Tak Perlu Bayar Untuk Menjadi Bahagia
Selfy Parkit

Selfy ParkitTujuan hidup Anda sebagai manusia di dunia ini tentunya tak lain adalah untuk menjadi bahagia. Tidak perduli apakah Anda orang kaya, miskin, ganteng ataupun cantik, jelek, berpangkat ataupun tidak berpangkat, besar atau kecil, seorang bos atau karyawan, semuanya pasti menginginkan kebahagiaan. Bahkan seorang pencuri pun ingin dirinya bahagia, hanya saja cara yang dia lakukan untuk bahagia kuranglah tepat.

Banyak dari kita manusia cenderung mencari kebahagiaan dengan pergi ke tempat-tempat hiburan, kafe-kafe, klab-klab malam atau pergi menghabiskan uang untuk berbelanja di mall. Terkadang untuk itu semua kita harus mengeluarkan uang banyak hanya demi kesenangan sesaat ataupun membeli barang-barang yang tak seharusnya dibeli. Apakah untuk menjadi bahagia kita harus mengeluarkan uang banyak? Apakah kebahagiaan begitu mahal untuk diperoleh?

Tanpa kita sadari ternyata ada kebahagiaan yang gratis, tidak usah bayar atau mengeluarkan uang sepeser pun. Kebahagiaan yang gratis ini dapat dirasakan oleh semua makhluk, baik yang kaya maupun yang miskin, baik yang tinggi maupun yang pendek, baik yang ganteng atau cantik maupun yang jelek. Apakah dia seorang bos ataupun karyawan, seorang polisi ataupun seorang penjahat, beragama ataupun tidak, semua dapat merasakannya. Kebahagiaan ini tidak usah dicari ditempat yang jauh ataupun terpencil. Kebahagiaan ini juga tidak sulit didapat, kapan saja, dimana saja, setiap saat, setiap detik dan setiap waktu. Kapan pun kita dapat merasakan kebahagiaan yang gratis ini. Kebahagiaan yang tidak perlu mengeluarkan uang ini berada didalam diri kita. Apakah itu??? Pastinya saat ini Anda sedang bertanya-tanya di dalam hati dan sibuk mencari tahu jawabannya. Apakah sebenarnya kebahagiaan yang gratis itu?? Sebelum Anda mengetahui jawabannya cobalah untuk tersenyum dan tarik nafas panjang, maka saat ini Anda sedang merasakan kebahagiaan yang gratis itu.

Inspirasi

Tags: , ,

6 Responses to “Tak Perlu Bayar Untuk Menjadi Bahagia”

  1. 6
    Selfy Says:

    To Sdr. Ali Sasana Putra,

    Senyuman yang saya maksudkan diatas adalah senyuman dari rasa syukur dan merasa bahagia, siapapun orang yang termasuk dalam kategori tersebut, kalau dia tersenyum berarti saat itu dia merasakan kebahagian.
    So, tergantung termasuk kategori manakah anda dalam tersenyum?

  2. 5
    Ali Sasana Putra Says:

    To: Saudari Selfy Parkit

    Maaf terlalu lama untuk menjawab.

    Sesungguhnya mengenai senyum dalam kitab Abhidhamma telah dianalisa dan dijelaskan oleh Sang Buddha yaitu:
    Jenis-jenis senyum dan tertawa:

    Saudara, dari perasaan senang, maka mengkondisikan senyuman atau tertawa. Senyuman atau tertawa dapat dikategorikan ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan tingkat kematangan batin seseorang, yaitu:

    1. Sita = senyuman tidak terlihat gigi dari seorang Buddha
    2. Hasita = senyuman terlihat gigi, yang mungkin dialami oleh Arahat,Anagami, Sakadagami, Sotapanna dan makhluk awam.
    3. Vihasita = tertawa dengan suara perlahan dari Anagami, Sakadagami, Sotapanna dan makhluk awam.
    4. Atihasita = tertawa dengan suara besar dari Sakadagami, Sotapanna dan makhluk awam.
    5. Apahasita = tertawa sampai badan berguncang dari makhluk awam.
    6. Upahasita = tertawa sampai mengeluarkan air mata dari makhluk awam.

    So, senyuman yang manakah yang anda kategorikan??

  3. 4
    Selfy Says:

    To : Johan

    Thanx, tapi ini bukan hanya sekedar tips yang cuma bisa dicopy paste doang loh! tapi dipraktekan. Maksudnya pengertiaannya bukan hanya tersenyum yang sekedar dibuat2 agar Anda bahagia.
    Contohnya, Kalo Anda kebelet kencing, tapi toiletnya amat jauh ya Anda harus dengan sabar menuju toilet itu, bukan hanya tersenyum tapi diam ditempat saja, bisa2 bukannya bahagia malah2 Anda kencing di celana karena ga tahan lagi :)
    Tapi kalau disaat Anda mengalami situasi2 yang Anda sebutkan saat itu Anda masih bisa terseyum, berarti Anda sudah bisa menerima keadaan tersebut apa adanya, dengan begitu secara tidak langsung Anda sudah merasakan kebahagiaan hadir di diri Anda.
    So, the happiness comes in yours.

    Be Happy :)

  4. 3
    Selfy Says:

    To Bpk. Ali Sasana Putra,

    Thanx atas uraiannya yang sangat detail, jadi nambah pengetahuan saya neh. BTW maksud dari tulisan saya adalah ingin mengungkapkan kalo kebahagiaan itu ga usah jauh-jauh dicari, melainkan ada di dalam diri kita sendiri, ya contohnya dengan tersenyum saja kita sudah bisa bahagia, begitu.

    kalo ditanya tersenyum ini kebahagiaan jenis apa? ya mungkin bisa diartikan sebagai kebahagiaan bermata kail. tapi walaupun seseorang tak punya pengertian spiritual yang mendalam ataupun sama sekali tidak mengerti ajaran agama apapun, orang itu tetap bisa merasakan kebahagian dengan cara tersenyum.
    Jadi pengertian spiritual itu sebenarnya ga terlalu pengaruh bagi orang untuk bahagia dengan cara tersenyum. Karena menurut saya tersenyum itu sendiri merupakan ungkapan pikiran yang sedang berbahagia.

    Ini penjelasan dari saya mengenai spiritual itu sendiri, kalo menurut Anda pengertian spiritual yang bagaimana? tolong dijelaskan kalo saya salah paham akan arti dari ‘pengertian spiritual’

    thx

  5. 2
    Ali Sasana Putra Says:

    To Selfi Parkit:

    Memang betul semua manusia ingin mencari dan meraih kebahagiaan. Namun KEBAHAGIAAN itu terdiri dari 2 jenis:
    1. Kebahagian bermata kail atau sementara maksudnya dimana anda mendapatkan kebahagiaan seperti ini pastilah anda akan mengalami perpisahan dengan kebahagiaan/kondisi yang seperti ini.
    Contoh:
    *anda sangat lapar, terus anda mengeluarkan uang, selanjutnya membeli makanan, lalu anda merasa puas dengan kelezatan dan rasa kenyang. Namun hal tersebut tak dapat kita pertahankan! Mengapa? Karena kondisi tersebut akan berubah menjadi lapar lagi. Kebahagiaan bermata kail.
    *Anda menikah dengan pasangan hidup yang sangat anda cintai dan sayangi, setelah sekian lama terjadilah perubahan kondisi yang tidak menyenangkan (Domanassa) yaitu pasangan anda sakit, tua, dan akhirnya meninggal! Kebahagiaan tersebut adalah kebahagiaan yang BERMATA KAIL.
    *Sekarang anda dapat tersenyum dengan manis sehingga anda merasa puas, namun pada saat kesadaran anda diliputi oleh rasa Dukkha, anda akan sulit sekali melakukan demikian. Mengapa? karena kondisi demikian merupakan Kebahagiaan Bermata kail.
    2. Kebahagian hakikat maksudnya kebahagiaan tak bersyarat yaitu kebahagiaan dimana kesadaran/batin kita tidak melekat pada kesenangan indera/somanassa serta tidak diliputi oleh ketidaksenangan/somanassa.
    Itulah kebahagiaan TAK BERMATA KAIL. Kebahagiaan Mutlak, Kebahagiaan Nibbana.

    Untuk meraih KEBAHAGIAAN MUTLAK kita sangat memerlukan KEBAHAGIAAN BERMATA KAIL!!! Mengapa? Tanpa adanya kebahagiaan BERMATA KAIL kita tidak akan mampu meraih KEBAHAGIAAN TAK BERMATA KAIL.

    Contoh:
    *Pangeran Siddharta mengetahui dengan jelas adanya 2 sisi kehidupan yang menyenangkan dan tidak menyenangkan. Sehingga ia mampu hidup dengan menggunakan Jalan Tengah, meraih KEBAHAGIAAN TAK BERMATA KAIL. Dengan melatih pikiran, ucapan, dan perbuatan badan jasmani untuk praktik Sila - Samadhi - Panna. Sehingga diperolehlah Pengetahuan spiritual (Nyana) dan mampu melepaskan sesuatu yang berkondisi ke arah yang tak berkondisi (Nibbana). Jadi tanpa adanya tubuh kelahiran menjadi seorang manusia (Kebahagiaan bermata kail) Siddharta Gautama tak akan mampu menjadi seorang Sammasambuddha dengan cara melaksanakan Vipassana Bhavana sekalipun (Perenungan Tubuh Jasmani-Perasaan-Pikiran-dan Dhamma).
    *Contoh sederhana: Dengan memiliki uang/materil (Kebahagiaan bermata kail) kita dapat pergi ke vihara dan mendengarkan wejangan Dhamma, selanjutnya kita mengerti dan melakanakan wejangan tersebut. Dari kebahagiaan bermata kail ke arah Kebahagiaan Tak Bermata Kail.

    Jadi kebahagiaan dengan cara hanya tersenyum saja tanpa adanya pengertian spiritual, itu merupakan kebahagiaan jenis yang mana?

    TO johan3000:

    Saya hanya ingin bertanya kepada anda? Apakah anda beragama Islam? Kristen? Katolik? Hindu? atau Khong Hu Cu? Bila ya silakan anda pelajari kitab anda sehingga anda dapat meraih kebahagiaan menurut pandangan anda, tanpa harus melecehkan kebahagiaan orang lain!!!

    Namun bila anda Buddhis atau Atheis/Komunis! Anda saya sarankan bisa mempraktikkan Vipassana Bhavana, bila anda mau.
    Caranya:
    Permulaan untuk praktik Vipassana (Pandangan terang) yaitu dengan cara melatih Samatha (ketenangan batin), antara lain:

    1. Tenangkan diri anda dengan duduk bersila santai posisi duduk meditasi, lalu ambillah obyek napas.
    2. Perhatikan napas masuk dan keluar secara alami/tidak ditahan ataupun di atur, lalu pusatkan perhatian semua konsentrasi pada masuk/keluarnya napas anda. Dalam artian anda tahu pada saat napas anda itu masuk atau keluar.
    3. Bila hal demikian itu sudah dapat diraih, anda barulah bisa bervipassana.

    Metode Vipassana:

    1. Setelah anda tenang dengan obyek napas, mulailah anda melakukan penyelidikan penuh disekitar muka anda. Bila terdapat sesuatu yang tidak menyenangkan, misalnya gatal, amatilah gatal tersebut dari gatal itu muncul sampai melebar dan terhenti. terus lakukan berulang-ulang penyelidikan tersebut. Bila anda sudah mampu mengalahkan gatal di kepala, lanjutkan pada bagian tubuh yang lainnya.
    Mengapa kita mengadakan penyelidikan? karena dengan hal itu, maka kita dapat mengatasi gangguan tubuh kita. Dengan kata lain menemukan jati diri kita yang sebenarnya. Apakah kita kuat atau cengeng? Bila kuat, kita mampu mengalahkan gangguan tersebut dengan tetap konsentrasi, namun bila cengeng, kita pasti sudah menggaruk, menggeser tubuh, atau melakukan tindakan yang mengakibatkan bertambahnya kekotoran batin.
    Itu baru 1 contoh dari perenungan terhadap tubuh! Belum yang lainnya. Nah dalam bervipassana ada 4 macam obyek penyelidikan. Antara lain:
    a. Penyelidikan terhadap tubuh jasmani yang sudah saya beri 1 contoh.
    b. Penyelidikan terhadap perasaan
    c. Penyelidikan terhadap pikiran
    d. Penyelidikan terhadap Dhamma (Gabungan a, b, dan c)

    Bila anda berminat silakan ikutan retreat Vipassana. Di Indonesia terdapat kursus meditasi Vipassana terkenal, yaitu: Mahasi Sayadaw (anda dapat menghubungi Lembaga Satipatthana Indonesia) dan Goenka (Lihat di internet).

    Itu saja dulu penjelasan dari saya.
    Thank’s.
    Ali

  6. 1
    johan3000 Says:

    Thanks utk tipsnya……

    semoga tips tsb berhasil…. kalau elu lagi…

    1. kebelet kencing, tapi toiletnya amat jauh…
    2. kebelet berak, tapi toiletnya penuh….mau tarik napas…WC nya bau (pedas)..
    3. Lagi diomelin sama Bos….(apa boleh tarik napas dan senyum didepan Bos)??
    4. Isteri lagi nyanyi…..
    5. komputer lagi kena virus, ngak bisa connect ke DC
    6. TGL TUA…..

    dll…

    bagaimana menurut yg lain?

Leave a Reply

Powered by WP Hashcash