Pendidikan dalam Keluarga

Pendidikan dalam Keluarga
Willy Yandi Wijaya

Kehidupan kita dimulai di dalam lingkungan keluarga.
Kita besar dan dididik di dalam keluarga kita.

Kita tumbuh dari kecil dalam lingkungan keluarga. Orang tua mengajar bagaimana kita harus bertindak. Orang tua juga yang membesarkan kita dengan pendidikan dan etika. Jika kita melihat seorang anak kecil sering mengucapkan kata-kata kasar, apakah kita sadar bahwa anak tersebut tumbuh di lingkungan keluarga, sehingga terkadang kita malah menyalahkan anak tersebut, padahal yang seharusnya disalahkan adalah pendidikan dalam keluarganya?

Sering kali kita menyalahkan anak kecil yang berbuat salah, padahal bukankah anak kecil belajar dan mencontoh tindakan atau perilaku dari orang dewasa?

Pendidikan keluarga sangat penting namun seringkali dianggap tidak penting. Etika yang benar harus diajarkan kepada anak semenjak kecil, sehingga ketika seorang anak menjadi dewasa, ia akan berperilaku baik. Tentu saja perilaku orang tua juga harus baik dan benar sebagai contoh untuk anaknya. Jikalau semenjak kecil seorang anak diajarkan dengan baik dan benar maka keluarga tersebut akan harmonis. Dan seandainya setiap keluarga mengajarkan nilai-nilai etika yang benar maka semua manusia akan hidup berdampingan dan damai.

Nilai-nilai etika dan pendidikan yang benar dalam ajaran Buddha adalah Pancasila Buddhis, kasih sayang dan kesadaran (Pengertian benar terhadap segala sesuatu) serta tidak lupa selalu berintropeksi diri.

Hendaknya kita menyadari dengan jelas bahwa setiap tindakan yang kita lakukan dipengaruhi oleh kebiasaan kecil kita dalam keluarga.
Oleh sebab itu kita perlu memperhatikan pola pendidikan dalam keluarga kita.
Pola pendidikan dalam keluarga harus berdasarkan nilai-nilai etika yang benar.
Kita perlu menerapkan ajaran Buddha sebagai sebuah pendidikan terutama dimulai dari lingkungan keluarga.

  • felik

    betuL pak
    setuju,,,

  • hafiz (mhsw perb.agama UIN jogja)

    wah bagus sekali tulisannya saya sangat sepakat dan setuju..makasih ya??/saya izin astikel akan saya gunakan untuk tugas akhir saya…makasih banget………….

  • WillyYandiWijaya

    terima kasih juga atas tanggapannya.
    anda bisa menggunakan artikel-artikel saya untuk keperluan tugas akhir.
    artikel yang lain di situs ini juga saya rasa boleh anda gunakan sebagai acuan asalkan referensinya, catatan kakinya dan daftar pustakanya jelas.
    mungkin sdr. Hafiz perlu mengetahui ttg kurikulum pendidikan buddhis linknya:

    http://dhammacitta.org/artikel/memahami-kurikulum-pendidikan-buddhis

    bagi anda yang non-buddhis seperti sdr. Hafiz tentunya sangat terbantu dengan adanya situs ini karena memang tulisan-tulisan berunsur ajaran Buddha dalam bahasa Indonesia masih sedikit dan situs ini termasuk lengkap loh!!
    saya sangat berharap generasi muda berkarya sendiri selain banyak menerjemahkan dari tulisan asing. dua2nya perlu kita dorong terus sehingga literatur dalam bahasa Indonesia menjadi banyak khususnya buddhisme.

    jadi terima kasih kepada yang membuat situs ini, sdr. benny kan?

    terima kasih
    salam

  • akhwat fillah

    baca artikel ini, detik kembali berdetak untuku,,,, bagaimana tidak, saya lagi nulis buku temanya sekitar pendidikan dalam keluarga, artikel ini jadi inspirasiku hari ini,