Salahkah Berambisi
Ven. K Sri Dhammananda
Sungguh teramat sulit untuk menemukan manusia yang terbebas secara total dari rasa egois. Inilah alasan mengapa begitu banyak konflik dan perbedaan di antara manusia. Agama Buddha mengajarkan kita untuk mengurangi keinginan atau ambisi kita. Selama kita melekat pada dunia, Anda tentu ingin tahu apakah salah memiliki ambisi-ambisi. Apakah salah menjadi sukses dalam arti duniawi? Gagasan-gagasan yang dikembangkan oleh orang-orang dalam benak mereka untuk menjadi dokter, pengacara, ahli teknik, profesor, guru, atau pengusaha yang sukses adalah ambisi. Beberapa umat Buddha bertanya, “Jika agama Buddha menganjurkan penolakan, kemudian haruskah umat Buddha berpaling dari kesuksesan materi?” Tidak seorangpun di dunia ini yang dapat mengatakan bahwa ambisi itu salah atau bertentangan dengan agama Buddha.
eBook
Download PDF (592 KB)
Baca Online
Tags: Ambisi, Duniawi, Kehidupan, Keinginan
No Comments »
Damai Tak Tergoyahkan
Ajahn Chah
Seluruh alasan untuk mempelajari Dhamma, ajaran Sang Buddha, adalah guna menyelidiki: cara mengatasi penderitaan serta mencapai kedamaian dan kebahagiaan. — Apakah kita mau mempelajari fenomena fisik atau mental, pikiran (citta) atau faktor-faktor psikologikal-nya (cetaskas), hanya manakala kita menjadikan pembebasan-dari-penderitaan sebagai tujuan-utama kitalah maka itu berarti kita ada di jalur yang benar — tak lebih, tak kurang. Penderitaan mempunyai sebab dan kondisi bagi keberadaannya.
eBook
Download PDF (832 KB)
Baca Online
Tags: Abhidhamma, Pikiran, Samadhi
No Comments »
Sariputta II
Riwayat Hidup Sang Dhamma Senapati
YM. Nyanaponika Thera
Dalam Kitab Suci Tripitaka tidak terdapat uraian tersendiri tentang riwayat hidup Sariputta, akan tetapi alur kehidupannya dapat ditemukan dalam penggalan-penggalan dari berbagai macam peristiwa, yang terpencar dalam kitab-kitab suci Buddhis serta ulasan-ulasannya. Beberapa naskah menguraikan secara panjang lebar tak hanya sekedar sebagai hal yang kebetulan, karena kisah hidup Sariputta memang terkait begitu erat dengan kehidupan suci Sang Buddha dimana Sariputta memainkan peranan penting; dan bahkan dalam beberapa kesempatan Sariputta sendirilah yang mengambil alih peran kepemimpinan—entah itu sebagai pembimbing dan tauladan yang terlatih, sebagai teman yang baik dan penuh perhatian, sebagai pelindung kesejahteraan para bhikkhu binaannya, maupun sebagai penjaga Ajaran Sang Buddha yang setia.
eBook
Download PDF (2.3 MB)
Baca Online
Tags: Murid Utama, Riwayat, Sariputta
No Comments »
Sariputta I
Riwayat Hidup Sang Dhamma Senapati
YM. Nyanaponika Thera
Dalam Kitab Suci Tripitaka tidak terdapat uraian tersendiri tentang riwayat hidup Sariputta, akan tetapi alur kehidupannya dapat ditemukan dalam penggalan-penggalan dari berbagai macam peristiwa, yang terpencar dalam kitab-kitab suci Buddhis serta ulasan-ulasannya. Beberapa naskah menguraikan secara panjang lebar tak hanya sekedar sebagai hal yang kebetulan, karena kisah hidup Sariputta memang terkait begitu erat dengan kehidupan suci Sang Buddha dimana Sariputta memainkan peranan penting; dan bahkan dalam beberapa kesempatan Sariputta sendirilah yang mengambil alih peran kepemimpinan—entah itu sebagai pembimbing dan tauladan yang terlatih, sebagai teman yang baik dan penuh perhatian, sebagai pelindung kesejahteraan para bhikkhu binaannya, maupun sebagai penjaga Ajaran Sang Buddha yang setia.
eBook
Download PDF (840 KB)
Baca Online
Tags: Murid Utama, Riwayat, Sariputta
No Comments »
Seksualitas Dalam Buddhisme
M. O’C Walshe
Willy Yandi Wijaya
Di zaman sekarang ini, banyak orang membahas masalah seksualitas dengan tingkat keterbukaan yang cukup tinggi. Semua aspek dan segi kehidupan yang berhubungan dengan seksualitas dipertanyakan, termasuk ubungannya dengan spiritual. Ajaran Buddha yang dikenal dengan “Jalan Tengah”-nya harus menghadapi tantangan zaman seperti ketika seseorang umat Buddha mempertanyakan mengenai hubungan seksualitas dengan Buddhisme.
eBook
Download PDF
Baca Online
Tags: Homoseksual, Seks
No Comments »
Resep Kebahagiaan
Chuang
Ada sebuah resep kebahagiaan dari Buddha yang belakangan ini terasa terus menggema dalam ingatanku, setelah sebelumnya sempat aku baca dalam sebuah posting. Sejujurnya, sebelum membaca posting tersebut, aku bukannya tidak tahu mengenai resep itu Tetapi karena kesederhanaannya, aku tidak menganggapnya sebagai hal yang istimewa untuk diingat dan direnungkan.
Ketika seorang raja datang berkunjung ke vihara di mana Buddha bersemayam, dia sungguh terkesan akan suasana kehidupan para bhikkhu yang dilihatnya. Dan kekaguman itu dia ungkapkan kepada Buddha dengan kata-kata seperti ini: “Guru, saya sungguh kagum melihat pancaran ketenangan dan kebahagiaan dari murid-muridMu, yang mana tidak pernah saya saksikan terpancar dari wajah para petapa lain. Apakah yang menyebabkan murid-muridMu bisa sedemikian tenang dan bahagia?”
Read the rest of this entry »
Tags: Kebahagiaan, Masa Depan, Masa Lalu
No Comments »
Belenggu Kehidupan
Memandang Aku Dengan Bijak; Meniadakan Keraguan di Hati
Yulia Pannasiri
Saat jam istirahat, seorang rekan kerja menghampiriku dan mencari tahu apa yang sedang aku lakukan. Sekilas melihat judul di atas, diapun tersipu-sipu dan berkata, “Yulia, kamu sedang menulis artikel romance kah?” Hahaha…. Dia mungkin tak paham kalau saya sedang menulis artikel Dhamma… Nah, ini adalah pemisalan sederhana dari suatu pernyataan yang kadang-kala ditafsir secara berbeda. Begitu pula, dewasa ini telah muncul beraneka ragam tafsiran terhadap ajaran Buddha. Ketika Beliau mengajarkan tentang kekosongan dan tak ada hal apapun yang pantas dilekati dari sesuatu yang kosong/tak berisi, kita bimbang akan makna sesungguhnya sehingga beralih ke hal-hal lain yang lebih menjanjikan.
Apa saja yang diajarkan Buddha? Pokok mana yang menjadi ciri khas ajaran Buddha? Ketika seseorang bertanya, beberapa dari kita dapat dengan senang hati memberikan suatu jawaban, karena kita dapat berkata kalau kita bukan lagi umat Buddhis KTP, lebih tepatnya, sudah di Visuddhi, lengkap dengan nama Buddhisnya pula. Haha… Sehingga jawaban kita sudah pasti ok. Ajaran Buddha sangat khusus, kita tidak hanya diajarkan tentang pedoman hidup yang mendasar seperti berbuat kebaikan dan menjauhi kejahatan, tetapi lebih dari itu. Jadi apa yang menjadi saran anda apabila pertanyaan diatas ditujukan pada diri anda? Saya kira masing-masing dari anda mempunyai berbagai saran yang bagus. Secara individual, saya menyarankan dua patah kata sebagai pokok yang harus kita perhatikan yakni “Tanpa Kemelekatan”. Kemelekatan pada apa? Kemelekatan pada “Aku(I am)”.
Read the rest of this entry »
Tags: Anatta, Dukkha, Kemelekatan
1 Comment »
Tanggung Jawab Bersama
Ven. Sri Pannavaro
Ven. Dr. K. Sri Dhammananda
Hidup tenang bisa dinikmati, bila kita menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, dan juga menjaga nilai kemanusiaan kita dari perbuatan jahat kita sendiri. Kemajuan teknologi membebaskan kita dari keterbelakangan, dan agama, Dhamma, membebaskan kita dari kekhawatiran serta kegelisahan.
Setiap orang ingin hidup bahagia, aman, dan damai. Semuanya mempunyai cara dan berusaha untuk mencapai kebahagiaan. Tidak luput, ilmu pengetahuan dan teknologi pun adalah alat untuk mencapai hidup bahagia. Tetapi alat-alat ini kadang-kadang, bahkan sering, digunakan dengan cara yang merugikan: membahagiakan dirinya sendiri, tetapi merugikan orang lain; membahagiakan dirinya sendiri tetapi menghancurkan kebahagiaan, bahkan kehidupan pihak lain.
eBook
Download PDF
Baca Online
Tags: Sukses, Tanggung Jawab, Teknologi
1 Comment »
Keyakinan
Lykim176
Keyakinan atau sebagian orang menyebutnya iman adalah sesuatu yang sakral bagi beberapa orang. Keyakinan dapat menembus tembok perbedaan yang ada dan dapat pula membuat tebal tembok perbedaan tsb. Bila orang-orang dari negara, suku, ras, gender, keluarga, kedudukan yang berbeda namun memiliki iman atau keyakinan yang sama maka perbedaan itu semua dapat melemah bahkan hancur. Namun sebaliknya bila orang-orang dari negara, suku, ras, gender, kedudukan, bahkan keluarga yang sama namun berbeda dalam iman atau keyakinan maka tembok perbedaan yang ada dapat terasa jelas bahkan menebal hingga sulit di tembus. Bahkan sepasang kekasih yang saling mencintaipun harus melewati ‘rintangan keyakinan’ ini untuk melanjutkan hubungan mereka kearah pengikatan status sebagai suami-istri yang sah bila keyakinan mereka dari awal saling berbeda.
Pada artikel ini penulis mencoba mengupas tentang keyakinan dalam sudut pandang penulis yang bercampur dengan pengalaman penulis belajar dhamma. Keyakinan adalah topik yang sangat penting untuk dibahas karena hampir setiap orang memiliki keyakinan, keyakinan yang dibahas disini tentulah keyakinan yang berhubungan dengan salvation atau keselamatan atau mungkin beberapa orang memakai istilah religi. Ada tiga hal yang dibahas tentang keyakinan dalam artikel ini, yaitu : perbedaan percaya dan yakin, aspek-aspek keyakinan, dan analogi keyakinan dengan kapal laut.
Read the rest of this entry »
Tags: Keyakinan
No Comments »
Segenggam Pasir
Phra Ajaan Suwat Suvaco
(Phra Bodhidhammacariya Thera)
Musim panas 1989, Larry Rosenberg — salah satu guru pembimbing di Insight Meditation Society (IMS) di Barre, Massachusetts – mengundang Phra Ajaan Suwat Suvaco untuk memimpin sebuah retreat meditasi dua minggu di IMS musim semi berikutnya. Ajaan Suwat telah menetap di Amerika Serikat selama beberapa tahun dan telah mendirikan Vihara-Vihara untuk komunitas Thai di area Seattle dan Los Angeles, tapi ini merupakan kesempatan pertama Beliau untuk membimbing sejumlah besar warga Amerika non-Asia. Retreat ini diadakan selama dua minggu pertama bulan Mei 1990, sekitar 100 orang peserta.
eBook
Download PDF (688 KB)
Baca Online
Tags: Meditasi, Tiga Corak Umum
1 Comment »
|