- sanjung ungkapan yg berisi doa dan pujian, khususnya kata penghargaan thd seseorang yg telah meninggal; elegi; -- selamat doa memohon berkat atau untuk memohon selamat (dr bahaya, penyakit, dsb) kpd Tuhan;
ber·doa v mengucapkan (memanjatkan) doa kpd Tuhan: ia selalu ~ sebelum dan sesudah melakukan sesuatu;
men·doa v berdoa;
~ selamat 1 bersyukur kpd Tuhan atau memohon selamat (biasanya dng kenduri); 2 mengucapkan doa selamat (bersyukur dsb);
men·do·a·kan v memohonkan berkat dsb kpd Tuhan (dng membaca atau mengucapkan doa): ia ~ anaknya supaya selamat terhindar dr mara bahaya

Menurut saya definisi ini terlalu sempit dan kurang tepat.  :)

Coba yang ini :

Prayer is a form of religious practice that seeks to activate a volitional connection to a god, deity or spirit, through deliberate practice. Prayer may be either individual or communal and take place in public or in private. It may involve the use of words or song. When language is used, prayer may take the form of a hymn, incantation, formal creedal statement, or a spontaneous utterance in the praying person. There are different forms of prayer such as petitionary prayer, prayers of supplication, thanksgiving, and worship/praise. Prayer may be directed towards a deity, spirit, deceased person, or lofty idea, for the purpose of worshiping, requesting guidance, requesting assistance, confessing sins or to express one's thoughts and emotions. Thus, people pray for many reasons such as personal benefit or for the sake of others.

http://en.wikipedia.org/wiki/Prayer#Buddhism

Definisinya lebih luas dan tepat.  :)

 _/\_

Offline adi lim

  • Sebelumnya: adiharto
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 4.834
  • Reputasi: 106
  • Gender: Male
  • Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #12 on: 21 September 2010, 06:33:10 AM »
Namo Buddhaya,

dari KBBI:

doa
noun
1. permohonan (harapan, permintaan, pujian) kpd Tuhan;
-- arwah doa untuk orang yg telah meninggal; -- halimunan mantra yg menjadikan orang tidak dapat dilihat oleh orang lain; -- kunut Isl doa istimewa yg biasanya dibaca pd setiap salat subuh dan pd salat witir mulai tanggal 16—30 Ramadan; -- pematah lidah mantra untuk membungkam musuh; -- pengasih jampi-jampi atau guna-guna yg menyebabkan orang jatuh cinta; -- sanjung ungkapan yg berisi doa dan pujian, khususnya kata penghargaan thd seseorang yg telah meninggal; elegi; -- selamat doa memohon berkat atau untuk memohon selamat (dr bahaya, penyakit, dsb) kpd Tuhan;
ber·doa v mengucapkan (memanjatkan) doa kpd Tuhan: ia selalu ~ sebelum dan sesudah melakukan sesuatu;
men·doa v berdoa;
~ selamat 1 bersyukur kpd Tuhan atau memohon selamat (biasanya dng kenduri); 2 mengucapkan doa selamat (bersyukur dsb);
men·do·a·kan v memohonkan berkat dsb kpd Tuhan (dng membaca atau mengucapkan doa): ia ~ anaknya supaya selamat terhindar dr mara bahaya

Menurut saya definisi ini terlalu sempit dan kurang tepat.  :)

Coba yang ini :

Prayer is a form of religious practice that seeks to activate a volitional connection to a god, deity or spirit, through deliberate practice. Prayer may be either individual or communal and take place in public or in private. It may involve the use of words or song. When language is used, prayer may take the form of a hymn, incantation, formal creedal statement, or a spontaneous utterance in the praying person. There are different forms of prayer such as petitionary prayer, prayers of supplication, thanksgiving, and worship/praise. Prayer may be directed towards a deity, spirit, deceased person, or lofty idea, for the purpose of worshiping, requesting guidance, requesting assistance, confessing sins or to express one's thoughts and emotions. Thus, people pray for many reasons such as personal benefit or for the sake of others.

http://en.wikipedia.org/wiki/Prayer#Buddhism

Definisinya lebih luas dan tepat.  :)

 _/\_

IMO
menurut KBBI dari Bro Indra cukup lengkap dan jelas
jadi 'doa' tidak sesuai dengan Buddha Dhamma.

 _/\_
Seringlah PancaKhanda direnungkan sebagai Ini Bukan MILIKKU, Ini Bukan AKU, Ini Bukan DIRIKU, bermanfaat mengurangi keSERAKAHan, mengurangi keSOMBONGan, Semoga dapat menjauhi Pandangan SALAH.

Offline kevin_kin

  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 132
  • Reputasi: 6
  • Gender: Male
  • newbie newbie newbie
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #13 on: 21 September 2010, 08:36:26 PM »
Namo Buddhaya,

Biasa si di budhist tak ada istilah berdoa,paling adanya puja bakti,sbagai tnda penghormatan kepada guru agung kita.. trus berdoa tuh biasany istilah dr agama lain,yg gunany untuk meminta minta..

Maaf tapi anda keliru silahkan baca reply saya diatas setidaknya ada beberapa manfaat berdoa:

1. Doa menyertai meditasi

2. Doa dipandang terutama sebagai suatu praktek psiko-fisik yang kuat yang dapat meningkatkan    meditasi.

3. Ekspresi keinginan untuk sukses dalam praktek dan dalam membantu semua makhluk.

4. Pelimpahan jasa baik.

5. Mengikis banyak sekali karma buruk agar dilahirkan di Tanah Buddha tertentu.

Manfaat-manfaat lainya silahkan dibaca sendiri  :)

 _/\_
]


sesungguhnya makna dari ucapan saya agar TS tidak berdoa yg terpengaruh dr ajaran lain,yaitu berdoa dgan cara meminta2 sebagai contoh meminta pengampunan dosa,dll.. kita semua mengetahui hal tersebut tidaklah mungkin.
Menurut saya,doa yg benar dan dibenarkan oleh sang buddha adalah doa yg tidak egois,yg dalam disini dimksud adalah tidak seperti 'berikanlah saya harta,etc' .. yg benar adalah seperti sabbe satta bhavantu sukhitata,yg sebernarnya merupakan bentuk dr harapan..

jadi menurut saya doa itu adalah istilah dr agama lain, yg ada di buddhist hanyalah puja bakti sebagai bentuk penghormatan kepada triratna, berharap utk sesuatu yg baik (biasa utk universal atau para leluhur (patidana) ) dan yg paling penting adalah menyadari bahwa dengan HANYA berdoa, no action doa only, tak kan ada pencapaian indah dlam hidup ini.

Source : pengalaman hidup,bukan dr kamus ato wikipedia ato mbah gugel

 _/\_
In the sky, there is no distinction of east and west; people create distinctions out of their own minds and then believe them to be true.

Offline Triyana2009

  • Sahabat Baik
  • ****
  • Posts: 756
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
Re: Apa gunanya berdoa???
« Reply #14 on: 21 September 2010, 08:56:48 PM »
Namo Buddhaya,

Namo Buddhaya,

Biasa si di budhist tak ada istilah berdoa,paling adanya puja bakti,sbagai tnda penghormatan kepada guru agung kita.. trus berdoa tuh biasany istilah dr agama lain,yg gunany untuk meminta minta..

Maaf tapi anda keliru silahkan baca reply saya diatas setidaknya ada beberapa manfaat berdoa:

1. Doa menyertai meditasi

2. Doa dipandang terutama sebagai suatu praktek psiko-fisik yang kuat yang dapat meningkatkan    meditasi.

3. Ekspresi keinginan untuk sukses dalam praktek dan dalam membantu semua makhluk.

4. Pelimpahan jasa baik.

5. Mengikis banyak sekali karma buruk agar dilahirkan di Tanah Buddha tertentu.

Manfaat-manfaat lainya silahkan dibaca sendiri  :)

 _/\_
]


sesungguhnya makna dari ucapan saya agar TS tidak berdoa yg terpengaruh dr ajaran lain,yaitu berdoa dgan cara meminta2 sebagai contoh meminta pengampunan dosa,dll.. kita semua mengetahui hal tersebut tidaklah mungkin.
Menurut saya,doa yg benar dan dibenarkan oleh sang buddha adalah doa yg tidak egois,yg dalam disini dimksud adalah tidak seperti 'berikanlah saya harta,etc' .. yg benar adalah seperti sabbe satta bhavantu sukhitata,yg sebernarnya merupakan bentuk dr harapan..

jadi menurut saya doa itu adalah istilah dr agama lain, yg ada di buddhist hanyalah puja bakti sebagai bentuk penghormatan kepada triratna, berharap utk sesuatu yg baik (biasa utk universal atau para leluhur (patidana) ) dan yg paling penting adalah menyadari bahwa dengan HANYA berdoa, no action doa only, tak kan ada pencapaian indah dlam hidup ini.

Source : pengalaman hidup,bukan dr kamus ato wikipedia ato mbah gugel

 _/\_

Doa meminta sesuatu yang baik tidak dilarang dalam Agama Buddha dan tidak bertentangan dengan prinsip karma, karena dengan mengarahkan citta kita ke hal-hal yang baik kita menghindar dari hal-hal yang buruk. Meminta kepada Para Buddha dan Boddhisattva Mahasattva agar kita mendapat hal-hal yang baik sebagai contoh meminta agar latihan meditasi kita berhasil dengan baik, meminta agar semua mahluk berbahagia, meminta agar kita senantiasa bahagia adalah sesuatu yang positif karena  Para Buddha dan Boddhisattva Mahasattva memiliki punya/punna (merit) yang tak terbatas sehingga akan mengikis banyak karma buruk kita.
Bila anda seorang penganut Theravada yang taat anda dapat membaca Paritta Suci yang merupakan Sutta-Sutta Suci yang akan mengingatkan dan memperkuat keyakinan anda akan kemampuan dan kekuatan dari Sabda Sang Buddha dan bahkan Sang Buddha sendiri sehingga citta anda akan selalu positif dan dengan demikian akan mengurangi kamma buruk saudara, ingat point doa dipandang terutama sebagai suatu praktek psiko-fisik yang kuat yang dapat meningkatkan  meditasi.

Apa yang salah dengan Wikipedia dan mbah Google?  :)

Ehipassiko = Datang, Lihat, Praktekan

 _/\_