topic short url: http://dhct.ws/f1095

Author Topic: Transgender  (Read 11208 times)

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

Offline EMAK

  • Sebelumnya twkwong
  • Teman
  • **
  • Posts: 88
  • Reputasi: 3
  • Gender: Female
  • Emak
Transgender
« on: 08 December 2007, 06:43:46 AM »
Transgender adalah operasi pergantian gender atau alat kelamin dari laki-laki menjadi perempuan atau sebaliknya.
Umumnya dilakukan oleh orang2 yang merasa bahwa dirinya tidak sesuai dengan alat kelamin yang dimilikinya. Ini termasuk suatu penyakit yang sudah tidak asing lagi dari  jaman dulu. Seperti halnya penyakit aids, jenis penyakit ini belum ada obatnya. Tetapi berbeda dengan penyakit aids, seorang yang mengidap penyakit aids mempunyai jangka waktu hidup yang singkat. Tetapi seseorang yang menderita jenis penyakit ini tetap harus menjalani hidupnya seperti layaknya orang sehat.

Umumnya seseorang yang mengidap penyakit ini sudah diketahui gejalahnya dari masih kecil, jika anak laki-laki selalu senang bermain dengan mainan anak perempuan, atau selalu cenderung bermain dengan anak perempuan, atau sebaliknya. Jika mereka dewasa mereka lebih tertarik untuk memilih pasangan hidupnya sesama jenis kelamin. Tetapi gelaja2 ini belum bisa dikatakan akurat.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan terlahir dengan mengidap penyakit ini, tetapi apa dikata kalau buah karma buruk sudah waktunya dituai, mau atau tidak mau - suka atau tidak suka tetap harus diterima dan dijalani.

Di US, orang-orang seperti ini mendapat perhatian khusus. Didunia kedokteran telah ditemukan yang namanya TRANSGENDER atau operasi pergantian alat kelamin. Setelah operasi ini selesai prosesnya tidak berhenti sampai disini . Selanjutnya dilakukan pergantian identitas. Proses ini diakui oleh pemerintah US secara legal.

Karma buruk tetap harus diterima tetapi tidak perlu ditelan mentah-mentah sehingga menyiksa baik diri sendiri maupun orang lain. Semua bisa diakali sehingga semua menjadi bahagia.

Bagaimana menurut teman-teman Buddhist disini, mungkin ada pendapat atau tanggapan, silahkan... _/\_
Memiliki pengetahuan dan keterampilan,
Terlatih baik dalam tata susila,
Ramah tamah dalam ucapan,
Itulah Berkah Utama.
(Mangala Sutta)

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.557
  • Reputasi: 448
  • Gender: Male
Re: Transgender
« Reply #1 on: 08 December 2007, 08:17:44 AM »
Jika dengan mengganti kelamin bisa menjadi "pasien" lebih baik dalam kemajuan batin.. kenapa tidak ?
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline ryu

  • Global Moderator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 13.399
  • Reputasi: 422
  • Gender: Male
  • hampir mencapai penggelapan sempurna ;D
Re: Transgender
« Reply #2 on: 08 December 2007, 08:41:15 AM »
Bukankah , dengan transgender Ini si orang ini tdk mau menerima kenyataan apa adanya?
Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang telah atau belum dikerjakan oleh diri sendiri. Tetapi, perhatikanlah apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan oleh orang lain =))

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.557
  • Reputasi: 448
  • Gender: Male
Re: Transgender
« Reply #3 on: 08 December 2007, 09:13:27 AM »
Bukankah , dengan transgender Ini si orang ini tdk mau menerima kenyataan apa adanya?
Saya mungkin cenderung "menyamakan" gender dengan agama.

Misalnya saya tidak nyaman dengan agama Buddha, tapi saya lahir di keluarga Buddhist, tentu saya dalam kenyataannya akan beragama Buddha juga.
Dan jika saya pindah agama tentu saya tidak menerima kenyataan.

Tapi bila dengan pindah agama bisa membuat saya lebih baik.. kenapa tidak ?
Daripada harus menerima kenyataan tetapi tidak menjadikan saya lebih baik

IMO, Casenya "mirip" juga dengan gender. Kalau dipaksa menjadi gender tertentu padahal dia tidak comfort gimana donk ?


Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline EMAK

  • Sebelumnya twkwong
  • Teman
  • **
  • Posts: 88
  • Reputasi: 3
  • Gender: Female
  • Emak
Re: Transgender
« Reply #4 on: 08 December 2007, 09:38:08 AM »
Bukankah , dengan transgender Ini si orang ini tdk mau menerima kenyataan apa adanya?
Saya mungkin cenderung "menyamakan" gender dengan agama.

Misalnya saya tidak nyaman dengan agama Buddha, tapi saya lahir di keluarga Buddhist, tentu saya dalam kenyataannya akan beragama Buddha juga.
Dan jika saya pindah agama tentu saya tidak menerima kenyataan.

Tapi bila dengan pindah agama bisa membuat saya lebih baik.. kenapa tidak ?
Daripada harus menerima kenyataan tetapi tidak menjadikan saya lebih baik

IMO, Casenya "mirip" juga dengan gender. Kalau dipaksa menjadi gender tertentu padahal dia tidak comfort gimana donk ?


Setuju bro hedi. Dan sebagai keluarga juga merasa ngak enakkan kalau ngelihat dia merasa sedih atau tidak nyaman selama menjalani hidupnya, dan merasa tidak enak juga dilihat dari lingkungan manusia kalau pasangan hidupnya sama2 sejenis, aneh gitu.

Memang tidak gampang dalam melakukan perubahan... khususnya dalam lingkungan pergaulan. Dan itu butuh waktu untuk beradaptasi, walaupun dengan gender barunya. Dan dibutuhkan dukungan dari orang2 disekitarnya.

Ini lagi yang namanya karma... tetep harus dijalani.
Memiliki pengetahuan dan keterampilan,
Terlatih baik dalam tata susila,
Ramah tamah dalam ucapan,
Itulah Berkah Utama.
(Mangala Sutta)

Offline Forte

  • Sebelumnya FoxRockman
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 16.557
  • Reputasi: 448
  • Gender: Male
Re: Transgender
« Reply #5 on: 08 December 2007, 09:46:35 AM »
IMO.. Bila seorang pasien gender mendapat kesempatan u/ merubah gender, saya rasa ini juga merupakan karma baik pasien tersebut yang tengah berbuah.

Selain itu, mengambil contoh dari Sis Tw, pasien tersebut diperbolehkan dan didukung u/rubah gender karena belas kasihan dari keluarga yang menyayanginya walau dia "aneh".. Itu juga merupakan karma baiknya yang tengah berbuah.

Jika tidak.. kenapa dia tidak hidup di lingkungan keluarga yang selalu mencaci2 dirinya dengan keanehan yang dia miliki ?

Intinya.. IMO.. pada saat karma buruk berbuah bisa juga ada karma baik berbuah walau sedikit..
 
Everything can be taken from a man but one thing: the last of the human freedom—-to choose one’s attitude in any given set of circumstances, to choose one’s own way. - Viktor Frankl

Offline EMAK

  • Sebelumnya twkwong
  • Teman
  • **
  • Posts: 88
  • Reputasi: 3
  • Gender: Female
  • Emak
Re: Transgender
« Reply #6 on: 08 December 2007, 10:59:33 AM »
Bener bro Hedi, karma baik juga bisa ngelaksanain transgender walau tidak 100%, karena nanti kalau mereka memilih hidup berkeluarga tidak akan bisa mendapatkan  keturunan identical.

Dan karena ini merupakan teknologi baru maka tidak semua para gays dapat melalukannya dgn alasan biayanya masih mahal.

Just info, di US walau cuma beberapa state membolehkan perkawinan sejenis, mereka mendapatkan surat nikah seperti layaknya  pasangan normal. Dan mereka hidup dengan bebas seperti layaknya para perumahtangga.
Cuma terlihat aneh aja saat mereka punya anak dari perkawinan yang dulu atau adopsi anak, si anak kenalnya bahwa punya dua ayah atau dua ibu.  ^-^
Memiliki pengetahuan dan keterampilan,
Terlatih baik dalam tata susila,
Ramah tamah dalam ucapan,
Itulah Berkah Utama.
(Mangala Sutta)

Offline GiNong

  • Sebelumnya X-aeons
  • Sahabat
  • ***
  • Posts: 177
  • Reputasi: 4
  • Gender: Male
  • wkwkwk
Re: Transgender
« Reply #7 on: 08 December 2007, 08:59:32 PM »
wa juga pernah denger t
katanya ada yang gagal juga...
kalo gagal jadi kacau dunk...
kasihan..
 :'( :'( :'(
ginong




kwkwkwkwkkwkwk

Offline EMAK

  • Sebelumnya twkwong
  • Teman
  • **
  • Posts: 88
  • Reputasi: 3
  • Gender: Female
  • Emak
Re: Transgender
« Reply #8 on: 09 December 2007, 01:02:23 AM »
wa juga pernah denger t
katanya ada yang gagal juga...
kalo gagal jadi kacau dunk...
kasihan..
 :'( :'( :'(

Oh ya gagalnya gimana tuh, kok bisa kacau???
Memiliki pengetahuan dan keterampilan,
Terlatih baik dalam tata susila,
Ramah tamah dalam ucapan,
Itulah Berkah Utama.
(Mangala Sutta)

Offline moro

  • Tamu
  • *
  • Posts: 4
  • Reputasi: 1
Re: Transgender
« Reply #9 on: 12 December 2009, 12:02:23 AM »
topik ini bisa diangkat lagi gak?
gimana sebaiknya seseorang yang transexual harus lakukan untuk menyeimbangkan hidupnya? sementara pikirannya selalu menderita dimana ia merasa minder akan banyak hal.. seperti:

minder akan hal kerja: dia selalu dibedakan berdasarkan gender sehingga kadang disepelehkan (contoh, jika dia seorang wanita maka kadang2 tidak diperbolehkan melakukan hal yang biasanya dilakukan pria, padahal wanita ini ingin bekerja di bidang yang diinginkan) kadang kurang pede ketika melihat teman kerjanya begitu charming dan shinning

minder akan hal cinta: yang ini memang benar2 minder. apalagi jika ia sedang jatuh cinta, maka akan amat menderita ketika harus menelan kepahitan bahwa tidak ada harapan untuk bersama.

minder akan hal sosial: ketika ia berteman dengan orang yang ia rasa sejenis, kadang tidak dianggap seperti kelompoknya. misal, seorang wanita dengan jiwa pria ingin sekali berteman dengan sesama pria dan dianggap sebagai pria, namun karna fisiknya wanita ia jadi tidak bisa berteman dengan leluasa.

kadang keputusan untuk transgender membuat ia sulit, karena hal ini menunjukan bahwa ia amat terikat dengan kehidupan duniawi.. berusaha untuk melepas keinginan duniawi namun amat berat sehingga menimbulkan dilema yang berat...

ada yg bisa menjelaskan? tx yooo

Offline Sumedho

  • Kebetulan
  • Administrator
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 12.351
  • Reputasi: 415
  • Gender: Male
  • not self
Re: Transgender
« Reply #10 on: 12 December 2009, 06:27:40 AM »
kekna pertama yg harus dilakukan adalah dia menghargai dirinya dahulu. dengan demikian dia tiadk akan minder dan percaya diri :)
There is no place like 127.0.0.1

Offline Sunkmanitu Tanka Ob'waci

  • Sebelumnya: Karuna, Wolverine, gachapin
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 5.740
  • Reputasi: 235
  • Gender: Male
Re: Transgender
« Reply #11 on: 12 December 2009, 10:13:50 PM »
dan dengan menyadari bahwa kebencian dan kemelekatan terhadap diri sendiri tidak membawa kebahagiaan. apa yang sudah terjadi biarlah terjadi, jangan disesali atau dilekati.
HANYA MENERIMA UCAPAN TERIMA KASIH DALAM BENTUK GRP
Fake friends are like shadows never around on your darkest days

Offline moro

  • Tamu
  • *
  • Posts: 4
  • Reputasi: 1
Re: Transgender
« Reply #12 on: 13 December 2009, 11:10:01 PM »
hm... menghargai diri ya... jujur gue adalah salah satunya... lalu menurut sodara2, apakah gue harus terus seperti ini? salahkah gue, klo mengambil keputusan transgender? seperti mengubah gender yang cocok? gue merasa bersalah jika harus melakukannya.. tapi klo gak gtu.. entahlah.. gue merasa terkurung saja....

kalau orang biasa pasti heran ya.. mereka pasti berpikir "kok dia gak bisa berubah menjadi semestinya ya.. klo cewek ya cewek, klo cowok ya cowok"

nah klo boleh gue jelasin n sekedar sharing, (ini menurut pemikiran gue ya.. gue gak tau klo yg lain sama kek gue or gak) gue dari kecil udah merasa berbeda dengan yg lain.. gue fisik cewek tapi merasa diri ini cowok.. entah ada faktor lingkungan or gak, bagi gue pas masih kecil, pemikiran gue tuh bahwa gue belum 'tumbuh' saja.. jadi cuek bebek aja.. tapi lama2 kok gue dibatasin n ditegasin klo gue harus ini harus itu seperti gender yg semestinya.. pertama nolak tapi karna gak mau ribet n kena hukum ya sudah nurut aja... kesukaan gue tuh lain dengan yg semestinya.. gue suka main pistol2an, game cowok yg brantem2.. bola.. dsb...
menginjak remaja, gue merasa aneh... gue napa suka mandangin temen cewek2 gue.. aneh dah..
soal cinta, gue udah sering bertepuk sebelah tangan... karna gue merasa takut dan gak wajar klo kek gtu... jadi hanya sebatas teman..
lalu, ketika gue uda kuliah, nyokap kenalin gue ama temennya (cowok), mungkin kek jodohin gtu deh... tampangnya seh ganteng.. dan dia baik sekali... dia sering ajak gue jalan... gue lalu pas itu mikir, gue memang lain dari semestinya... tapi gue gak mau bikin nyokap gue sedih dengan kondisi gue, jadi mungkin ini kesempatan gue buat coba mengubah pemikiran gue, dan coba deket dengan dia... tapi.. heran.. gue ternyata gak bisa... ibaratnya kek kalian bersama sesama saja gitu.. gak ada feel yang kuat.. karna gue merasa beda dengan yang namanya cinta dan sayang buat gue...

klo gue terus mikirin kondisi gue.. yang ada memang amat menderita... tiap hari slalu merasa gak terima... selalu bingung... minder... apalagi kalau ada kondangan... serba salah... maklum gue bukan tipe orang yang cuek... untungnya gue bisa ngendaliin diri.. tapi gue kadang takut klo sampe gue bener2 down.. apa yg terjadi nantinya???

lalu gue denger klo gue ternyata bisa diobatin dengan transgender... seperti operasi dsb.. tapi apakah itu adalah jalan keluar yang baik? adakah jalan keluar lain bagi gue? thanks ya sudah kasi masukan dan dukungan buat gue....

salam dharma....

Offline pannadevi

  • Samaneri
  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 1.960
  • Reputasi: 103
  • Gender: Female
Re: Transgender
« Reply #13 on: 13 December 2009, 11:50:36 PM »
hm... menghargai diri ya... jujur gue adalah salah satunya... lalu menurut sodara2, apakah gue harus terus seperti ini? salahkah gue, klo mengambil keputusan transgender? seperti mengubah gender yang cocok? gue merasa bersalah jika harus melakukannya.. tapi klo gak gtu.. entahlah.. gue merasa terkurung saja....

kalau orang biasa pasti heran ya.. mereka pasti berpikir "kok dia gak bisa berubah menjadi semestinya ya.. klo cewek ya cewek, klo cowok ya cowok"

nah klo boleh gue jelasin n sekedar sharing, (ini menurut pemikiran gue ya.. gue gak tau klo yg lain sama kek gue or gak) gue dari kecil udah merasa berbeda dengan yg lain.. gue fisik cewek tapi merasa diri ini cowok.. entah ada faktor lingkungan or gak, bagi gue pas masih kecil, pemikiran gue tuh bahwa gue belum 'tumbuh' saja.. jadi cuek bebek aja.. tapi lama2 kok gue dibatasin n ditegasin klo gue harus ini harus itu seperti gender yg semestinya.. pertama nolak tapi karna gak mau ribet n kena hukum ya sudah nurut aja... kesukaan gue tuh lain dengan yg semestinya.. gue suka main pistol2an, game cowok yg brantem2.. bola.. dsb...
menginjak remaja, gue merasa aneh... gue napa suka mandangin temen cewek2 gue.. aneh dah..
soal cinta, gue udah sering bertepuk sebelah tangan... karna gue merasa takut dan gak wajar klo kek gtu... jadi hanya sebatas teman..
lalu, ketika gue uda kuliah, nyokap kenalin gue ama temennya (cowok), mungkin kek jodohin gtu deh... tampangnya seh ganteng.. dan dia baik sekali... dia sering ajak gue jalan... gue lalu pas itu mikir, gue memang lain dari semestinya... tapi gue gak mau bikin nyokap gue sedih dengan kondisi gue, jadi mungkin ini kesempatan gue buat coba mengubah pemikiran gue, dan coba deket dengan dia... tapi.. heran.. gue ternyata gak bisa... ibaratnya kek kalian bersama sesama saja gitu.. gak ada feel yang kuat.. karna gue merasa beda dengan yang namanya cinta dan sayang buat gue...

klo gue terus mikirin kondisi gue.. yang ada memang amat menderita... tiap hari slalu merasa gak terima... selalu bingung... minder... apalagi kalau ada kondangan... serba salah... maklum gue bukan tipe orang yang cuek... untungnya gue bisa ngendaliin diri.. tapi gue kadang takut klo sampe gue bener2 down.. apa yg terjadi nantinya???

lalu gue denger klo gue ternyata bisa diobatin dengan transgender... seperti operasi dsb.. tapi apakah itu adalah jalan keluar yang baik? adakah jalan keluar lain bagi gue? thanks ya sudah kasi masukan dan dukungan buat gue....

salam dharma....

namo buddhaya,
salam kenal dan salam sejahtera selalu sis,

saya ada cerita, dia gadis di srilanka, mungkin memiliki kepribadian seperti anda (saya katakan mungkin krn sy blm kenal dekat sekali dg dia jd tdk tahu), dia gadis, dg potongan rambut spt pria, usaha dia transportasi truk triller (angkutan kontainer), yang lebih hebat lagi dia juga memegang SIM International sbg driver berhak mengendarai truck triller (angkutan kontainer), jd bila dia kerja ke luar negeri itupun bisa berprofesi sbg driver truck triller. dia memiliki tubuh biasa saja, tidak kekar sbg laki2 tp suara dan perilaku mirip laki2 krn tdk lembut layaknya gadis. dia tetap berdana ke nunnery sy (shg sy jd ketemu dia), dan santai aja, happy aja, tertawa lepas layaknya pria, tidak ada rasa minder sedikitpun.

saya tidak mendorong anda untuk operasi, karena sgl sesuatu yg dibuat manusia blm tentu spt orisinilnya, bagaimana jika tidak berjalan semestinya? lalu anda hrs dioperasi lagi dan lagi, mau berapa kali? bagaimana bila komplikasi? apa anda siap ditanam selang diperut sehingga anda tiap hari membawa kantong menempel diperut krn kebanyakan operasi shg sudah tidak dpt diperbaiki lagi saluran kemih anda. maaf ya sis jika kurang berkenan...ini hanya opini saya saja.

saran saya tetap optimis menghadapi hari2 anda, perbanyak amal, berdana, berbuat kebajikan, mengumpulkan parami sebanyak2nya lebih baik daripada operasi, untuk apa menjalani operasi? itu hanya kebahagiaan semu, belum tentu anda akan sungguh2 bahagia. tetapi dg mengumpulkan parami sebanyak2nya dikehidupan sekarang semoga anda dikelahiran mendatang terlahir sbg orang yg memiliki wajah rupawan, sehat normal, memiliki kekayaan dan memperoleh kebahagiaan.sadhu3x.

may all beings be happy

mettacittena,

Offline The Ronald

  • KalyanaMitta
  • *****
  • Posts: 2.214
  • Reputasi: 86
  • Gender: Male
Re: Transgender
« Reply #14 on: 14 December 2009, 12:09:31 AM »
lalu gue denger klo gue ternyata bisa diobatin dengan transgender... seperti operasi dsb.. tapi apakah itu adalah jalan keluar yang baik? adakah jalan keluar lain bagi gue? thanks ya sudah kasi masukan dan dukungan buat gue....
sebenarnya pengen ganti kelamin tujuan utamanya apa??
hanya karena risih memiliki tubuh cewe? ataukah demi mendapatkan cewe..( termasuk di dalamnya keinginan untuk berhubungan badan)
klo masalah cinta, emang tuh cewe nantinya mau terima setelah tau kmu dulunya cewe? org tua nya? kebutuhan sexualnya? dll
masih banyak masalah yg ada di dpn, bahkan seseorang yg terlahir pria pun, tetap bermasalah dalam mendapatkan cintanya
jd klo hanya masalah cinta yg jd prioritas utama, ganti kelamin jelas bukan jalan keluar, mungkin hanya.. menguragi 1 masalah dari sekian banyak masalah cinta


Dhamma sang Bhagava telah sempurna dibabarkan; berada sangat dekat; tak lapuk oleh waktu; mengundang untuk di buktikan; menuntun ke dalam batin; dapat di selami oleh para bijaksana dalam batin masing-masing;