apollonian
URL pendek: http://dhct.ws/f15340.15 | Berbagi di Twitter

Author Topic: Akan kita ke manakankah Agama Buddha di Indonesia?  (Read 609 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline dhammasiri

  • Sahabat
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 5
  • -Receive: 108
  • Posts: 372
  • Reputasi: 39
  • Gender: Male
Akan kita ke manakankah Agama Buddha di Indonesia?
« on: 06 March 2010, 11:11:24 PM »
Beberapa waktu yang lalu saya sempat membaca, tidak layak disebut membaca karena tidak tuntus, sebuah artikle di FB. Judulnya sama seperti judul threat ini. Pertanyaan semacam itu diajukan karena penulis merasa umat Buddha Indonesia saat ini lebih cenderung menjadi mistis. Salah satu contoh yang diambil adalah banyak yang hanya tertarik untuk mendiskusikan hal-hal yang bersifat metafisika seperti regresi past life, hantu dan sebagainya. Hal ini, menurut penulis, akan bertentangan dengan agama Buddha yang lebih mengedepankan realita nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Jujur saya, secara pribadi, kadang melihat umat Buddha cenderung lari ke arah mistik. Saya sering mendapatkan pertanyaan seputar hantu, pengalaman yang kadang di luar logika berpikir saya. Saya melihat hal ini sangat berbeda dengan umat Buddha di Sri Lanka. Di Sri Lanka, umat tidak takut kepada hantu. Mereka juga sangat jarang membicarakan soal hantu. Kelahiran kembali memang menjadi bahan diskusi, tetapi tidak bersifat metafisik. Dalam berbagai diskusi, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan juga lebih profesional, lebih edukatif, lebih bisa dicerna lewat penalaran.
Karena itu, saya ingin mengajak semua teman-teman untuk bersikap profesional. Mari kita memahami ajaran Sang Buddha sebagaimana adanya dan tidak perlu dikaitkan dengan hal-hal yang metafisik. Mari kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa agama Buddha adalah agama yang nyata, dan memberikan manfaat dalam kehidupan sekarang ini juga.
Thanks.
Kedamaian dunia tidak akan tercapai bila batin kita tidak damai

 

Offline dhammasiri

  • Sahabat
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 5
  • -Receive: 108
  • Posts: 372
  • Reputasi: 39
  • Gender: Male
soalnya negara yang kita tinggali ini masih banyak hutan nya ( meskipun sekarang banyak di tebang) jadi permasalahan antara mahluk yang terlihat dan tidak terlihat manusia menjadi masalah. jadi jangan heran banyak yang tanya ini itu, soalnya dalam agama yang mereka peluk cuma ada neraka dan surga saja ( meskipun sekarang ada iblislah demon lah dsb). jadi harus maklum dan mampu menjelaskan nya secara logis ( soalnya ini adalah peluang tohh)
Bicara soal hutan, di Sri Lanka juga banyak hutan lho. Kuburan malah di halaman rumah, di pekarangan atau di tanah kesayangan. Pernah juga saya tinggal di hutan. Selama di hutan 4 minggu, di depan kuthi saya ada tengkorak utuh dan beberapa yang sudah berserakan, tinggal hanya kepala. Tengkorak tersebut hanya terbatas oleh dinding kuthi dan begitu keluar saya akan melihatnya. Setiap saya berada dalam kuthi baik siang maupun malam, saya tidak pernah mengunci pintu. Tidak juga ada hantu yang datang. Itu di tengah hutan yang sudah 40 tidak dijamah. So, hutan juga tidak bisa dijadikan alasan untuk berpikiran secara mistis.
Kedamaian dunia tidak akan tercapai bila batin kita tidak damai

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 85
  • -Receive: 42
  • Posts: 1.102
  • Reputasi: 32
  • Gender: Male
apa mungkin org sini terlalu melebih2kan sesuatu, semisal contoh kemaren beberapa hari yg lalu, ada muncul  di tv penampakan jin, dan mereka mulai mengkait2kannya dgn alquran....
aku cuma bilang ke adik ku..lebay banget..kita dari dulu udah tau...
Dhamma sang Bhagava telah sempurna dibabarkan; berada sangat dekat; tak lapuk oleh waktu; mengundang untuk di buktikan; menuntun ke dalam batin; dapat di selami oleh para bijaksana dalam batin masing-masing;

Online Indra

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 146
  • -Receive: 434
  • Posts: 5.225
  • Reputasi: 220
  • Gender: Male
kalau yg saya amati, banyak juga umat Buddha yg lebih mementingkan ajaran daripada mistiknya, Sam harus memberikan data statistik, mungkin perkiraan kasar saja, porsi dari umat Buddha yg tahyulis dibandingkan dengan umat Buddha yg sejati (non-tahyulis). kalau dari sampel forum ini saya pikir lebih banyak yg non-tahyulis.
baca-baca dulu posting sebelumnya sebelum anda memposting pertanyaan, GRATIS

Offline dhammasiri

  • Sahabat
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 5
  • -Receive: 108
  • Posts: 372
  • Reputasi: 39
  • Gender: Male
kalau yg saya amati, banyak juga umat Buddha yg lebih mementingkan ajaran daripada mistiknya, Sam harus memberikan data statistik, mungkin perkiraan kasar saja, porsi dari umat Buddha yg tahyulis dibandingkan dengan umat Buddha yg sejati (non-tahyulis). kalau dari sampel forum ini saya pikir lebih banyak yg non-tahyulis.
Data statistik? Wah saya tidak berani untuk memberikannya. Ya, saya sering menemukan teman-teman Buddhist yang curhat atau cerita tentang pengalamannya dengan hantu. Tetapi untuk membuat data statistik kasar sekalipun saya tidak berani melakukannya. Saya juga menemukan banyak orang yang serius dalam praktik.
Apa yang saya harapkan dari threat ini adalah untuk mengajak teman-teman untuk bersikap profesional dan mempelopori untuk bersikap profesional agar Agama Buddha tidak tampak menjadi agama mistis.
Kedamaian dunia tidak akan tercapai bila batin kita tidak damai

Online dtgvajra

  • Sahabat
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 95
  • -Receive: 15
  • Posts: 103
  • Reputasi: 2
Umat Buddha Indonesia kan berada dalam masyarakat Indonesia.
Dan masyarakat Indonesia menonton di layar kaca maupun di layar bioskop, film hantu, setan dll.
Sedangkan di realita yang nyata, masyarakat juga menonton pegawai yang bergaji Rp 3 juta per bulan bisa punya BMW, punya villa dan berbagai kekayaan yang lain. Di realita yang nyata banyak hal yang tidak masuk akal tapi nyata, jadi nggak heran kalau setan dan hantu di dunia yang tidak nyata, dianggap realita yang rasionil dan masuk akal.  So what?

Akan kita kemanakankah Agama Buddha di Indonesia?  Mungkin pertanyaannya kurang tepat, bagaimana kalau begini : Kita di Indonesia akan dibawa kemana oleh Agama Buddha? Kan jawabnya balik lagi : tergantung kita sendiri!.

Mungkin bisa bikin peluang : Ketik REG Tanya Buddha ,    hehe.....he.

Salam sejahtera untuk semua.

Offline dhammasiri

  • Sahabat
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 5
  • -Receive: 108
  • Posts: 372
  • Reputasi: 39
  • Gender: Male
Quote
Akan kita kemanakankah Agama Buddha di Indonesia?  Mungkin pertanyaannya kurang tepat, bagaimana kalau begini : Kita di Indonesia akan dibawa kemana oleh Agama Buddha? Kan jawabnya balik lagi : tergantung kita sendiri!.
Justru pertanyaanmu itu yang tidak tepat. Kalau kita dibawa oleh agama Buddha, itu berarti agama Buddha yang aktif. Sedangkan kita pasif. Agama Buddha tidak akan pernah bisa berbuat apa-apa kepada kita. Agama tetap akan menjadi agama; tetap akan menjadi ajaran. Agama tidak akan bernah bergerak atau menggerakkan kita. Yang aktif adalah kita. Yang mempraktikkan ajaran agama adalah kita. Karena itu, interpretasi, peramahaman agama tergantung dari kita.
Kedamaian dunia tidak akan tercapai bila batin kita tidak damai

Offline seniya

  • Sahabat
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 36
  • -Receive: 87
  • Posts: 293
  • Reputasi: 12
  • Om muni muni mahamuni sakyamuni svaha
Jika ajaran Confucius yg hanya mengajarkan ttg moralitas & tata krama/sopan santun dan ajaran Lao Zi yg hanya mengajarkan tentang sang jalan/Tao utk mencapai tujuan akhir jg akhirny menjd agama yg saraf dg metafisika & tahayul/mistik (misalny pendewaan Confucius & Lao Zi oleh para pengikutny yg belakangan),bgmn hal tsb tdk terjd pd ajaran Siddhartha Gautama yg lengkap mengajaran moralitas & kebenaran/Dharma utk mencapai tujuan akhir? Bhkan dlm Tipitaka Pali yg menurut para ahli adl kitab Buddhis tertua/paling otentik pun kt menemukan tanda2 awal munculny bibit metafisika. Misalny Mahaparinibbana Sutta yg menggambarkan sosok Buddha yg manusiawi (mengalami usia tua & sakit,yg diibaratkan Beliau sbg kereta tua yg dtambal d sana sini) bersisian dg sosok Buddha yg adi-manuasiawi (bisa menjernihkan air keruh,dg tekad kuat bs sembuh dr sakit,bs hidup 1 kappa jk Beliau menginginkanny).

Jika ajaran sosok guru spiritual tertentu diumpamakan nasi dg lauk tanpa bumbu,makanan tsb masih enak dsantap bg org2 tak jauh sesudah masa sang guru. Tetapi ad org tertentu menambhkan bumbu dlm masakan tsb shg lebih enak. Bnyk org menyukai resep baru tsb. Ketika dsajikan tanpa bumbu,org2 tsb tdk bs menelanny. Akhirnya makanan dg bumbu tsb lah yg lbh dsukai. Dan bumbu tsb tak lain adl hal2 metafisik & mistik yg terdpt dlm agama2 dunia saat ini.

Tdk dpt dpungkiri bhw d zaman serba canggih saat ini msh ad org2 yg menyukai hal2 metafisik & mistik. Jangankan d dunia timur yg msh kental budaya & tradisi mistikny,d dunia barat yg katany org2ny sudah berpikiran maju & modern sesuai dg iptek saja msh bnyk yg percaya hal2 demikian.
"Jika seseorang menghina-Ku, Dhamma, dan Sangha janganlah kalian menjadi marah, kesal, dan jengkel karena dengan marah kalian tidak dapat menunjukkan apa yang benar sebagai benar dan apa yang salah sebagai salah."
Buddha dalam Brahmajala Sutta

 

Related Topics

  Subject / Started by Replies Last post
2 Replies
705 Views
Last post 24 August 2007, 12:37:20 PM
by Kokuzo
0 Replies
476 Views
Last post 24 August 2007, 12:01:59 PM
by Sumedho
0 Replies
1270 Views
Last post 10 April 2008, 09:39:52 PM
by Mr. Wei
32 Replies
4589 Views
Last post 01 June 2010, 12:36:02 AM
by Edward
1 Replies
362 Views
Last post 21 September 2009, 09:54:03 PM
by K
21 Replies
659 Views
Last post 05 April 2010, 10:42:14 PM
by dhanuttono
4 Replies
318 Views
Last post 13 July 2010, 09:11:15 AM
by Jerry